Diminta Serahkan Lisensi Vaksin COVID-19, Amerika Gelar Pembicaraan dengan WTO

Petugas medis menunjukan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech COVID-19. Badan Obat Norwegia (NMA) mengatakan hasil otopsi terhadap 13 jenazah menunjukkan bahwa efek samping umum vaksin covid-19 REUTERS/Andreas Gebert

TEMPO.CO, Jakarta - Distribusi dan ketersediaan vaksin COVID-19 masih menjadi masalah. Masih banyak negara yang kekurangan vaksin atau bahkan belum mendapatkan vaksin COVID-19 sama sekali. Salah satunya adalah India, yang tengah menghadapi gelombang kedua pandemi, di mana sempat menutup pusat vaksinasinya selama tiga hari karena kehabisan suplai.

Di saat berbagai negara tidak mendapat vaksin COVID-19, Amerika menjadi salah satu negara yang mengalami surplus. Mereka kelebihan memesan vaksin. Saking kelebihannya, pesanan vaksin COVID-19 AstraZeneca mereka sampai tak terpakai. Amerika berniat membahas distribusi vaksin, termasuk surplus, dengan Organisasi Dagang Dunia (WTO) agar tepat sasaran.

"Kami akan menggelar pembicaraan soal bagaimana vaksin ini bisa terdistribusi dengan luas dan terlisensi. Kami akan punya lebih banyak hal untuk disampaikan beberapa hari ke depan," ujar Kepala Staf Gedung Putih, Ron Klain, dikutip dari Al Jazeera, Senin, 3 Mei 2021.

Sebelumnya, Amerika sudah mendapat banyak permohonan dari berbagai negara untuk berbagi vaksin COVID-19. Beberapa permohonan di antaranya datang dari India dan Meksiko yang telah diiyakan oleh administrasi Presiden Joe Biden.

Selain menerima permohonan soal berbagi vaksin COVID-19, administrasi Joe Biden juga mendapat desakan untuk melisensikan hak cipta vaksin COVID-19 buatan Amerika. Dengan begitu, berbagai negara bisa memproduksi vaksin secara swasembada tanpa harus menunggu kiriman dari negara lain.

Sebuah pesawat Angkatan Udara A.S. terlihat di landasan setelah mendarat dengan membawa sejumlah pasokan bantuan untuk warga India yang terinfeksi COVID-19 dari Amerika Serikat di terminal kargo Bandara Internasional Indira Gandhi di New Delhi, India, 30 April 2021. Prakash Singh/Pool via REUTERS

Salah satu desakan datang dari ikatan Dokter Tanpa Batas (MSF). Mereka mendesak negara-negara kaya untuk tidak memblokir pemberian lisensi atau teknologi vaksin kepada negara lain. Tujuannya seperti telah disebutkan, agar ada produksi vaksin secara swasembada dan suplai merata.

Perkara lisensi itu sudah disinggung administrasi Joe Biden pekan lalu. Mereka mengklaim tengah menimbang sejumlah opsi mulai dari pemangkasan harga vaksin hingga pemberian lisensi. Namun, keputusan belum diambil dan kemungkinan baru ada di pertemuan WTO pekan ini.

Penasihat Keamanan Nasional Amerika, Jake Sullivan, pada Ahad kemarin mendukung pemangkasan harga vaksin agar lebih terjangkau oleh negara-negara miskin. Sementara itu, Senator Vermont Bernie Sanders berpendapat pemberian lisensi atau hak cipta vaksin adalah tanggung jawab moral untuk meratakan distribusinya.

"Apa yang bisa saya katakan ke perusahaan medis, ketika jutaan nyawa di dunia dalam ancaman, izinkan mereka untuk memiliki hak cipta vaksinnya agar negara lain bisa memproduksi vaksinnya sendiri," ujar Sanders. 

Per berita ini ditulis, angka vaksinasi COVID-19 harian di Amerika sudah mulai berkurang (2,42 juta per hari). Hal itu seiring dengan menurunnya kebutuhan untuk vaksinasi karena sudah banyak yang mendapatkan dosis. Kurang lebih 56 persen warga dewasa di Amerika sudah menerima satu dosis vaksin COVID-19. 

Baca juga: CDC: 1 dari 3 Orang Amerika Terinfeksi Covid-19

ISTMAN MP | AL JAZEERA






Soal Indonesia Kalah di Gugatan WTO, Energy Watch: Ini Sumber Daya Kita, Lawan!

2 jam lalu

Soal Indonesia Kalah di Gugatan WTO, Energy Watch: Ini Sumber Daya Kita, Lawan!

Energy Watch menyatakan Indonesia tidak perlu takut meski kalah dalam gugatan larangan ekspor nikel di WTO.


Daftar Lokasi Vaksinasi Booster Covid-19 di DKI Jakarta, hingga 31 Desember

7 jam lalu

Daftar Lokasi Vaksinasi Booster Covid-19 di DKI Jakarta, hingga 31 Desember

DKI Jakarta tetap membuka pelayanan vaksinasi booster Covid-19 dosis kedua di akhir pekan.


Presiden Jokowi Cerita Salaman dengan Joe Biden dan Xi Jinping dengan Mengadahkan Kepala

8 jam lalu

Presiden Jokowi Cerita Salaman dengan Joe Biden dan Xi Jinping dengan Mengadahkan Kepala

Presiden Jokowi menyatakan dirinya tak menunduk saat bersalaman dengan Joe Biden dan Xi Jinping pada acara KTT G20 dua pekan lalu.


Aturan dan Imbauan Vaksin Booster Dosis Kedua

11 jam lalu

Aturan dan Imbauan Vaksin Booster Dosis Kedua

Vaksin booster jilid 2 ini difokuskan bagi tenaga kesehatan yang berjumlah 1,9 juta orang karena mereka kelompok pertama yang memiliki risiko tinggi.


Kasus Harian Covid-19 DKI Jakarta Melonjak, Dinkes: BOR Terkendali

1 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 DKI Jakarta Melonjak, Dinkes: BOR Terkendali

Kasus harian Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir kian melonjak. Meski demikian, Bed Occupation Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di rumah sakit DKI Jakarta disebut masih dalam kondisi aman.


Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

1 hari lalu

Vaksin Booster Kedua untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sudah Tersedia di Puskesmas Jakarta Barat

Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan vaksin booster untuk lansia 60 tahun ke atas sudah tersedia di Pusat Kesehatan Masyarakat.


Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia, Epidemiolog Ungkap Efektivitasnya

1 hari lalu

Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia, Epidemiolog Ungkap Efektivitasnya

Kementerian Kesehatan berikan lampu hijau vaksin booster kedua Covid-19 untuk lansia berusia 60 tahun ke atas.


Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

1 hari lalu

Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

Amerika menyatakan serangan Turki ke milisi Kurdi di Suriah dan Irak mengancam upaya Amerika dan sekutunya untuk mengalahkan ISIS.


Kasus Harian Covid-19 di Cina Melonjak, Lockdown di Mana-mana

1 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Cina Melonjak, Lockdown di Mana-mana

Kota-kota di Cina semakin banyak yang memberlakukan lockdown lokal menyusul naiknya kasus harian positif Covid-19 yang sampai lebih dari 30 ribu kasus


Crossover Buick Envista Buatan Cina Rambah Pasar AS

2 hari lalu

Crossover Buick Envista Buatan Cina Rambah Pasar AS

Crossover Buick Envista 2022 dibekali mesin empat silinder 1,5 liter turbocharged dengan 181 tenaga kuda dan transmisi variabel kontinu (CVT).