Setahun Tutup, Disneyland California Dibuka Lagi


TEMPO.CO, JakartaDisneyland di California, Amerika Serikat, pada Jumat, 30 Mei 2021, beroperasi lagi untuk pertama kalinya setelah setahun lebih, tutup. Pengujung diwajibkan menggunakan masker, akan ada prosedur pemeriksaan temperatur dan pengunjung tidak boleh memeluk Mickey Mouse.

Lantaran masih pandemi Covid-19, maka diberlakukan protokol kesehatan. Disneyland California hanya menerima penduduk California dan kapasitasnya dibatasi menjadi 25 persen sehingga bisa dilakukan social distancing   

“Sungguh menyenangkan mengembalikan semua energi dan semua anggota antusias menyambut,” kata Lauren England, pengunjung Disneyland California.

Pengujung yang berusia 2 tahun ke atas wajib menggunakan masker dan tidak boleh ada yang memeluk tokoh-tokoh kartun di Disneyland, seperti Mickey Mouse dan Putri Salju. Acara parade juga ditiadakan dan acara kembang api, ditunda agar mencegah terjadinya kerumunan orang.

Jocelyn Bonilla, satu dari 28 ribu pekerja di Disneyland yang cuti selama pandemi Covid-19, gembira sekali karena bisa kembali bekerja.

“Saya adalah salah satu karyawan yang diperbolehkan kembali bekerja. Rasanya senang sekali kembali bekerja. Melihat semua orang kembali, melihat semuanya kembali normal, itu sungguh menyenangkan,” kata Bonilla.

Tiket masuk ke Disneyland California sampai pertengahan Juni 2021, sudah laku terjual. Namun masih ada tempat untuk wahana California Adventure.

Baca juga: Disneyland Resort di Hong Kong Bakal Jadi Karantina Virus Corona?

Sumber: Reuters






Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

14 jam lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

15 jam lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

23 jam lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

23 jam lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

2 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

2 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

3 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022


Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

3 hari lalu

Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan Jepang akan melonggarkan aturan Covid-19 di wilayah perbatasan


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

5 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Jumlah Pengunjung GIIAS Surabaya 2022 Naik 25 Persen, Ada 32.658 Orang

5 hari lalu

Jumlah Pengunjung GIIAS Surabaya 2022 Naik 25 Persen, Ada 32.658 Orang

GIIAS Surabaya 2022 dilaporkan kedatangan 32.658 pengunjung selama lima hari, yakni pada 14-18 September 2022.