Penjualan Kondom di AS Naik Karena Orang Sudah Berani Keluar Rumah

Seorang pria menggunakan kostum kondom saat Hari Kondom Internasional sebelum hari Valentine Day di Stasiun bawah tanah di Mexico City, Meksiko, 13 Februari 2019. REUTERS/ Carlos Jasso

TEMPO.CO, - Angka penjualan kondom di Amerika Serikat melonjak drastis dalam empat pekan terakhir. Semakin banyak orang yang telah divaksinasi Covid-19 dan pelonggaran pembatasan sosial, membuat warga AS berani keluar rumah untuk melakukan seks.

Penjualan kondom di Amerika Serikat sempat merosot 4,4 persen sepanjang 2020 karena orang-orang lebih banyak berdiam di rumah dan menunda kehidupan seks mereka di tengah pandemi.

Tapi sekarang penjualan kondom pria di AS meningkat 23,4 persen menjadi US$ 37 juta selama empat pekan yang berakhir 18 April dibandingkan dengan rentang yang sama tahun lalu. Hal ini diungkapkan oleh IRI, sebuah firma riset pasar yang melacak data tempat penjualan di pengecer kotak besar, toko kelontong, toko obat, dan saluran ritel lainnya, seperti dikutip dari CNN, Ahad, 2 Mei 2021.

Reckitt Benckiser (RBGLY), pembuat kondom Durex, mengatakan ada kenaikan persentase penjualan dua digit selama kuartal terakhir perusahaan dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu. Meski tidak mengeluarkan angka spesifik, tetapi perusahaan menghubungkan pertumbuhan baru-baru ini dengan aturan jarak sosial yang lebih longgar.

"Kami melihat perbaikan untuk Durex di pasar di mana pembatasan sosial sedang dilonggarkan," kata CEO Laxman Narasimhan.

Walgreens (WBA) dan CVS (CVS) juga mengatakan penjualan kondom telah meningkat di toko-toko dalam beberapa pekan terakhir dibandingkan dengan tahun lalu. Seorang juru bicara CVS menyebut pertumbuhan itu substansial dalam email, tetapi tidak memberikan data.

Church & Dwight (CHD), pembuat kondom Trojan, mengatakan pada Januari jika tahun ini tampak menjanjikan untuk penjualan kondom setelah terdampak pandemi. "Sebuah bouncing penjualan yang lebih ditunggu-tunggu ada dalam kategori kondom karena kondom berarti kesenangan. Anak berusia delapan belas hingga 24 tahun tidak sabar untuk mendapatkan kehidupan sosial mereka kembali," kata kepala pemasaran Britta Bomhard.

Baca juga: Di Vietnam, Ratusan Kilo Kondom Bekas Dicuci untuk Dijual Kembali

Sumber: CNN






Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

14 jam lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

22 jam lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

22 jam lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


AS: Ada Konsekuensi Bencana jika Rusia Nekat Gunakan Nuklir di Ukraina

1 hari lalu

AS: Ada Konsekuensi Bencana jika Rusia Nekat Gunakan Nuklir di Ukraina

Amerika Serikat memperingatkan "konsekuensi bencana" jika Rusia menggunakan senjata nuklir di Ukraina untuk pertahankan wilayah yang dicaplok


Sosialisasi Penggunaan Alat Kontrasepsi Perlu Terus Dilakukan

1 hari lalu

Sosialisasi Penggunaan Alat Kontrasepsi Perlu Terus Dilakukan

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo terus ingatkan pentingnya sosialisasi penggunaan alat kontrasepsi untuk menekan angka kelahiran yang tidak direncanakan.


Mengenang Christopher Reeve, Pemeran Pertama Superman

1 hari lalu

Mengenang Christopher Reeve, Pemeran Pertama Superman

Christopher Reeve adalah pemeran pertama superhero Superman. Tapi Reeve ternyata pahlawan betulan bagi penyandang disabilitas di dunia nyata.


Soal Taiwan, Sergei Lavrov Ingatkan Amerika Sedang Main Api

1 hari lalu

Soal Taiwan, Sergei Lavrov Ingatkan Amerika Sedang Main Api

Sergei Lavrov menyebut Amerika Serikat sedang main api terkait sikapnya pada Taiwan.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

1 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

2 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Otopsi: Pria Kulit Hitam Ini Tewas karena Suntikan Paramedis setelah Ditangkap Polisi

3 hari lalu

Otopsi: Pria Kulit Hitam Ini Tewas karena Suntikan Paramedis setelah Ditangkap Polisi

Elijah McClain, pria kulit hitam yang ditangkap polisi di Colorado, AS pada 2019, meninggal karena overdosis obat penenang ketamin dari paramedis