Raja Salman Berduka Atas Kecelakaan KRI Nanggala-402

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (dua dari kanan) bertemu Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud (kanan) di Kerajaan Arab Saudi, Ahad, 14 April 2019. Setelah bertemu dengan Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman, Jokowi dan Iriana akan bertolak ke Jeddah. Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Jokowi (dua dari kanan) bertemu Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud (kanan) di Kerajaan Arab Saudi, Ahad, 14 April 2019. Setelah bertemu dengan Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman, Jokowi dan Iriana akan bertolak ke Jeddah. Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, - Pemimpin Arab Saudi Raja Salman bin Abdulaziz menyampaikan ucapan belasungkawanya kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi atas tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di Laut Bali yang menewaskan 53 penumpangnya.

    "Kami mengetahui tentang berita tentang kapal selam yang tenggelam di lepas pantai Bali dan kematian yang diakibatkannya. Kami mengirimkan kepada Yang Mulia, keluarga almarhum dan rakyat Indonesia duka cita kami dan simpati yang paling tulus," kata Raja Salman dikutip dari Arab News, Selasa, 27 April 2021.

    Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman juga menyampaikan ucapan serupa kepada Presiden Jokowi.

    KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu, 21 April 2021 lalu di Perairan Utara Bali, saat tengah berlatih menembakan torpedo. Tiga hari kemudian, dipastikan bahwa kapal selam buatan Jerman itu telah tenggelam. Sehari setelahnya, dipastikan bahwa 53 kru di dalamnya juga telah gugur.

    Badan KRI Nanggala-402 ditemukan terbelah menjadi tiga bagian di Laut Dalam pada kedalaman 838 meter. Kondisi ini dianggap menyulitkan evakuasi karena keterbatasan alat yang ada saat ini.

    Sejumlah negara pun menawarkan bantuan kepada Indonesia untuk mengevakuasi KRI Nanggala-402.

    Selain Raja Salman, sejumlah pemimpin negara lain telah menyampaikan duka citanya atas kecelakaan kapal selam ini seperti Vladimir Putin dari Rusia.

    Baca juga: Dukung Keberagaman, Polisi Perempuan Arab Saudi Ikut Awasi Umrah Selama Ramadan

    Sumber: ARAB NEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.