Sejumlah Negara Janji Kirim Bantuan untuk India

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang perempuan dengan gangguan pernapasan menerima bantuan oksigen gratis di dalam mobilnya di Gurudwara (kuil Sikh), di tengah penyebaran COVID-19 di Ghaziabad, India, 24 April 2021. Menurut Worldometers, India tercatat memiliki total kasus sebanyak 16.610.481 kasus. REUTERS/Danish Siddiqui

    Seorang perempuan dengan gangguan pernapasan menerima bantuan oksigen gratis di dalam mobilnya di Gurudwara (kuil Sikh), di tengah penyebaran COVID-19 di Ghaziabad, India, 24 April 2021. Menurut Worldometers, India tercatat memiliki total kasus sebanyak 16.610.481 kasus. REUTERS/Danish Siddiqui

    TEMPO.CO, - Sejumlah negara berjanji segera mengirim bantuan untuk India yang sedang diterpa tsunami Covid-19. Lonjakan kasus infeksi virus corona di negara itu diperparah dengan kurangnya pasokan obat dan oksigen.

    Amerika Serikat pada Ahad kemarin mengatakan sedang bekerja untuk segera membagikan obat, alat pengujian COVID-19, ventilator, dan alat pelindung pribadi serta berusaha menyediakan pasokan oksigen.

    Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah mengidentifikasi sumber bahan mentah yang sangat dibutuhkan untuk pembuatan vaksin Covishield di India dan akan menyediakannya, seperti dikutip dari Aljazeera, Senin, 26 April 2021.

    Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen men-tweet bahwa organisasi itu sedang mengumpulkan sumber daya untuk menanggapi dengan cepat permintaan bantuan India.

    Sementara Prancis, Inggris, dan Jerman menjanjikan dukungan cepat. Negara tetangga India, Pakistan, menawarkan peralatan dan pasokan medis setelah Perdana Menteri Imran Khan men-tweet doa bagi rakyat India.

    Upaya internasional untuk membantu India semakin cepat pada hari Minggu ketika krisis COVID-19 di negara itu tumbuh dengan infeksi dan kematian mencapai rekor tertinggi

    Sistem perawatan kesehatan telah berjuang untuk mengatasi lonjakan besar, dengan laporan kekurangan oksigen dan obat-obatan yang parah. Keluarga-keluarga pasien beramai-ramai memohon bantuan di media sosial.

    India mencatat 349.691 kasus baru Covid-19 dan 2.767 kematian dalam 24 jam terakhir atau tertinggi sejak dimulainya pandemi.

    Baca juga: Twitter Bungkam Akun Kritis Terhadap Pengananan Covid-19 di India

    Sumber: ALJAZEERA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.