Erdogan Rombak Lagi Kabinet Turki, Ganti Menteri Perdagangan

Presiden Turki Tayyip Erdogan berpidato di depan anggota parlemen dari Partai AK (AKP) yang berkuasa selama pertemuan di parlemen Turki di Ankara, Turki, 10 Februari 2021. [Murat Cetinmuhurdar / PPO / Handout via REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Recep Tayyip Erdogan menunjuk seorang anggota terkemuka Partai AK yang berkuasa di Turki, Mehmet Mus, sebagai menteri perdagangan pada Rabu dan membagi kementerian lain menjadi dua.

Dalam keputusan presiden, Ruhsar Pekcan, perempuan dengan profil tertinggi di kabinet, diganti dari posisi menteri perdagangan oleh Mus, yang dekat dengan mantan menteri keuangan dan menantu Erdogan, Berat Albayrak.

Keputusan yang diterbitkan dalam Official Gazette tidak memberikan alasan perombakan, tetapi itu muncul setelah politisi oposisi menuduh kementerian Pekcan membeli pasokan dari perusahaan milik keluarganya dan memintanya untuk mengundurkan diri.

Kementerian Perdagangan mengkonfirmasi pembelian cairan pembersih telah dilakukan, tetapi mengatakan pada hari Selasa bahwa pilihan tersebut didasarkan pada harga saja dan bukan karena nama perusahaan yang melakukan penjualan.

Penjualan, yang dilaporkan senilai sekitar 500.000 lira (Rp 873 juta), telah dilakukan sesuai dengan peraturan terkait, menurut kementerian.

Mus, seorang anggota Partai AK sejak 2011 yang menjadi wakil ketua yang bertanggung jawab atas ekonomi, termasuk di antara orang pertama yang membela Albayrak dan menyerukan agar dia tetap menjabat ketika Albayrak tiba-tiba mengundurkan diri sebagai menteri keuangan pada November.

Investor asing mundur dari Turki karena kebijakan yang tidak ortodoks di bawah pengawasan Albayrak, termasuk penjualan sekitar US$ 128 miliar (Rp 1.859 triliun) dalam mata uang asing melalui bank-bank negara pada 2019 dan 2020 yang sangat menguras cadangan Bank Sentral Turki.

"Mus dekat dengan Albayrak," kata seseorang yang dekat dengan Partai AK yang juga tidak mau disebutkan namanya.

"Harapan perombakan kabinet tidak berakhir dengan langkah ini. Presiden sedang mengatur waktunya," katanya.

Menurut keputusan tersebut, Erdogan juga membentuk dua kementerian baru dengan membagi Kementerian Kebijakan Keluarga, Perburuhan dan Sosial menjadi dua kementerian yang terpisah.

Dia menunjuk Derya Yanik sebagai Menteri Keluarga dan Kebijakan Sosial, dan Vedat Bilgin sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial, menggantikan Zehra Zumrut Selcuk.

Reshuffle Erdogan terjadi di tengah spekulasi perombakan kabinet yang lebih luas, setelah ia mengubah manajemen ekonomi teratas Turki pada November, termasuk gubernur bank sentral.

Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan kepada Reuters perubahan lebih lanjut pada empat atau lima kementerian diharapkan dilakukan setelah bulan suci Ramadan, yang berakhir pertengahan Mei.

"Secara umum ada ekspektasi perombakan kabinet dan itu masih berlaku. Tapi insiden sanitiser Pekcan tidak dapat diterima," kata pejabat itu, menambahkan Erdogan akan membuat keputusan akhir tentang perubahan lebih lanjut.

Baca juga: Marah Disebut Diktator, Erdogan Tuduh Perdana Menteri Italia Kurang Ajar

REUTERS






Turki Marah dengan Ucapan Politikus Jerman Menghina Erdogan

19 jam lalu

Turki Marah dengan Ucapan Politikus Jerman Menghina Erdogan

Kubicki mengakui dia menyebut Presiden Erdogan dengan sebutan tikus got saat berpidato di sebuah kampanye


Tunduk pada Tekanan AS, Turki Putuskan Hubungan dengan Bank Rusia

21 jam lalu

Tunduk pada Tekanan AS, Turki Putuskan Hubungan dengan Bank Rusia

Tiga bank Turki yang masih memproses pembayaran dengan bank Rusia, dikonfirmasi menarik diri di bawah tekanan dari Amerika Serikat


Politikus Jerman Sebut Erdogan Tikus Got, Turki Panggil Dubes Jerman

22 jam lalu

Politikus Jerman Sebut Erdogan Tikus Got, Turki Panggil Dubes Jerman

Wakil Ketua Parlemen Federal Jerman Wolfgang Kubicki dalam kampanye menyamakan Presiden Tayyip Erdogan dengan "tikus got kecil".


KPPU Soroti Industri Ayam Dalam Negeri yang Dikuasai Segelintir Pemain

2 hari lalu

KPPU Soroti Industri Ayam Dalam Negeri yang Dikuasai Segelintir Pemain

Temuan KPPU menunjukan adanya keterkaitan antara pasar pakan ternak dengan peternakan ayam.


Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

2 hari lalu

Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

Menteri Perdagangan sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta menuju Pemilu 2024 tidak ada demokrasi transaksional. Maksudnya?


Zulkifli Hasan Sebut Industri Ayam Dalam Negeri Dikuasai 3 Perusahaan

3 hari lalu

Zulkifli Hasan Sebut Industri Ayam Dalam Negeri Dikuasai 3 Perusahaan

Zulkifli Hasan menuturkan Kementerian Perdagangan akan merumuskan kebijakan untuk mengatur tata niaga ayam.


Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

3 hari lalu

Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

Setelah sebelumnya bertemu dengan Presiden Erdogan, Mohammed bin Salman menerima kunjungan Menteri Keuangan Turki.


Zulkifli Hasan Beberkan 4 Pencapaian Selama 100 Hari Menjabat Menteri Perdagangan

3 hari lalu

Zulkifli Hasan Beberkan 4 Pencapaian Selama 100 Hari Menjabat Menteri Perdagangan

Zulkifli Hasan mengklaim ada empat pencapaian utama Kementerian Perdagangan selama 100 hari dirinya menjabat Menteri Perdagangan.


RI dan India Sepakati Kontrak Dagang di TIIMM G20, Nilainya Hampir Rp 15 Triliun

5 hari lalu

RI dan India Sepakati Kontrak Dagang di TIIMM G20, Nilainya Hampir Rp 15 Triliun

Zulkifli Hasan menuturkan ada delapan kesepakatan dagang yang diteken oleh perusahaan-perusahaan asal Indonesia dan India.


Zulhas Ajak Menteri Perdagangan Anggota G20 Tinjau Produk Indonesia Berbasis Teknologi Berkelanjutan

6 hari lalu

Zulhas Ajak Menteri Perdagangan Anggota G20 Tinjau Produk Indonesia Berbasis Teknologi Berkelanjutan

Zulkifli Hasan mengajak para menteri perdagangan dari negara-negara anggota G20 meninjau produk-produk Indonesia berbasis teknologi berkelanjutan.