Rodrigo Duterte Pastikan Absen di KTT ASEAN Jakarta

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Filipina Rodrigo Duterte tiba bersama putri sekaligus ibu negara Sara Duterte-Carpio untuk menghadiri upacara penobatan Kaisar Jepang Naruhito di Tokyo, Jepang 22 Oktober 2019. [Carl Court / Pool via REUTERS]

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte tiba bersama putri sekaligus ibu negara Sara Duterte-Carpio untuk menghadiri upacara penobatan Kaisar Jepang Naruhito di Tokyo, Jepang 22 Oktober 2019. [Carl Court / Pool via REUTERS]

    TEMPO.CO, - Juru bicara kepresidenan Filipina Harry Roque mengatakan Presiden Rodrigo Duterte tidak akan menghadiri KTT ASEAN di Jakarta akhir pekan ini. KTT ini akan membahas tentang masalah di Myanmar.

    Presiden Duterte akan diwakili oleh kementerian luar negeri Filipina. Ia absen bergabung karena persyaratan pertemuan tatap muka, kata Roque dalam konferensi pers reguler, dikutip dari Reuters, Kamis, 22 April 2021. Ia tidak memberi penjelasan lebih rinci terkait hal ini.

    Sebelumya, Sekretariat ASEAN memastikan krisis Myanmar akan menjadi topik pembahasan utama dalam KTT ASEAN yang berlangsung di Jakarta pada 24 April nanti. Hal tersebut menyusul situasi di Myanmar yang tak kunjung membaik serta bertambahnya sanksi untuk negeri seribu pagoda itu.

    "Pembahasan itu akan berlangsung di markas besar ASEAN di Jakarta pada Sabtu nanti. Protokol kesehatan dan keamanan ketat akan diterapkan karena situasi pandemi," ujar Asisten Direktur Hubungan Komunitas Sekretariat ASEAN, Romer Jr. Abad Arca, dikutip dari Reuters, Selasa, 20 April 2021.

    Lebih lanjut, seperti apa susunan kedatangan delegasi tiap negara belum diketahui. Myanmar dikabarkan bakal diwakili langsung oleh Panglima Militer sekaligus dalang kudeta Myanmar, Min Aung Hlaing. Kementerian Luar Negeri Brunei, yang bertugas untuk memimpin jalannya KTT ASEAN kali ini, enggan berkomentar.

    Selain Min Aung Hlaing, delegasi pemerintahan tandingan di Myanmar juga dikabarkan akan hadir di KTT ASEAN. Pemerintahan tandingan itu, yang bernama National Unity Government, dibentuk oleh pejabat dan anggota parlemen dari partai bentukan Aung San Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi. Belum diketahui apakah mereka akan benar-benar diundang dan siapa yang bakal mewakili. 

    Mantan Sekjen PBB Ban Ki-moon meminta ASEAN untuk memanfaatkan kedatangan Min Aung Hlaing sebaik mungkin untuk penyelesaian krisis Myanmar. Menurutnya, perlu ada respon yang solid dan kollektif untuk menyelesaikan situasi di Myanmar dan membujuk Min Aung Hlaing adalah salah satu langkah pertama yang harus dilakukan.

    Baca juga: Menjelang KTT ASEAN, Malaysia Tegaskan Sikap Soal Krisis Myanmar

    Sumber: REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.