India Catat Rekor 300.000 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kerabat yang mengenakan alat pelindung diri (APD) berduka atas seorang pria, yang meninggal karena penyakit Covid-19, di sebuah krematorium di New Delhi, India, 21 April 2021. [REUTERS / Adnan Abidi]

    Kerabat yang mengenakan alat pelindung diri (APD) berduka atas seorang pria, yang meninggal karena penyakit Covid-19, di sebuah krematorium di New Delhi, India, 21 April 2021. [REUTERS / Adnan Abidi]

    TEMPO.CO, Jakarta - India pada Kamis melaporkan lebih dari 300.000 kasus Covid-19 selama 24 jam terakhir, total harian global tertinggi sementara kematian terkait Covid-19 juga naik.

    India melaporkan 314.835 kasus Covid-19 harian, melampaui kenaikan satu hari tertinggi sebelumnya di dunia dari 297.430 kasus dari Amerika Serikat pada bulan Januari, dikutip dari Reuters, 22 April 2021.

    Total kasus India sekarang mencapai 15,93 juta, sementara kematian naik 2.104 menjadi total 184.657, menurut data kementerian kesehatan India.

    Petugas dan kerabat yang mengenakan APD menggotong jenazah korban Covid-19 sebelum dikremasi di sebuah krematorium di New Delhi, India, Rabu, 21 April 2021. Infeksi Covid-19 juga meningkat dengan rekor mencapai 295.041 selama 24 jam terakhir. REUTERS/Adnan Abidi

    Sistem kesehatan di seluruh India kewalahan ketika gelombang kedua Covid-19 mulai melanda sejak pertengahan Maret.

    Kehabisan lahan kuburan, rumah sakit penuh, dan keluarga yang putus asa meminta bantuan di media sosial untuk mendapatkan tempat tidur dan obat-obatan, CNN melaporkan.

    "Segalanya di luar kendali," kata Ramanan Laxminarayan, direktur Center for Disease Dynamics, Economics and Policy di New Delhi.

    "Tidak ada oksigen. Tempat tidur rumah sakit sulit ditemukan. Tidak mungkin mendapatkan tes. Anda harus menunggu lebih dari seminggu. Dan hampir setiap sistem yang dapat rusak dalam sistem perawatan kesehatan telah rusak," katanya kepada CNN.

    Perdana Menteri Narendra Modi berpidato pada hari Selasa, mengakui "pertempuran yang sangat besar" India melawan Covid-19.

    Modi mengimbau negara-negara bagian India untuk menerapkan lockdown sebagai pilihan terakhir, bahkan ketika ibu kota New Delhi memasuki hari penuh pertama lockdown selama seminggu.

    Baca juga: Pandemi COVID-19 Memburuk, PM India Narenda Modi Tak Inginkan Lockdown Nasional

    REUTERS | CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.