Pasokan Vaksin Covid-19 Kurang, Korea Selatan Minta Tolong Amerika

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang perawat ikut serta dalam latihan simulasi vaksinasi penyakit virus corona (COVID-19) di pusat vaksinasi COVID-19 di Seoul, Korea Selatan, 9 Februari 2021. [REUTERS / Kim Hong-Ji / Pool]

    Seorang perawat ikut serta dalam latihan simulasi vaksinasi penyakit virus corona (COVID-19) di pusat vaksinasi COVID-19 di Seoul, Korea Selatan, 9 Februari 2021. [REUTERS / Kim Hong-Ji / Pool]

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Korea Selatan Chung Eui-yong pada Rabu, 21 April 2021, mengutarakan harapan Amerika Serikat bisa membantu Seoul mengatasi kekurangan pasokan vaksin Covid-19. Bantuan itu sebagai balas budi setelah Korea Selatan mengirimkan alat tes virus corona dan masker ke Washington saat awal-awal pandemi Covid-19 di sana.

    Permintaan Menteri Chung itu dilontarkan saat Pemerintah Korea Selatan berada dalam tekanan media-media lokal karena dinilai tidak cukup mengamankan stok vaksin Covid-19. Korea Selatan baru melakukan imunisasi massal pada 3 persen populasinya menyusul ketatnya suplai vaksin dunia dan terbatasnya akses.  

    “Kami sudah menekankan bahwa Amerika Serikat adalah seorang kawan, yang saling memenuhi kebutuhan,” kata Chung.

    Seorang perawat mengisi jarum suntik dengan vaksin Covid-19 AstraZeneca di pusat perawatan kesehatan di Seoul pada 26 Februari 2021, ketika Korea Selatan memulai program vaksinasi virus corona. [Jung Yeon-je / Pool melalui REUTERS]

    Chung mengatakan Korea Selatan telah mengirimkan banyak alat pengujian vaksin virus corona ke Washington dan masker pada awal pandemi Covid-19 menyebar di negara itu. Paket bantuan tersebut bagian dari semangat aliansi Korea Selatan – Amerika Serikat, meskipun suplai domestik ketika itu sangat terbatas.

    “Kami berharap Amerika Serikat akan membantu kami menghadapi tantangan kekurangan pasokan vaksin Covid-19, yang sedang kami hadapi saat ini. bantuan ini berdasarkan solidaritas yang telah kami perlihatkan pada tahun lalu,” kata Chung.

    Menurut Chung, Korea Selatan dan Amerika Serikat sudah melakukan pembicaraan dan kemungkinan meningkatkan potensi kontribusi Washington pada rantai suplai vaksin Covid-19 di dunia.

    Anggota parlemen dari kubu oposisi Park Jin menyerukan agar Korea Selatan lebih agresif dalam melakukan diplomasi vaksin dan mendorong Seoul agar dibuat kesepakatan perdagangan bebas dengan Washington menuntut akses ke produk-produk farmasi. Kedutaan Besar Amerika Serikat di Seoul belum mau berkomentar mengenai hal ini. 

    Baca juga: Kemenkes Vietnam Minta Imunisasi Vaksin Virus Corona Dikebut

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H