Duta Besar Amerika Menemui Oposisi Belarus

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia, Vladimir Putin (kanan) dan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko. Reuters

    Presiden Rusia, Vladimir Putin (kanan) dan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Amerika Serikat untuk Belarus Julie Fisher pada Rabu, 21 Maret 2021, menemui exil oposisi Belarus Sviatlana Tsikhanouskaya. Pertemuan dilakukan menjelang rencana pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putih dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Ibu Kota Moskow pada Kamis, 22 April 2021.

    Rusia tampak mendukung Presiden Lukashenko ketika pada tahun lalu dia turun menghadapi pengunjuk rasa, yang memprotes hasil pemilu Belarus 2020. Oposisi Belarus menyebut pemilu itu telah dicurangi.

    Tsikhanouskaya adalah kandidat dari kubu oposisi yang maju dalam pemilu presiden Belarus tahun lalu. Dia saat ini mengasingkan diri ke Lithuania, sebuah negara yang bertetangga dengan Balarus. Sedangkan Presiden Lukashenko sudah 26 tahun berkuasa di Belarus.

    “Sangat penting bagi masyarakat internasional untuk berbicara dan menyuarakan pendapat tentang apa yang terjadi, yang sedang menjadi pusat perhatian kami. Kami menyerukan agar semua tahanan politik di Belarus di bebasakan,” kata Duta Besar Fisher, Rabu, 21 April 2021 setelah menemui Tsikhanouskaya di Vilnius.       

    Pemimpin oposisi Belarus Svetlana Tikhanouskaya

    Sedangkan Tsikhanouskaya mengatakan dihadapan para kuli tinta bahwa dia sangat ingin melihat Belarus merdeka, bebas, ramah dan punya hubungan yang saling menguntungkan dengan semua negara, khususnya dengan negara-negara tetangga.

    Washington menunjuk Fisher menjadi Duta Besar Amerika Serikat untuk Belarus pada Desember 2020 lalu setelah posisi itu kosong sejak 2018. Fisher sudah beberapa kali bertemu dengan Tsikhanouskaya dan tokoh oposisi lainnya di Belarus, namun dia belum menyerahkan Surat Kepercayaan (credential letter) ke Minsk. Dia pekan ini mengunjungi Lithuania dan Polandia untuk menemui aktivis demokrasi lainnya.

    Unjuk rasa melawan Presiden Lukashenko yang diikuti oleh ribuan orang pada tahun lalu, berlangsung selama berbulan-bulan. Aksi protes menciut setelah ribuan pengunjuk rasa ditangkapi dan hampir sebagian besar tokoh oposisi dijebloskan ke penjara atau menjadi exil.

    Baca juga: Oposisi Svetlana Tikhanouskaya Serukan Mogok Nasional Desak Lukashenko Mundur

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.