Masih Dalam Suasana Berduka, Ratu Elizabeth II Tidak Rayakan Ultah ke-95

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratu Elizabeth terlihat selama pemakaman Pangeran Philip, suaminya yang meninggal pada usia 99 tahun, di Kapel St George, di Windsor, Inggris, 17 April 2021. [Yui Mok / Pool via REUTERS]

    Ratu Elizabeth terlihat selama pemakaman Pangeran Philip, suaminya yang meninggal pada usia 99 tahun, di Kapel St George, di Windsor, Inggris, 17 April 2021. [Yui Mok / Pool via REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapala Kerajaan Inggris, Ratu Elizabeth II, merayakan ulang tahunnya yang ke-95 pada Rabu ini, 21 April 2021. Namun, dikutip dari kantor berita Reuters, Ratu Elizabeth II tidak akan menggelar pesta meriah untuk ulang tahunnya tersebut. Hal tersebut dikarenakan ia masih dalam suasana berduka atas wafatnya Pangeran Philip.

    Sebagaimana diketahui, Pangeran Philip wafat pada 9 April lalu di usia 99 tahun. Ia menikah dengan Ratu Elizabeth II pada tahun 1947 dan sejak itu menemaninya hingga akhir hayat. Adapun Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II memiliki empat anak, delapan cucu, dan 10 cicit dengan anak tertua mereka, Pangeran Charles, menjadi calon kepala Kerajaan Inggris berikutnya.

    "Tidak ada penghormatan di Menara London ataupun Hyde Park yang umumnya ada di hari ulang tahun Ratu Elizabeth II," sebagaimana dikutip dari kantor berita Reuters, Rabu, 21 April 2021.

    Meski tidak merayakan ulang tahun secara meriah, Ratu Elizabeth II dikabarkan bakal menerima kedatangan keluarga-keluarganya. Menurut laporan media-media Inggris, anggota keluarga Kerajaan Inggris ingin berkumpul untuk memastikan Ratu Elizabeth II tidak terus bersedih dengan kematian Pangeran Philip.

    Foto resmi Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip untuk merayakan ulang tahun pernikahan platinum mereka pada 20 November 2017. REUTERS/Handout

    Juru bicara Istana Buckingham enggan memberikan komentar terkait rencana tersebut. Menurutnya, segala urusan keluarga akan bersifat privat.

    Sebagai catatan, Elizabeth II lahir pada 21 April 1926 di Bruton Street. Ketika tumbuh besar, ia sama sekali tidak membayangkan bakal menjadi Ratu Kerajaan Inggris nantinya karena saat itu monarki dipimpin oleh pamannya, Raja Edward VIII. Situasi berubah ketika Edward VIII turun tahta, menyerahkan jabatan kepada ayah Elizabeth, Raja George VI.

    Tahun 1952, Raja George VI wafat karena penyakit yang ia derita. Di usia 25 tahun, Ratu Elizabeth II naik menjadi kepala Kerajaan Inggris yang baru dan terus bertahan sejak saat itu. Ia dinyatakan sebagai Kepala Kerajaan Inggris terlama, mengalahkan pendahulunya yaitu Ratu Victoria.

    Beberapa bulan terakhir, di bawah kepemimpinan Ratu Elizabeth II, Kerajaan Inggris menjadi sorotan berbagai pihak. Hal itu dikarenakan cucunya, Pangeran Harry, memutuskan untuk keluar dari Kerajaan Inggris bersama istrinya, Meghan Markle. Tak lama setelah itu, Meghan Markle mengeluarkan tuduhan yang menyatakan Kerajaan Inggris telah bersikap rasis dan diskriminatif kepada dirinya hingga ia terpikir untuk bunuh diri.

    Baca juga: Cinta Pangeran Philip Ratu Elizabeth II, Sempat Diragukan Tapi Bertahan 73 Tahun

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.