Presiden Chad Idriss Deby Meninggal Saat Kunjungi Pasukan di Medan Tempur

Presiden Chad Idriss Deby menghadiri sesi kerja KTT G5 Sahel di Nouakchott, Mauritania, 30 Juni 2020.[Ludovic Marin / Pool via REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Chad Idriss Deby meninggal saat mengunjungi pasukan di garis depan pertempuran melawan pemberontak utara, kata seorang juru bicara militer pada Selasa.

Kematiannya terjadi sehari setelah ia dinyatakan sebagai pemenang pilpres untuk masa jabatan keenam.

Idriss Deby unggul 79,3 persen suara dalam pemilu 11 April setelah para pemimpin oposisi memprotes upayanya untuk memperpanjang 30 tahun kekuasaan, France24 melaporkan.

Jenderal Mahamat Kaka, putra Idriss Deby, diangkat menjadi kepala negara sementara, kata juru bicara militer, menurut laporan Al Jazeera.

Dikutip dari Reuters, 20 April 2021, tim kampanye Idriss Deby mengatakan pada Senin bahwa dia menuju ke garis depan untuk bergabung dengan pasukan yang memerangi "teroris".

Pemberontak yang berbasis di perbatasan utara di Libya menyerang sebuah pos perbatasan pada hari pemilu dan kemudian maju ratusan kilometer ke selatan melintasi gurun.

Kelompok pemberontak Front for Change and Concord in Chad (FACT), yang berbasis di perbatasan utara dengan Libya, terus menerobos ke selatan setelah menyerang sebuah pos perbatasan pada hari pemilihan dan menyerukan diakhirinya kepresidenan Idriss Deby.

Idriss Deby menunda pidato kemenangannya kepada para pendukung dan malah pergi mengunjungi tentara Chad di garis depan, menurut manajer kampanyenya.

Menurut konfirmasi dari tentara nasional Chad yang dibacakan di radio nasional, Presiden Idriss Deby meninggal karena luka saat memimpin pasukannya dalam pertempuran melawan pemberontak di utara, The Africa Report melaporkan.

Idriss Deby, 68 tahun, berkuasa dalam pemberontakan di Chad pada 1990 dan merupakan salah satu pemimpin terlama di Afrika.

Baca juga: Milisi Boko Haram Bunuh Hampir 100 Tentara Chad

REUTERS | FRANCE24 | AL JAZEERA | AFRICA REPORT






Media Tuai Kecaman karena Tulis Peran Positif Ratu Elizabeth II di Afrika

17 hari lalu

Media Tuai Kecaman karena Tulis Peran Positif Ratu Elizabeth II di Afrika

Netizen mengungkapkan kekesalan mereka atas tulisan positif media terkait Ratu Elizabeth II sebagai penjajah di sejumlah negara Afrika.


Bangunan Runtuh di Nigeria, 2 Tewas dan 4 Masih Terkurung

22 hari lalu

Bangunan Runtuh di Nigeria, 2 Tewas dan 4 Masih Terkurung

Dua orang tewas setelah sebuah gedung tujuh lantai yang sedang dibangun runtuh di ibukota Nigeria Lagos pada Minggu dini hari


Jepang Bantu Afrika Rp445 Triliun, PM Kishida Singgung Invasi Rusia ke Ukraina

30 hari lalu

Jepang Bantu Afrika Rp445 Triliun, PM Kishida Singgung Invasi Rusia ke Ukraina

Jepang menjanjikan bantuan $30 miliar atau Rp445 triliun untuk pembangunan di Afrika sebagai tekat ingin bekerja lebih erat dengan benua itu


Berbagai Fakta tentang Eswatini, Negara Kecil di Afrika

32 hari lalu

Berbagai Fakta tentang Eswatini, Negara Kecil di Afrika

Bentang alam Eswatini memiliki beragam flora dan fauna. Sekitar 132 spesies mamalia telah tercatat di negara ini


Di mana Negara Eswatini yang Rajanya Bertemu Jokowi

32 hari lalu

Di mana Negara Eswatini yang Rajanya Bertemu Jokowi

Eswatini negara yang sebelumnya dikenal sebagai Kerajaan Swaziland


Teroris Al-Shabab Serbu Hotel di Somalia, 8 Warga Sipil Tewas Ditembak

37 hari lalu

Teroris Al-Shabab Serbu Hotel di Somalia, 8 Warga Sipil Tewas Ditembak

Sebanyak delapan warga sipil tewas akibat serangan teroris ke sebuah hotel populer di Mogadishu, Somalia.


Wabah Baru Cacar Monyet, Dokter Ini Pernah Diminta Diam

51 hari lalu

Wabah Baru Cacar Monyet, Dokter Ini Pernah Diminta Diam

Pelacakan awal mula wabah cacar monyet yang terjadi saat ini sampai ke kasus di Nigeria pada 2017.


Mengenal Burkina Faso, Negara di Afrika yang Pernah Dipegang Pemimpin Kiri

53 hari lalu

Mengenal Burkina Faso, Negara di Afrika yang Pernah Dipegang Pemimpin Kiri

Burkina Faso, yang sebelumnya bernama Republik Ulta Volta, pernah dipimpin Thomas Sankara, yang dijuluki sebagai "Che Guevara dari Afrika".


Pertama di Luar Afrika, Spanyol dan Brasil Laporkan Kematian akibat Cacar Monyet

59 hari lalu

Pertama di Luar Afrika, Spanyol dan Brasil Laporkan Kematian akibat Cacar Monyet

Spanyol dan Brasil melaporkan kematian pertama terkait cacar monyet, pertama di Eropa dan Amerika dan di luar Afrika dalam wabah saat ini


Eks Dirut Persija Puji JIS, Dulu Klub Eropa Tertarik Bertanding ke Turki, Kini Geser ke Indonesia

25 Juli 2022

Eks Dirut Persija Puji JIS, Dulu Klub Eropa Tertarik Bertanding ke Turki, Kini Geser ke Indonesia

Chairman Pancoran Soccer Field, Gede Widiade, menyatakan saat ini banyak event yang menanti untuk diselenggarakan JIS.