ASEAN Pastikan Krisis Myanmar Menjadi Perhatian Utama di KTT

Sejumlah wanita membawa pot berisi bunga padauk saat menggelar aksi memprotes kudeta militer di Yangon, Myanmar, 13 April 2021. Padauk merupakan bunga nasional Myanmar. REUTERS/Stringer

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretariat ASEAN memastikan krisis Myanmar akan menjadi topik pembahasan utama dalam KTT ASEAN yang berlangsung di Jakarta pada 24 April nanti. Hal tersebut menyusul situasi di Myanmar yang tak kunjung membaik serta bertambahnya sanksi untuk negeri seribu pagoda itu.

Sejak kudeta Myanmar berlangsung pada 1 Februari lalu, sejumlah negara ASEAN sudah berupaya untuk menyelesaikan krisis di sana secara diplomatis. Hal itu mengacu pada Piagam ASEAN yang melarang adanya intervensi akan masalah eksistensi nasional sebuah negara. Namun, situasi yang memburuk di Myanmar mendesak ASEAN untuk resolusi tegas.

"Pembahasan itu akan berlangsung di markas besar ASEAN di Jakarta pada Sabtu nanti. Protokol kesehatan dan keamanan ketat akan diterapkan karena situasi pandemi," ujar Asisten Direktur Hubungan Komunitas Sekretariat ASEAN, Romer Jr. Abad Arca, dikutip dari Reuters, Selasa, 20 April 2021.

Lebih lanjut, seperti apa susunan kedatangan delegasi tiap negara belum diketahui. Myanmar dikabarkan bakal diwakili langsung oleh Panglima Militer sekaligus dalang kudeta Myanmar, Min Aung Hlaing. Kementerian Luar Negeri Brunei, yang bertugas untuk memimpin jalannya KTT ASEAN kali ini, enggan berkomentar.

Tangkapan layar dari siaran televisi pemerintah Myanmar mulai 3 Februari 2021 menunjukkan Jenderal Min Aung Hlaing berbicara selama pertemuan. [MRTV / Handout melalui REUTERS]

Selain Min Aung Hlaing, delegasi pemerintahan tandingan di Myanmar juga dikabarkan akan hadir di KTT ASEAN. Pemerintahan tandingan itu, yang bernama National Unity Government, dibentuk oleh pejabat dan anggota parlemen dari partai bentukan Aung San Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi. Belum diketahui apakah mereka akan benar-benar diundang dan siapa yang bakal mewakili. 

Mantan Sekjen PBB Ban Ki-moon meminta ASEAN untuk memanfaatkan kedatangan Min Aung Hlain sebaik mungkin untuk penyelesaian krisis Myanmar. Menurutnya, perlu ada respon yang solid dan kollektif untuk menyelesaikan situasi di Myanmar dan membujuk Min Aung Hlaing adalah salah satu langkah pertama yang harus dilakukan.

"ASEAN harus menegaskan kepada Militer Myanmar bahwa situasi saat ini sungguh darurat, bahkan terlalu darurat untuk bisa disebut urusan internal saja," ujar Ban Ki-Moon, dikutip dari kantor berita Reuters.

Di Myanmar, situasi belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Warga masih aktif menggelar aksi unjuk rasa untuk menentang kudeta yang berlangsung pada 1 Februari lalu. Di sisi lain, Militer Myanmar juga aktif membantai warga-warga yang melakukan perlawanan.

Menurut laporan Asosiasi Bantuan Hukum untuk Tahanan Politik, total ada 737 orang yang tewas selama kudeta Myanmar berlangsung. Adapun jumlah warga yang telah ditangkap, di mana salah satunya adalah Penasihat Negara Aung San Suu Kyi, mencapai 3.229 orang.

Baca juga: Pemerintah Sipil Myanmar Minta Diundang ke Jakarta

ISTMAN MP | REUTERS






Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

2 jam lalu

Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

Kementerian Luar Negeri masih akan menunggu KTT ASEAN pada November 2022 dalam memberi pengakuan ke Pemerintah sementara Myanmar


Yohannes Abraham Ditunjuk Jadi Duta Besar Amerika untuk ASEAN

13 jam lalu

Yohannes Abraham Ditunjuk Jadi Duta Besar Amerika untuk ASEAN

Duta Besar Amerika Serikat yang baru untuk ASEAN menyerahkan surat kepercayaannya kepada Sekjen ASEAN Dato Lim Jock Hoi


Myanmar Hukum Sutradara Jepang 10 Tahun Penjara

1 hari lalu

Myanmar Hukum Sutradara Jepang 10 Tahun Penjara

Pengadilan Myanmar yang dikuasai junta militer, telah memenjarakan seorang pembuat film dokumenter Jepang.


Filipina Akan Impor Minyak dan Pupuk Rusia, Usul Junta Myanmar Diundang ke KTT ASEAN

1 hari lalu

Filipina Akan Impor Minyak dan Pupuk Rusia, Usul Junta Myanmar Diundang ke KTT ASEAN

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengatakan negaranya mungkin perlu beralih ke Rusia untuk memenuhi kebutuhan BBM dan pupuk


68 Tahun Bob Geldof, Penggagas Konser Live AId Ini Pernah Kecam Aung San Suu Kyi

2 hari lalu

68 Tahun Bob Geldof, Penggagas Konser Live AId Ini Pernah Kecam Aung San Suu Kyi

Bob Geldof penyanyi, penulis lagu, aktor dan aktivis sosial-politik. Ia pernah mengecam Aung San Suu Kyi. Apa alasannya?


Junta: Pemberontak Myanmar Tembak Penumpang Pesawat Saat Mendarat

7 hari lalu

Junta: Pemberontak Myanmar Tembak Penumpang Pesawat Saat Mendarat

Junta militer menyebut pemberontak Myanmar menembak seorang penumpang di wajahnya saat pesawat mendarat di negara itu.


Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

8 hari lalu

Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo kembali menegaskan Indonesia diproyeksikan akan menjadi ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2030.


Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

8 hari lalu

Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

Pengadilan Myanmar menghukum pemimpin terguling Aung San Suu Kyi dan mantan penasihat ekonominya, Sean Turnell dari Australia, 3 tahun penjara


Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

8 hari lalu

Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

Ratu Kecantikan Myanmar menuai perhatian publik atas komentar pedasnya terhadap junta militer. Dia akhirnya mendapat suaka dari Kanada.


Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

10 hari lalu

Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

Mantan ratu kecantikan Myanmar itu telah terlunta-lunta sejak 21 September di Thailand.