Mantan Sekjen Anjurkan PBB Konfrontasi Langsung Junta Soal Krisis Myanmar

Sekjen PBB, Ban Ki-moon, memeriksa barisan penjaga kehormatan saat kedatangannya ke markas Otoritas Palestina untuk bertemu PM Palestina, Rami al-Hamdallah, di Ramallah, Tepi Barat, 13 Oktober 2014. (AP/Nasser)

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Sekjen PBB, Ban Ki-moon, ikut berkomentar soal situasi krisis di Myanmar. Dikutip dari kantor berita Reuters, ia menyarankan inkumben Sekjen PBB, Antonio Guterres, untuk berani mengkonfrontir langsung junta militer Myanmar. Menurutnya, jika tidak ada upaya tersebut, maka penyelesaian krisis tak akan kunjung tercapai.

"Menimbang kedaruratan situasi di Myanmar, saya menyakini Sekjen PBB harus berani menggunakan wewenangnya untuk mengkonfrontir langsung junta militer, untuk mencegah eskalasi kekerasan di sana," ujar Ban, yang memimpin PBB dari tahun 2007 hingga 2016, Selasa, 20 April 2021.

Per berita ini ditulis, situasi di Myanmar memang belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Warga masih aktif menggelar aksi unjuk rasa untuk menentang kudeta yang berlangsung pada 1 Februari lalu. Di sisi lain, militer Myanmar juga aktif membantai warga-warga yang melakukan perlawanan.

Menurut laporan Asosiasi Bantuan Hukum untuk Tahanan Politik, total ada 737 orang yang tewas selama kudeta Myanmar berlangsung. Adapun jumlah warga yang telah ditangkap, di mana salah satunya adalah Penasihat Negara Aung San Suu Kyi, mencapai 3.229 orang.

Menanggapi pernyataan Ban, juru bicara PBB Stephane Dujarric menyatakan Guterres sangat aktif terlibat dalam penanganan krisis Myanmar. Selain itu, kata Dujarric, Guterres juga menggunakan wewenangnya sebaik mungkin, termasuk mengkoordinasi utusan khususnya, untuk memastikan ada resolusi yang bisa digunakan untuk menyelesaikan krisis Myanmar.

Senin kemarin, Guterres mengatakan kepada DK PBB bahwa respon internasional yang solid dibutuhkan untuk menyelesaikan krisis Myanmar. Oleh karenanya, ia meminta anggota DK PBB untuk bersatu. Sebagaimana diketahui, Rusia dan Cina dalam posisi menentang "upaya ikut campur" terhadap krisis Myanmar. Mereka bersikap serupa pada krisis Rohingya, 2017 lalu.

Selain mendesak anggota DK PBB untuk membuat respon internasional yang solid, ia juga membujuk tokoh-tokoh regional untuk memainkan pengaruh dan peranannya di Myanmar. Menurutnya, hal itu bisa membantu pencarian resolusi damai atas krisis Myanmar.

Baca juga: Pemerintah Sipil Myanmar Minta Diundang ke Jakarta

ISTMAN MP | REUTERS






Anggota Dewan HAM PBB Tolak Bahas Kasus Muslim Uyghur, termasuk Indonesia

5 jam lalu

Anggota Dewan HAM PBB Tolak Bahas Kasus Muslim Uyghur, termasuk Indonesia

"Kami tidak akan pernah menyerah tetapi kami sangat kecewa dengan reaksi negara-negara Muslim," kata presiden Kongres Uyghur Dunia.


Myanmar Hukum Sutradara Jepang 10 Tahun Penjara

18 jam lalu

Myanmar Hukum Sutradara Jepang 10 Tahun Penjara

Pengadilan Myanmar yang dikuasai junta militer, telah memenjarakan seorang pembuat film dokumenter Jepang.


68 Tahun Bob Geldof, Penggagas Konser Live AId Ini Pernah Kecam Aung San Suu Kyi

1 hari lalu

68 Tahun Bob Geldof, Penggagas Konser Live AId Ini Pernah Kecam Aung San Suu Kyi

Bob Geldof penyanyi, penulis lagu, aktor dan aktivis sosial-politik. Ia pernah mengecam Aung San Suu Kyi. Apa alasannya?


PBB: Swiss Miliki Masalah Rasisme Sistemik

2 hari lalu

PBB: Swiss Miliki Masalah Rasisme Sistemik

Laporan komite PBB dalam rapat Dewan HAM menunjukkan Swiss memiliki masalah rasisme sistemik yang serius terhadap orang-orang keturunan Afrika


Anies Baswedan Bicara Soal Ketidakadilan di Depan Para Petinggi Pemuda Pancasila

5 hari lalu

Anies Baswedan Bicara Soal Ketidakadilan di Depan Para Petinggi Pemuda Pancasila

Anies Baswedan bicara tentang kebijakan penghapusan pajak PBB agar warganya tak terusir dari Jakarta karena pajak yang tinggi.


Junta: Pemberontak Myanmar Tembak Penumpang Pesawat Saat Mendarat

6 hari lalu

Junta: Pemberontak Myanmar Tembak Penumpang Pesawat Saat Mendarat

Junta militer menyebut pemberontak Myanmar menembak seorang penumpang di wajahnya saat pesawat mendarat di negara itu.


PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

6 hari lalu

PBB: Aneksasi Rusia terhadap Wilayah Ukraina Pantas Dikutuk

Menurut Sekjen PBB Antonio Guterres, referendum dilakukan di bawah pendudukan Rusia dan di luar kerangka hukum dan konstitusional Ukraina.


Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

7 hari lalu

Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

Pemerintah Prancis mengumumkan akan menutup masjid karena menganggap imamnya radikal,


Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

7 hari lalu

Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

Pengadilan Myanmar menghukum pemimpin terguling Aung San Suu Kyi dan mantan penasihat ekonominya, Sean Turnell dari Australia, 3 tahun penjara


Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

8 hari lalu

Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

Ratu Kecantikan Myanmar menuai perhatian publik atas komentar pedasnya terhadap junta militer. Dia akhirnya mendapat suaka dari Kanada.