Kesehatan Memburuk, Alexei Navalny Dipindahkan dari Penjara Rusia

Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny saat mendengarkan pengumuman putusan pengadilan di Moskow, Rusia pada 2 Februari 2021. Press Service of Simonovsky District Court/Handout via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Aksi mogok makan dan dibatasinya akses ke dokter membuat aktivis oposisi pemerintah Alexei Navalny sekarat. Kondisinya memburuk beberapa hari terakhir, memaksa lapas yang menampungnya untuk melarikan ia ke rumah sakit. Beberapa negara sudah mengancam bakal ada hukuman untuk Rusia apabila Navalny sampai tewas di penjara.

Dikutip dari kantor berita Reuters, Alexei Navalny sekarang dirawat di rumah sakit penjara Vladimir, timur Moskow. Menurut pengacara Navalny, Alexei Lipster, kondisinya belum membaik dan akses ke dokter masih dibatasi.

"Segala simptom yang ia miliki sebelumnya tetap ada. Dia mengalami mati rasa di tangan, kaki, diikuti dengan rasa sakit di punggung. Mereka tidak akan hilang. Situasinya makin buruk," ujar Lipster, Senin, 19 April 2021.

Lipster melanjutkan, aksi mogok makan selama 20 hari yang dilakukan Navalny juga membuatnya kurus dan lemah. Ditambah penyakit-penyakit yang ia punya, Lipster khawatir Navalny tidak akan bertahan lama jika tidak dirawat dengan baik.

Penjara Vladimir beranggapan berbeda. Menurut mereka, kondisi Alexei Navalny masih stabil meskipun dia harus dilarikan ke rumah sakit. Untuk gejalanya, kata administrasi penjara, Alexei Navalny telah diberikan vitamin untuk terapi.

Kremlin, Pemerintah Pusat Rusia, tidak berkomentar banyak soal kondisi Alexei Navalny. Mereka beralasan tidak selalu mengetahui perkembangan kondisi Navalny di penjara dan merasa tidak memiliki tanggung jawab atas hal tersebut.

Adapun Kremlin meminta para pendukung Alexei Navalny untuk tidak menggelar unjuk rasa. Jika sampai ada unjuk rasa, maka kegiatan itu akan dicap ilegal dan tak berizin. Rencana sejauh ini, pendukung Navalny akan menggelar demonstrasi besar dari Kaliningrad hingga Vladivostok.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Alexei Navalny berakhir di penjara untuk 2,5 tahun ke depan karena dianggap telah melanggar hasil putusan penundaan hukumannya. Adapun ia sempat nyaris tewas tahun lalu karena diracun dengan Novichok ketika hendak melakukan perjalanan bisnis dari Serbia ke Rusia. Ia tertolong karena pesawat yang ia tumpangi mendarat darurat, memungkinkan ia untuk dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: AS ancam Rusia akan tanggung konsekuensinya jika Alexei Navalny meninggal di penjara


ISTMAN MP | REUTERS







Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

1 jam lalu

Kementerian Luar Negeri Belum Akui Pemerintah Bayangan di Myanmar

Kementerian Luar Negeri masih akan menunggu KTT ASEAN pada November 2022 dalam memberi pengakuan ke Pemerintah sementara Myanmar


Daftar 10 Negara Terbesar di Dunia, Indonesia Termasuk?

1 jam lalu

Daftar 10 Negara Terbesar di Dunia, Indonesia Termasuk?

10 negara terbesar di dunia berdasarkan luas wilayahnya dengan total area meliputi daratan dan daerah perairan


Mengenal Yandex, Mesin Pencarian Asal Rusia Pesaing Google

3 jam lalu

Mengenal Yandex, Mesin Pencarian Asal Rusia Pesaing Google

Mengenal apa itu Yandex, sejarah serta kelebihan dan kekurangan dibandingkan search engine Google.


WNI yang Masih Bertahan di Ukraina dalam Kondisi Aman

4 jam lalu

WNI yang Masih Bertahan di Ukraina dalam Kondisi Aman

Kementerian Luar Negeri RI mengkonfirmasi tidak ada WNI yang terdampak pencaplokan empat wilayah Ukraina oleh Rusia.


Ratusan Ribu Warga Rusia ke Luar Negeri Hindari Wamil ke Ukraina

9 jam lalu

Ratusan Ribu Warga Rusia ke Luar Negeri Hindari Wamil ke Ukraina

Ribuan warga Rusia membanjiri perbatasan negara-negara tetangga sejak Presiden Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi parsial pada 21 September


Rudal Rusia Hantam Apartemen di Wilayah Caplokan, Petinggi Militer Dikecam

11 jam lalu

Rudal Rusia Hantam Apartemen di Wilayah Caplokan, Petinggi Militer Dikecam

Sebuah rudal Rusia menghancurkan blok apartemen di wilayah Ukraina yang telah dicaplok Moskow hingga menewaskan tujuh orang,


Putin Akan 'Menstabilkan' 4 Wilayah Caplokan

11 jam lalu

Putin Akan 'Menstabilkan' 4 Wilayah Caplokan

Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia akan menstabilkan situasi di empat wilayah Ukraina yang dicaploknya,


Top 3 Dunia: Ramzan Kadyr Naik Pangkat Usai Beri Saran ke Vladimir Putin

13 jam lalu

Top 3 Dunia: Ramzan Kadyr Naik Pangkat Usai Beri Saran ke Vladimir Putin

Top 3 dunia pada 6 Oktober 2022, di urutan pertama berita Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyr yang mendapat kenaikan pangkat menjadi kolonel jenderal


Volodymyr Zelensky Klaim Rebut Wilayah yang Dicaplok Rusia

1 hari lalu

Volodymyr Zelensky Klaim Rebut Wilayah yang Dicaplok Rusia

Volodymyr Zelensky menyatakan pasukan Ukraina telah merebut kembali lebih banyak kawasan di Kherson, salah satu wilayah selatan negara tersebut.


Diperebutkan Rusia dan Ukraina, IAEA: PLTN Zaporizhzhia Rapuh

1 hari lalu

Diperebutkan Rusia dan Ukraina, IAEA: PLTN Zaporizhzhia Rapuh

Pengawas nuklir PBB khususnya menyoroti pasokan listrik yang memprihatinkan ke pabrik tersebut, di tengah klaim kontrol dari Rusia dan Ukraina.