Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pemerintah Sipil Myanmar Minta Diundang ke Jakarta

image-gnews
Pemimpin pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi tiba di gedung Parlemen di Stormont, Belfast, 24 Oktober 2013. Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi dan tokoh senior lainnya dari partai yang berkuasa telah ditahan dalam penggerebekan dini hari, kata juru bicara Liga Nasional untuk Demokrasi pada hari Senin, 1 Februari 2021. [REUTERS / Cathal McNaughton / File Foto]
Pemimpin pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi tiba di gedung Parlemen di Stormont, Belfast, 24 Oktober 2013. Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi dan tokoh senior lainnya dari partai yang berkuasa telah ditahan dalam penggerebekan dini hari, kata juru bicara Liga Nasional untuk Demokrasi pada hari Senin, 1 Februari 2021. [REUTERS / Cathal McNaughton / File Foto]
Iklan

TEMPO.CO, - Pemerintah bayangan Myanmar mendesak para pemimpin Asia Tenggara memberi tempat untuk mereka dalam KTT ASEAN di Jakarta pada 24 April mendatang. Mereka meminta negara lain tidak mengakui pemimpin junta militer, Min Aung Hlaing, yang berencana hadir. 

Wakil menteri luar negeri pemerintah persatuan nasional Myanmar (NUG), Moe Zaw Oo, mengatakan ASEAN belum menjangkau mereka dalam upaya penyelesaian krisis politik di sana. "Jika ASEAN ingin membantu menyelesaikan situasi Myanmar, mereka tidak akan mencapai apa pun tanpa berkonsultasi dan bernegosiasi dengan NUG, yang didukung oleh rakyat dan memiliki legitimasi penuh," katanya kepada layanan Burma Voice of America dikutip dari Aljazeera, Senin, 19 April 2021.

“Penting agar dewan militer ini tidak diakui. Ini perlu ditangani dengan hati-hati," ucap dia.

Pada Sabtu, juru bicara kementerian luar negeri Thailand Tanee Sangrat mengatakan beberapa pemimpin dari 10 negara ASEAN, termasuk Min Aung Hlaing, telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan menghadiri pertemuan 24 April di Jakarta. Bila Min Aung Hlaing benar datang, ini menjadi perjalanan resmi pertamanya ke luar negeri sejak kudeta yang menggulingkan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Myanmar telah mengalami pergolakan sejak kudeta 1 Februari. Pasukan keamanan telah menewaskan sedikitnya 730 pengunjuk rasa pro-demokrasi, menurut sebuah kelompok aktivis, dalam upaya untuk menghancurkan protes anti-kudeta nasional.

Baca juga: Panglima Min Aung Hlaing Bakal Hadiri KTT ASEAN di Jakarta

Sumber: ALJAZEERA

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tiga Orang Tewas, Rumah Dibakar dalam Kekerasan Terbaru di Manipur

1 hari lalu

Orang-orang mengikuti unjuk rasa massal di Imphal yang didominasi Meitei, di tengah konflik dengan suku Kuki di negara bagian Manipur, India, 29 Juli 2023. REUTERS/Stringer
Tiga Orang Tewas, Rumah Dibakar dalam Kekerasan Terbaru di Manipur

Manipur bergolak lagi, kali ini tiga orang dari komunitas Meitei ditembak mati dan rumah-rumah milik anggota komunitas Kuki dibakar.


Penjelasan Polri Soal Layanan SIM di Jakarta Down Hari Ini

2 hari lalu

Peserta mengikuti ujian teori Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot, Jakarta, Selasa 2 Juni 2020. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sebelumnya dihentikan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Penjelasan Polri Soal Layanan SIM di Jakarta Down Hari Ini

Korlantas Polri buka suara soal layanan SIM (surat izin mengemudi) di Jakarta yang mengalami masalah pada hari ini, Jumat, 4 Agustus 2023.


Diberi Grasi Junta Myanmar, Ini Profil Aung San Suu Kyi yang Sudah Berkonflik dengan Militer Sejak Dulu

3 hari lalu

Aung San Suu Kyi. REUTERS/Athit Perawongmetha
Diberi Grasi Junta Myanmar, Ini Profil Aung San Suu Kyi yang Sudah Berkonflik dengan Militer Sejak Dulu

Aung San Suu Kyi sudah lama berkonflik dengan militer Myanmar. Ia bahkan sudah pernah dijadikan tahanan rumah sebelumnya.


Sederet Fakta Junta Militer Myanmar Beri Grasi Aung San Suu Kyi, Bentuk Propaganda?

3 hari lalu

Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi menghadiri sebuah acara yang menandai peringatan 69 tahun Hari Martir di Mausoleum Para Martir yang didedikasikan untuk para pahlawan kemerdekaan yang gugur di Yangon 19 Juli 2016. REUTERS/Soe Zeya Tun/File
Sederet Fakta Junta Militer Myanmar Beri Grasi Aung San Suu Kyi, Bentuk Propaganda?

Putra Aung San Suu Kyi menyebut pemberian grasi Junta Myanmar ke ibunya adalah bentuk propaganda agar terlihat lebih baik.


Jakarta Investment Forum 2023, Sekda DKI: Proyeksi Sebagai Kota Bisnis Berskala Global

3 hari lalu

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Joko Agus Setyono memberikan keterangan pers usai membuka kegiatan Jakarta Investment Forum (JIF) di Hotel St. Regis, Jakarta Selatan, Kamis, 3 Agustus 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Jakarta Investment Forum 2023, Sekda DKI: Proyeksi Sebagai Kota Bisnis Berskala Global

Jakarta Investment Forum 2023 mengusung tema Global City And Beyond, sejalan dengan proyeksi Jakarta sebagai pusat ekonomi dan bisnis berskala global.


Putra Aung San Suu Kyi: Grasi Junta Myanmar Tak Berarti Apa-apa

3 hari lalu

Kim Aris, putra mantan pemimpin Myanmar yang ditahan Aung San Suu Kyi, berpose di kantor Reuters di London, Inggris, 2 Agustus 2023. REUTERS/Dylan Martinez
Putra Aung San Suu Kyi: Grasi Junta Myanmar Tak Berarti Apa-apa

Kim Aris, putra Aung San Suu Kyi, menyebut grasi yang diberikan oleh rezim militer kepada ibunya tidak berarti apa-apa.


Alasan Junta Militer Myanmar Tunda Pemilu, Begini Respons Indonesia dan AS

4 hari lalu

Urban Poor Consortium, LOCOA (Leaders And Organizers for Community Organizations on Asia) dan JRMK (Jaringan Rakyat Miskin Kota), menggelar aksi di depan Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta, Selasa 10 20 Juni 2023. Aksi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pengungsian sedunia ke-109, dan guna untuk mengingat 2,7 juta pengungsi Myanmar yang sampai saat ini masih berkeliaran di hutan, sungai, dan perbatasan. FOTO/Magang-Andre Lasarus Benny
Alasan Junta Militer Myanmar Tunda Pemilu, Begini Respons Indonesia dan AS

Junta Militer Myanmar menunda pemilu pada Agustus tahun ini dan memilih memperpanjang status darurat negara selama enam bulan. Apa alasannya?


Tak Lagi Sandang Status Ibu Kota Negara, Heru Budi Sebut Jakarta Jadi Kota Inisiator di MGMAC

4 hari lalu

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bersama para Gubernur Negara ASEAN meresmikan Taman ASEAN, Jakarta Selatan, Rabu, 2 Agustus 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Tak Lagi Sandang Status Ibu Kota Negara, Heru Budi Sebut Jakarta Jadi Kota Inisiator di MGMAC

Pada hari kedua pertemuan di Jakarta, para Gubernur dan Wali Kota Negara ASEAN kali ini menghasilkan naskah Deklarasi Bersama (Joint Declaration).


Sekda DKI Sebut Jakarta Masih Punya 3 Kekurangan, Apa Saja?

4 hari lalu

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (ketiga kanan), Plt Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (ketiga kiri), Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn (kedua kanan), Sekjen United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) Bernadia Tjandradewi (kiri), Gubernur Vientiane Laos Atsaphangthong Siphandone (kedua kiri), dan Gubernur Provinsi Quirino Filipina Dakila Carlo E. Cua (kanan) menabuh rebana saat membuka Pertemuan Gubernur dan Wali Kota se-ASEAN (MGMAC & AMF) 2023 di Jakarta, Selasa 1 Agustus 2023. MGMAC dan AMF yang dihadiri lebih dari 500 peserta meliputi gubernur dan wali kota negara ASEAN tersebut guna menyalurkan aspirasi pemerintah kota dan daerah untuk mendukung perwujudan misi komunitas ASEAN 2025. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Sekda DKI Sebut Jakarta Masih Punya 3 Kekurangan, Apa Saja?

Pemprov DKI akan membawa para Gubernur dan Wali Kota Negara ASEAN berkeliling Jakarta untuk melihat berbagai masalah perkotaan.


Jakarta Godok Regulasi untuk Jadi Kota Bisnis Berskala Global

5 hari lalu

Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan MRT Jakarta fase 2A CP201 di kawasan Glodok, Jakarta, Kamis 11 Mei 2023. DKI Jakarta nantinya akan menjadi kota bisnis sehingga pembangunan MRT Jakarta tetap dilanjutkan untuk menopang mobilitas masyarakat. TEMPO/Subekti.
Jakarta Godok Regulasi untuk Jadi Kota Bisnis Berskala Global

Sekda DKI mengatakan, Jakarta sudah memiliki pengembangan UMKM dan membangun transportasi massal sebagai best practice.