Ahli Minta Olimpiade Tokyo Ditunda Lagi

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengenakan masker saat berjalan di depan logo Olimpiade di area tepi pantai di Taman Laut Odaiba di Tokyo, Jepang, 27 Februari 2020. Olimpiade 2020 diklaim akan digelar paling lambat pada pertengahan 2021. REUTERS/Athit Perawongmetha/File Photo

    Warga mengenakan masker saat berjalan di depan logo Olimpiade di area tepi pantai di Taman Laut Odaiba di Tokyo, Jepang, 27 Februari 2020. Olimpiade 2020 diklaim akan digelar paling lambat pada pertengahan 2021. REUTERS/Athit Perawongmetha/File Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah ahli bidang kesehatan berpandangan ketidak-mampuan Jepang dalam menangani pandemi Covid-19 membuat rencana penyelenggaraan Olimpiade Tokyo sebaiknya dipertimbangkan lagi. Olimpiade Tokyo 2020 sudah ditunda selama setahun.

    Olimpiade Tokyo akan diselenggarakan kurang dari 100 hari lagi. Kendati Jepang sudah memperluas kebijakan darurat untuk menghentikan gelombang keempat wabah virus corona, Jepang telah menunjukkan kinerja yang buruk dalam menahan penularan virus corona.    

    Kembang api menghiasi langit di dekat cincin Olimpiade yang menyala dalam sebuah upacara memperingati enam bulan sebelum dimulainya Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, dalam foto yang diambil oleh Kyodo, Jumat (24/1/2020). (ANTARA/REUTERS/KYODO)

    Komentar para ahli kesehatan yang dipublikasi dalam British Medical Journal pada Rabu, 14 April 2021, menuliskan, kapasitas pengetesan wabah virus corona di Jepang masih terbatas dan imunisasi massal vaksin virus corona berjalan lambat.  

    “Rencana-rencana untuk menyelenggarakan Olimpiade dan Paralympic Games pada musim panas ini harus dipertimbangkan sebagai hal yang darurat,” kata Kazuki Shimizu penulis dari London School of Economics.

    Menurutnya, menyelenggarakan Olimpiade Tokyo 2020 hanya untuk tujuan politik dan domestik semata karena mengabaikan ilmu pengetahuan serta moral imperatif. Hal ini bertolak-belakang pula dengan komitmen Jepang pada kesehatan dunia dan keamanan manusia.

    Komentar itu menjadi genderang perang dikalangan tenaga medis professional karena ada pula yang berpandangan Olimpiade bisa dilakukan dengan aman pada musim panas ini.

    Sebuah survei pada bulan lalu yang melibatkan lebih dari seribu dokter di Jepang memperlihatkan ada 75 persen responden memilih lebih baik Olimpiade Tokyo ditunda. Hiroshi Nishiura profesor dari Universitas Kyoto yang juga penasehat pemerintah dalam tanggap pandemi Covid-19, mendesak otoritas agar menunda Olimpiade setahun lagi agar ada lebih banyak waktu bagi Jepang melakukan imunisasi vaksin virus corona.

      

    Baca juga: Panitia Tepis Kemungkinan Pembatalan Olimpiade Tokyo 

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H