Raul Castro Turun Tahta, Menyerahkan Partai Komunis Kuba ke Generasi Muda

Mantan Presiden Raul Castro, menyampaikan pidato saat Miguel Diaz-Canel sebagai Presiden baru Kuba di Majelis Nasional Kub, Havana, Kuba, 19 April 2018. (Ramon Espinosa/Pool via AP)

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah memimpin selama enam dekade bersama kakaknya, Fidel Castro, Raul Castro (89) akhirnya mengundurkan diri dari Partai Komunis Kuba. Hal tersebut sesuai janjinya di tahun 2018 lalu, ketika menyerahkan posisi presiden, di mana ia berkata akan menyerahkan kepengurusan Partai Komunis Kuba juga dalam tiga tahun.

Dikutip dari kantor berita Reuters, hal tersebut disampaikan Castro dalam Kongres Partai Komunis Kuba yang berlangsung per Jumat kemarin, 16 April 2021. Adapun Raul Castro menyerahkan kepengurusan pada kader Partai Komunis Kuba dari generasi muda.

"Kepengurusan dan kepemimpinan baru akan terdiri atas loyalis-loyalis partai dengan puluhan tahun pengalaman, penuh gairah, serta semangat anti-imperialis," ujar Castro.

Sebagai catatan, Castro sudah lama merencanakan pergantian kepengurusan Partai Komunis Kuba. Walaupun ia baru menyatakan bakal mundur pada 2018 lalu, saat menyerahkan posisi presiden ke Miguel Diaz-Canel, proses transisi sudah dimulai sejak tahun 2016.

Dalam kongres partai lima tahunan itu, Castro menyatakan sudah saatnya kepengurusan partai diperbarui. Menurutnya, Partai Komunis Kuba tidak bisa terus-terusan dipimpin generasi lama yang bertarung di Sierra Maestra pada 1959 untuk menggulingkan diktator sokongan Amerika.

Meski mundur, Castro memastikan loyalitas dan pengabdiannya terhadap Havana tidak akan luntur. Ia mengklaim akan selalu siap turun gunung jika tanah air, revolusi, dan sosialisme terancam.

"Saya percaya terhadap kekuatan dan semangat yang dimiliki oleh kompatriot saya," ujarnya menegaskan kembali kepercayaannya terhadap generasi baru Partai Komunis Kuba.

Generasi lama Kuba menyatakan bakal merindukan Castro. Namun, mereka mengakui bahwa sudah waktunya tongkat estafet diserahkan kepada generasi baru karena zaman sudah berubah. "Ini tahapan baru," ujar warga Kuba, Maria del Carmen Jiminez, 72 tahun.

Selama memimpin Kuba, Castro dikenal memperjuangkan reformasi sosial dan ekonomi di sana yang sayangnya tidak semudah harapan. Ia menginginkan Kuba yang lebih terbuka usai mendapatkan pucuk kepemimpinan dari kakaknya, FIdel Castro. Adapun ia pernah mengatakan bahwa Kuba siap untuk membangun hubungan baru dengan Amerika usai Joe Biden terpilih menggantikan Donald Trump.

Joe Biden sendiri pernah berkata bahwa Amerika akan menarik sejumlah sanksi yang dijatuhkan ke Kuba. Namun, administrasinya menyatakan hal itu bukan prioritas.

Baca juga: Mengenai Lada di Kuba, Mobil Sedan Warisan Era Uni Soviet

ISTMAN MP | REUTERS






Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

1 hari lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

Luhut Binsar Panjaitan meminta Indonesia harus kompak menghadapi ancaman resesi global 2023.


Badai Ian Mulai Menerjang, Kuba Dilanda Hujan dan Angin Kencang

2 hari lalu

Badai Ian Mulai Menerjang, Kuba Dilanda Hujan dan Angin Kencang

Angin kencang disertai hujan pertama menjelang Badai Ian mulai menerjang pantai selatan Kuba pada Senin malam


Badai Tropis Ian Siap Menghantam Kuba

2 hari lalu

Badai Tropis Ian Siap Menghantam Kuba

Badai Tropis Ian melaju kencang menuju Kuba wilayah barat. Walhasil, area pelabuhan seluruh bagian barat Kuba ditutup.


Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

5 hari lalu

Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

Berita Top 3 Dunia tentang jurnalis CNN tolak pakai hijab saat wawancarai Presiden Iran, demo tolak hijab, dan Biden-Truss sepakat bantu Ukraina


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

6 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

7 hari lalu

Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

Jumlah kasus baru AS tertinggi kedua setelah Jepang, tapi angka kematiannya tertinggi dI dunia. Berikut update pandemi Covid-19 di Amerika dan dunia.


Jokowi Tak Mau Ikut Joe Biden Nyatakan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

9 hari lalu

Jokowi Tak Mau Ikut Joe Biden Nyatakan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan bahwa pandemi Covid-19 di negaranya telah berakhir.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

9 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Taliban Bebaskan Tawanan asal AS, Ditukar dengan Tahanan Narkoba

9 hari lalu

Taliban Bebaskan Tawanan asal AS, Ditukar dengan Tahanan Narkoba

Joe Biden menukar insinyur Mark Frerichs dengan terpidana penyelundup narkoba Taliban Afghanistan yang ditahan oleh Amerika Serikat sejak 2005.