Jepang Ajak Jerman Latihan Militer Bersama

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto satelit mengungkap kapal selam Cina berlabuh di pangkalan militer bawah tanah di Pulau Hainan di Laut Cina Selatan.  [CNN]

    Foto satelit mengungkap kapal selam Cina berlabuh di pangkalan militer bawah tanah di Pulau Hainan di Laut Cina Selatan. [CNN]

    TEMPO.CO, Jakarta - Jepang pada Selasa, 13 April 2021, menyorongkan proposal untuk dilakukannya sebuah latihan militer bersama antara Angkatan Laut Negeri Sakura dengan Jerman. Latihan militer gabungan itu, bisa dilakukan ketika kapal tempur Jerman mengunjungi Benua Asia pada tahun ini.

    Latihan militer bersama itu, diharapkan Tokyo bisa mendorong hubungan bidang keamanan kedua negara, dalam menghadapi perluasan maritim Cina.

    Tentara Angkatan Darat Jerman menyeberangi sungai Neris dengan tank Leopard saat mengikuti latihan Iron Wolf 2017 di Stasenai, Lituania, 20 Juni 2017. REUTERS/Ints Kalnins 

    Gagasan latihan militer bersama itu diajukan dalam dialog pertama bidang keamanan antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan dari Jepang dan Jerman. Kedua negara sepakat untuk meninjau masalah keamanan ini lebih jauh.

    Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi dan Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas serta Menteri Pertahanan Jerman Annegret Kramp-Karrenbauer, secara online.

    Sebelumnya pada bulan lalu, sejumlah pejabat di Pemerintahan Jerman mengatakan kapal perang Jerman akan berlayar ke Asia pada Agustus 2021. Kalau jadi dilaksanakan, ini akan menjadi kapal perang pertama Jerman yang melintasi Laut Cina Selatan sejak 2002.

    Selama dialog keamanan dilangsungkan itu, empat menteri dari Jepang dan Jerman itu saling bertukar pandangan mengenai situasi di Laut Cina Selatan dan Laut Cina Timur. Kedua negara satu suara bahwa perlu adanya aturan internasional yang mengatur permasalahan ini.

    Cina mengklaim sebagian besar wilayah Laut Cina Selatan yang kaya akan sumber energi. Di wilayah perairan itu, Cina mendirikan pos-pos militer di atas pulau-pulau buatan di sana. Saat yang sama, Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam juga mengklaim memiliki ha katas wilayah laut itu.

    Cina juga mengklaim atas sekelompok pulau yang tak berpenghuni di Laut Cina Timur. Wilayah itu padahal berada di bawah Pemerintah Jepang. Sengketa wilayah ini telah berdampak pada hubungan bilateral kedua negara.

          

    Baca juga: Laut Cina Selatan Memanas, Filipina dan Amerika Serikat Latihan Militer Bersama

    Sumber: Reuters  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.