UEA Umumkan Rencana Investasi Pabrik Vaksin di Indonesia

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, - Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Al-Mazrouei mengatakan negaranya akan berinvestasi dalam pembangunan fasilitas produksi vaksin COVID-19 di Indonesia. Ia mengatakan telah terjadi lonjakan luar biasa dalam hubungan ekonomi antara UEA dan Indonesia, terutama selama sepuluh tahun terakhir.

    Mengenai peluang baru untuk investasi, dia mengatakan saat ini negaranya bergerak menuju sektor-sektor baru di Indonesia, seperti energi terbarukan, manufaktur strategis dan militer, produksi vaksin COVID-19, pertanian, ketahanan pangan, pendidikan digital, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

    “Ada juga kesepakatan dan kontak baru antara kedua negara, dan kami berharap proyek-proyek strategis dan vital di sektor-sektor ini segera membuahkan hasil,” kata Al-Mazrouei dikutip dari Arab News, Selasa, 13 April 2021.

    Menurut dia, UEA telah mengumumkan investasi senilai US$ 10 miliar dengan Otoritas Investasi Indonesia yang akan digunakan dalam proyek dan sektor strategis

    Al-Mazrouei menuturkan saat ini UEA memiliki sejumlah proyek menjanjikan yang akan memperkuat hubungan bilateral menjadi hubungan strategis yang komprehensif dan berkelanjutan.

    “Kami di UEA sangat ingin memastikan bahwa investasi kami berada di area yang berkontribusi dalam menyediakan infrastruktur dan layanan sehari-hari untuk membuat perbedaan bagi warga negara Indonesia dalam aktivitas sehari-harinya,” tuturnya.

    Semua pernyataan Al-Mazrouei itu ia sampaikan usai Presiden Indonesia Joko Widodo atau Jokowi mengabadikan Putra Mahkota Dubai dan Komandan Tertinggi Pasukan Darat UEA Mohammed bin Zayed sebagai nama jalan tol layang Jakarta-Cikampek.

    Baca juga: Nama Tol Layang Japek II Secara Resmi Jadi MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed

    Sumber: ARAB NEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.