Donald Trump Ingin Bawa Partai Republik Menangkan Pemilu

Presiden AS Donald Trump berbicara tentang hasil awal dari pemilihan presiden AS 2020 di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, AS, Rabu, 4 November 2020. Selain mengklaim menang, Trump menuduh ada penipuan dalam proses Pemilu AS saat ini. REUTERS/Carlos Barria

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji akan membantu politikus Partai Republik memenangkan pemilu perebutan kursi Kongres Amerika Serikat 2022. Namun saat yang sama, dia mengecam dua tokoh pimpinan Partai Republik, yakni Mitch McConnell dan Mike Pence.

McConnell adalah Ketua Partai Republik di Senat, sedangkan Pence adalah mantan Wakil Presiden Amerika Serikat yang mendampingi Trump dulu.

Dalam sebuah acara makan malam di Klub Mar-a-Lago milik Trump di Palm Beach, Florida, Trump memperjelas bahwa dia masih kesal karena tidak bisa mempertahankan posisinya sebagai Presiden Amerika Serikat. Trump dikalahkan oleh Joe Biden dari Partai Demokrat dalam pemilu 3 November 2020 lalu.

“Saya hadir di sini lebih dulu dari pada Anda. Dengan penuh rasa percaya diri bahwa pada 2022 kita akan merebut kembali DPR Amerika Serikat dan kita akan memperoleh kembali senat. Lalu pada 2024, seorang kandidat dari Partai Republik akan memenangkan Gedung Putih,” kata Trump.   

Trump sedang berupaya untuk memposisikan dirinya sebagai pengambil keputusan di Partai Republik. Itu terlihat saat dia mengatakan ingin berbicara soal masa depan Partai Republik dan menyusun kandidat-kandidat agar bisa memenangkan DPR.      

Sementara itu terkait kekesalan Trump pada McConnell dan Pence. McConnell pernah memantik kemarahan Trump ketika dia secara terang-terangan menyebut Biden telah memenangkan pemilu Presiden.

Sampai sekarang, keduanya masih berselisih faham. Trump pernah mengumpat pada McConnell saking kesalnya.

Sedangkan kepada Pence, sebelum meninggalkan Gedung Putih Trump marah kepada Pence karena tidak melakukan intervensi untuk menghentikan sertifikasi perhitungan suara pemilu presiden, padahal Pence sebagai Wakil Presiden ketika itu tidak memiliki otoritas untuk melakukannya. Baik McConnell maupun Pence sama – sama belum mau berkomentar mengenai kemarahan Trump tersebut.

     

Baca juga: Dua Polisi Gugat Donald Trump karena Menghasut Kekerasan di Capitol AS

Sumber: Reuters






Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

2 jam lalu

Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

Partai Demokrat menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya sekaligus Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.


Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

2 jam lalu

Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.


Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

3 jam lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono membeberkan dua intervensi oleh elemen negara yang pernah dialami Lukas Enembe.


Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

3 hari lalu

Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

Partai Brothers of Italy, yang dipimpin oleh pendukung pemimpin fasis Italia Mussolini, Giorgia Meloni, memimpin jajak pendapat


Partai Demokrat dan Partai NasDem Ungkap Alasan Belum Umumkan Koalisi

5 hari lalu

Partai Demokrat dan Partai NasDem Ungkap Alasan Belum Umumkan Koalisi

Partai Demokrat dan Partai NasDem menyatakan peluang koalisi mereka segera terbentuk cukup besar.


Ramai Gunting Pita, Staf Khusus Sri Mulyani: Dari APBN, KPBU, BUMN, dan Swasta

6 hari lalu

Ramai Gunting Pita, Staf Khusus Sri Mulyani: Dari APBN, KPBU, BUMN, dan Swasta

Yustinus Prastowo turut mengomentari ramainya pembicaraan ihwal gunting pita antara politikus Partai Demokrat dengan politikus PDI Perjuangan.


Jubir Demokrat Minta Hasto PDIP Berhenti Sebut Pemilu 2009 Curang

6 hari lalu

Jubir Demokrat Minta Hasto PDIP Berhenti Sebut Pemilu 2009 Curang

Kepala Badan Komunikasi Strategis Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut tidak ada kecurangan vertikal pada Pemilu 2009.


Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

7 hari lalu

Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

Donald Trump dan anak-anaknya digugat oleh Jaksa Agung atas tuduhan melakukan sejumlah tindakan penipuan.


Gerindra Ungkap Upaya Jegal Prabowo di Pilpres 2024

8 hari lalu

Gerindra Ungkap Upaya Jegal Prabowo di Pilpres 2024

Baliho ini, kata dia, membuat rating atau elektabilitas Prabowo menurun. Tersebar di daerah kantong-kantong pendukung Prabowo.


Relawan Anies Baswedan Bentuk Program Saksi Demokrasi dan Pendidikan Bernegara

9 hari lalu

Relawan Anies Baswedan Bentuk Program Saksi Demokrasi dan Pendidikan Bernegara

Menghadapi Pemilu 2024, Jati mengatakan relawan Anies Baswedan SKI bakal melakukan rekruitmen bagi masyarakat untuk menjadi Saksi Demokrasi.