Junta Militer Myanmar Vonis Mati 19 Orang karena Bunuh Rekan Kapten

Pemimpin kudeta militer Myanmar Jenderal Senior Min Aung Hlaing menyapa Wakil Menteri Pertahanan Rusia Kolonel Jenderal Alexander Vasilyevich Fomin dan anggota delegasi selama resepsi Hari Angkatan Bersenjata di Naypyitaw pada Sabtu, 27 Maret 2021.[Situs website Min Aung Hlaing]

TEMPO.CO, Jakarta - Sembilan belas orang telah dijatuhi hukuman mati oleh junta militer Myanmar karena membunuh seorang rekan kapten militer di distrik Yangon, stasiun televisi milik militer Myawaddy mengatakan pada hari Jumat.

Myawaddy TV juga melaporkan 17 orang dijatuhi hukuman in absentia, dikutip dari Reuters, 10 April 2021.

Itu adalah vonis pertama yang diumumkan di depan umum sejak kudeta militer 1 Februari. Televisi mengatakan pembunuhan itu terjadi di distrik Okkalapa Utara di kota terbesar Myanmar. Darurat militer telah diberlakukan di distrik tersebut, yang memungkinkan pengadilan militer mengumumkan hukuman.

Tangkapan layar dari siaran televisi pemerintah Myanmar mulai 3 Februari 2021 menunjukkan Jenderal Min Aung Hlaing berbicara selama pertemuan. [MRTV / Handout melalui REUTERS]

Dalam wawancara dengan CNN pada 4 April yang ditayangkan Jumat kemarin, militer Myanmar menolak bertanggungjawab atas pembunuhan warga sipil, termasuk anak-anak.

Juru bicara militer Myanmar, Brigadir Jenderal Zaw Min Tun, justru para demonstran yang seharusnya bertanggung jawab karena mereka melibatkan anak-anak dalam unjuk rasa.

Baca juga: Militer Myanmar Menolak Bertanggung Jawab Atas Pembunuhan Anak-anak

PBB mencatat puluhan anak meninggal selama kudeta Myanmar berlangsung. Total 46 anak dibunuh personel Militer myanmar ketika berita wawancara CNN dirilis. Anak-anak itu dibunuh di dalam rumah atau di luar rumah ketika mereka bermain.

Kelompok aktivis Assistance Association for Political Prisoners (AAPP) mengatakan 614 orang, termasuk 48 anak-anak Myanmar, telah dibunuh oleh pasukan keamanan junta militer sejak kudeta 1 Februari pada Kamis malam, dan Lebih dari 2.800 orang ditahan.

REUTERS | CNN






Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

3 hari lalu

Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

Total bantuan AS dalam menanggapi Krisis Pengungsi Rohingya telah mencapai hampir US$1,9 miliar (Rp 28 triliun) sejak Agustus 2017.


Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

3 hari lalu

Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

Akibat eksekusi junta militer terhadap aktivis pro-demokrasi, Jepang menghentikan pemberian latihan militer untuk Myanmar.


Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

3 hari lalu

Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melihat penyelesaian krisis Rohingya ini dipersulit oleh situasi di Myanmar.


Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

4 hari lalu

Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

Para menteri luar negeri ASEAN bertemu di sela-sela Sidang Umum ke-77 PBB di New York untuk membahas persiapan KTT November 2022


Helikopter Militer Myanmar Menembak Sekolah, 7 Anak Tewas Belasan Terluka

7 hari lalu

Helikopter Militer Myanmar Menembak Sekolah, 7 Anak Tewas Belasan Terluka

Helikopter militer Myanmar dilaporkan menembaki sebuah sekolah, akibatnya sedikitnya 7 anak tewas dan belasan lainnya terluka


Retno Marsudi dan Antonio Guterres Bahas Myanmar

8 hari lalu

Retno Marsudi dan Antonio Guterres Bahas Myanmar

Retno Marsudi membahas soal krisis di Myanmar dalam pertemuan dengan Antonio Guterres di New York.


Pemakaman Ratu Elizabeth II: Berikut Daftar Undangan, Siapa yang Tidak Diundang?

10 hari lalu

Pemakaman Ratu Elizabeth II: Berikut Daftar Undangan, Siapa yang Tidak Diundang?

Pemakaman Ratu Elizabeth II pada 19 September nanti akan dihadiri 2.200 orang. Berikut daftar undangan, tapi siapa yang tak diundang?


Membunuh Teman Hamil Tua dan Ambil Janinnya, Wanita AS Ini Terancam Hukuman Mati

11 hari lalu

Membunuh Teman Hamil Tua dan Ambil Janinnya, Wanita AS Ini Terancam Hukuman Mati

Seorang wanita diadili di Texas, AS pada minggu ini karena diduga membunuh seorang rekannya yang hamil. dan mengambil janin dari perut korban


Dor, Presiden Amerika Serikat ke-25 William McKinley Tewas Ditembak 121 Tahun Lalu

12 hari lalu

Dor, Presiden Amerika Serikat ke-25 William McKinley Tewas Ditembak 121 Tahun Lalu

Presiden Amerika Serikat ke-25, William Mckinley dibunuh 121 tahun lalu ditembak Czolgosz yang merasa pemerintahannya penuh korup.


PBB: Facebook Serahkan Jutaan Data Dugaan Kejahatan Perang Myanmar

13 hari lalu

PBB: Facebook Serahkan Jutaan Data Dugaan Kejahatan Perang Myanmar

Facebook telah menyerahkan jutaan item yang dapat mendukung tuduhan kejahatan perang dan genosida yang terjadi di Myanmar pada tahun 2017 terhadap Rohingya