Kisah Pangeran Philip: Menghabiskan Masa Kecil di Pengasingan

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip saat berpose bersama untuk foto resmi kerajaan yang menandakan 73 tahun pernikahan mereka. Instagram.com/@theroyalfamily Fotografer Chris Jackson

    Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip saat berpose bersama untuk foto resmi kerajaan yang menandakan 73 tahun pernikahan mereka. Instagram.com/@theroyalfamily Fotografer Chris Jackson

    TEMPO.CO, - Pangeran Philip dari Inggris meninggal dunia di usia 99 tahun, pada Jumat kemarin. Meski berasal dari keluarga kerajaan, suami dari Ratu Elizabeth itu harus menghabiskan masa kecilnya di masa pengasingan dan penuh dengan kehilangan.

    Mengutip dari Reuters, Sabtu, 10 April 2021, Pangeran Philip lahir di sebuah vila neoklasik abad ke-19 di pulau Corfu, Ionia, Yunani, yang pada saat itu menjadi milik keluarganya. Ia terlahir sebagai Philippos Schleswig-Holstein Sonderburg-Glucksburg, anak kelima dan satu-satunya putra Pangeran Andrew dari Yunani dan Putri Alice dari Battenberg.

    Hal ini membuat pria kelahiran 10 Juni 1921 itu menjadi pangeran Yunani dan Denmark.

    Namun setelah kudeta militer dan perang Yunani-Turki 1919-1922, Pangeran Andrew dituduh melakukan pengkhianatan dan dibuang. Ia membawa keluarganya dan Philip yang masih bayi ke pengasingan.

    Ketika Philip berusia 8 tahun, ia berpisah dengan ibunya yang harus dimasukkan ke pusat psikiatri yang aman setelah menderita gangguan saraf.

    Di tahun-tahun berikutnya, ia tetap jarang bertemu dengan kedua orang tuanya terlebih setelah ayahnya pergi dengan wanita idaman lain.

    Philip lalu dirawat oleh kerabat ibunya di Inggris dan mengadopsinya serta memberi nama belakang mereka, Mountbatten - bentuk anglicised dari nama keluarga Battenberg.

    Selama hidupnya, Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth memiliki empat anak, delapan cucu, dan 10 cicit. Adapun Pangeran Charles dan Camilla Shand berada di urutan berikutnya yang akan menggantikan Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip sebagai pemimpin Kerajaan Inggris. 

    Pada bulan Februari lalu, Pangeran Philip sempat dilarikan ke rumah sakit karena penyakit jantung yang ia derita. Pada bulan Maret, ia menyelesaikan perawatannya di sana dan kemudian pulang untuk melanjutkan perawatannya di Kastil Windsor.

    Baca juga: Pangeran Philip Wafat, Ini Protokol Pemakaman Keluarga Kerajaan Inggris

    Sumber: REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.