Kisah Toko Sembako Usia 100 Tahun di Moskow Tutup

Pengunjung berbelanja di Yeliseyevsky Store, Moskow, Rusia, 2 April 2021. Toko bersejarah ini terpaksa ditutup akibat karena masalah hukum dan penurunan pariwisata yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. REUTERS/Maxim Shemetov

TEMPO.CO, Jakarta - Yeliseyevsky Store sebuah toko sembako yang bersejarah dan sudah berusia lebih dari 100 tahun di Ibu Kota Moskow, Rusia, gulung tikar. Penyebabnya terlilit permasalahan hukum dan anjloknya pendapatan karena kunjungan turis ke sana menurun gara-gara pandemi Covid-19.

Yeliseyevsky Store buka pada abad ke-20. Toko sembako ini terkenal karena gedungnya yang mewah, memiliki interior neo-baroque dan menjual berbagai pilihan makanan. Di sana, juga dijual beragam cindera mata.

Akan tetapi dalam beberapa hari terakhir, rak-rak yang biasa terisi dengan buah-buah segar sekarang sudah kosong, aktivitas warga yang dulu ramai sekali di sana, sekarang sudah tidak ada lagi. Ornamen serba Rusia, sudah diturunkan. Toko berusia satu abad itu akan tutup per-11 April 2021.

“Yeliseyevsky Store bukan sekadar toko untuk meletakkan dan meninggalkan makanan. Namun Yeliseyevsky Store adalah sebuah simbol kota. Saya suka datang hanya untuk mengagumi interiornya. Sayang sekali sekarang sudah tidak ada,” kata  Muscovite Yelena Bakhtina, warga yang juga memiliki toko di Yeliseyevsky Store.

Pengunjung berbelanja di Yeliseyevsky Store yang berusia lebih dari 100 tahun dan akan ditutup, di Moskow, Rusia, 2 April 2021. REUTERS/Maxim Shemetov

Baca juga: Virus Corona, Semua Toko di Ontario Kanada Diminta Tutup

Yeliseyevsky Store berlokasi di jalan Tverskaya, Moskow, Rusia. Toko itu dulu banyak menarik wisatawan, namun jumlah kunjungan turis menyusut banyak gara-gara pandemi Covid-19.

Selama era Uni Soviet, Yeliseyevsky Store dikenal sebagai gastronomi nomor 1 dan menjual banyak barang-barang, meskipun area lain dalam kondisi kekurangan pasokan.

Pengunjung memotret interior Yeliseyevsky Store yang berusia lebih dari 100 tahun dan akan ditutup, di Moskow, Rusia, 2 April 2021. REUTERS/Maxim Shemetov

Alexander Kanshin, anggota Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Rusia mengatakan ada sejumlah permasalahan yang menyebabkan Yeliseyevsky Store harus tutup. Diantaranya permasalahan hukum dan perubahan perilaku konsumen, yang lebih suka belanja ke tempat yang lebih luas di area tempat tinggal mereka.      

Tidak dijelaskan masalah hukum seperti apa yang membelit Yeliseyevsky Store. Otoritas Kota Moskow hanya meyakinkan, penghuni Yeliseyevsky Store berikutnya memiliki kewajiban untuk menjaga interior gedung itu yang bersejarah dan mewah sebagai bagian dari monumen arsitektur.

       

Sumber: Reuters






Jokowi Buka Kongres Kelima Peradilan Konstitusi Dunia di Bali

3 jam lalu

Jokowi Buka Kongres Kelima Peradilan Konstitusi Dunia di Bali

Jokowi berharap Kongres Kelima Peradilan Konstitusi Dunia dapat menjadi forum untuk bertukar pikiran dan bertukar pengalaman.


Ini Alasan Jurnalis Rusia Pengkritik Putin Kabur dari Tahanan Rumah

3 jam lalu

Ini Alasan Jurnalis Rusia Pengkritik Putin Kabur dari Tahanan Rumah

Jurnalis Marina Ovsyannikova membenarkan bahwa dia telah kabur dari tahanan rumah karena pemerintah Rusia juga melanggar undang-undang


Kazakhstan Tolak Permintaan Rusia Usir Duta Besar Ukraina

4 jam lalu

Kazakhstan Tolak Permintaan Rusia Usir Duta Besar Ukraina

Kazakhstan menolak permintaan Rusia untuk mengusir duta besar Ukraina lantaran mengecam Moskow dengan nada yang dinilai tidak pantas


Risiko Perang Nuklir, Menlu Inggris: Putin Terkenal Tukang Ancam

5 jam lalu

Risiko Perang Nuklir, Menlu Inggris: Putin Terkenal Tukang Ancam

Menlu Inggris James Cleverly menuding Presiden Rusia Vladimir Putin suka mengancam perang nuklir


Tiga Putra Remaja Ramzan Kadyrov Segera Gabung Wamil Rusia

6 jam lalu

Tiga Putra Remaja Ramzan Kadyrov Segera Gabung Wamil Rusia

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov menyatakan tiga putranya yang masih remaja akan mengikuti wajib militer Rusia untuk perang Ukraina.


AS Komentari Persiapan Senjata Nuklir 'Kiamat Poseidon' Rusia

7 jam lalu

AS Komentari Persiapan Senjata Nuklir 'Kiamat Poseidon' Rusia

Amerika Serikat menanggapi persiapan penggunaan senjata nuklir Rusia seperti dilaporkan sejumlah media Eropa baru-baru ini.


Mengenal Super-Torpedo Poseidon, Perangkat Nuklir 'Senjata Kiamat' Rusia

8 jam lalu

Mengenal Super-Torpedo Poseidon, Perangkat Nuklir 'Senjata Kiamat' Rusia

Rusia dilaporkan akan menguji coba senjata nuklir super-torpedo Poseidon, yang sering disebut sebagai 'senjata Kiamat', untuk pertama kalinya, dalam perang Ukraina.


Zelensky: Militer Ukraina Membuat Kemajuan Besar di Selatan dan Timur

10 jam lalu

Zelensky: Militer Ukraina Membuat Kemajuan Besar di Selatan dan Timur

Presiden Volodymyr Zelensky menyatakan militer Ukraina telah membuat kemajuan besar dan cepat melawan pasukan Rusia di selatan dan timur Ukraina.


Rusia Puji Elon Musk atas Saran Kontroversial soal Perdamaian dengan Ukraina

11 jam lalu

Rusia Puji Elon Musk atas Saran Kontroversial soal Perdamaian dengan Ukraina

Elon Musk mengajukan saran yang dinilai kontroversial terkait perdamaian antara Rusia Ukraina.


TikTok Kena Denda Rusia karena Dianggap Sebarkan Propaganda LGBT

11 jam lalu

TikTok Kena Denda Rusia karena Dianggap Sebarkan Propaganda LGBT

Denda tersebut menandai langkah terbaru perselisihan Rusia dengan sejumlah perusahaan teknologi raksasa, terbaru dengan TikTok.