Virus Corona, Semua Toko di Ontario Kanada Diminta Tutup

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan mengenakan masker saat tiba dengan penerbangan langsung dari China, setelah Badan Kesehatan Masyarakat Kanada menambahkan pertanyaan pemutaran untuk pengunjung dan mulai menampilkan pesan di beberapa bandara yang mendesak para pelancong untuk melaporkan gejala mirip flu dalam upaya mencegah penyebaran virus corona, di Vancouver, Bandara Internasional di Richmond, British Columbia, Kanada 24 Januari 2020. REUTERS/Jennifer Gauthier

    Wisatawan mengenakan masker saat tiba dengan penerbangan langsung dari China, setelah Badan Kesehatan Masyarakat Kanada menambahkan pertanyaan pemutaran untuk pengunjung dan mulai menampilkan pesan di beberapa bandara yang mendesak para pelancong untuk melaporkan gejala mirip flu dalam upaya mencegah penyebaran virus corona, di Vancouver, Bandara Internasional di Richmond, British Columbia, Kanada 24 Januari 2020. REUTERS/Jennifer Gauthier

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah daerah Ontario pada Kamis, 8 April 2021, memulai kebijakan bekerja dari rumah dan toko-toko yang menjual non-sembako, dilarang beroperasi. Aturan tersebut diberlakukan demi menekan penyebaran wabah virus corona.

    “Situasi yang terjadi sudah sungguh serius. Kita perlu tiarap saat ini. Apa yang kita lakukan ini akan menjadi pembeda bagi hidup dan mati ribuan orang,” kata Perdana Menteri wilayah Ontario, Kanada, Doug Ford.  

    Ontario adalah Provinsi paling padat penduduknya di Kanada. Warga di sana diminta untuk tidak keluar rumah, kecuali untuk hal mendesak contohnya olahraga, imunisasi vaksin virus corona atau membeli sembako.

    Baca juga: Varian Baru Picu Lonjakan Kasus Covid-19 di Kanada

    Orang-orang berbelanja di toko kelontong di tengah ketakutan Virus Corona yang terus menyebar, di Toronto, Ontario, Kanada 13 Maret 2020. REUTERS/Carlos Osorio

    Sebelumnya pada akhir pekan lalu, Ontario melarang makan di restoran, baik di dalam maupun di area teras restoran. Kebijakan itu disebut panel penasehat pemerintah sebagai hal yang perlu dilakukan demi menghindari meroketnya kasus infeksi virus corona.

    Pada Kamis, 8 April 2021, semua retail akan tutup selama empat pekan ke depan. Toko-toko dengan kapasitas ruangan besar, boleh tetap buka, namun kapasitas pengunjungnya dibatasi dan ini pun hanya berlaku untuk toko-toko sembako, toko obat dan penjual kebutuhan berkebun.

    Kelompok – kelompok industri mengkritik Ford karena mengizinkan toko-toko dengan ruangan besar tetap buka selama lockdown, sementara pengusaha kecil harus tutup. Mereka ingin tetap diizinkan buka namun yang datang ke toko memang hanya untuk mereka yang sudah membuat janji, contohnya toko yang menjual suplai kebutuhan medis, toko servis, toko kacamata dan bengkel.  

    Pada Selasa, 6 April 2021, Kanada melaporkan ada 6.520 kasus infeksi virus corona. Perdana Menteri Kanada Justine Trudeau memperingatkan gelombang ketiga wabah virus corona mungkin bisa sangat serius, di mana anak-anak muda bisa dirawat di rumah sakit karena Covid-19 dan ventilator semakin dibutuhkan oleh mereka yang tertular varian baru Covid-19.

    Beberapa rumah sakit di Ontario sudah menambah kapasitas. Data memperlihatkan pasien-pasien ICU, yang dirawat di sana lebih banyak dibanding awal-awal pandemi Covid-19 terjadi.

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.