Joe Biden Tepati Janji Kampanyenya Soal Palestina

Ekspresi Joe Biden saat menyampaikan sambutan di hadapan pendukungnya usai menyaksikan hasil Pemilu AS yang diumumkan media, di Wilmington, Delaware, AS, 7 November 2020. Berdasarkan perhitungan CNN, Biden mampu menang dari lawannya, Donald Trump, berkat 20 suara elektoral dari Pennsylvania. Andrew Harnik/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, - Presiden Amerika Serikat Joe Biden memenuhi janji kampanyenya terkait Palestina. Pemerintahannya mengumumkan akan menghidupkan kembali dana bantuan untuk badan PBB yang mengurusi Palestina dan lainnya dengan total uang mencapai US$ 235 juta atau Rp 3,4 triliun. Dana bantuan ini sempat dihentikan oleh pendahulunya, Presiden Donald Trump.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan langkah ini sebagai bagian dari upaya untuk memperbaiki hubungan Amerika dengan Palestina yang hampir runtuh selama masa jabatan Trump. Ini merupakan langkah paling signifikan Biden sejak menjabat pada 20 Januari untuk menepati janjinya.

"Amerika Serikat dengan senang hati mengumumkan bahwa, bekerja sama dengan Kongres, kami berencana untuk memulai kembali bantuan ekonomi, pembangunan, dan kemanusiaan AS untuk rakyat Palestina," kata Blinken dikutip dari Arab News, Kamis, 8 April 2021.

Blinken menjelaskan bantuan ini terdiri dari US$ 75 juta (Rp 1,09 triliun) untuk bantuan ekonomi dan pembangunan di Tepi Barat dan Gaza, US$ 10 juta (Rp 145 miliar) untuk program pembangunan perdamaian lewat Badan Pembangunan Internasional AS (USAid), dan US$ 150 juta (Rp 2,1 triliun) dalam bantuan kemanusiaan untuk Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (Unrwa).

Reaksi seorang perempuan Palestina di depan seorang anggota polisi perbatasan Israel ketika pasukan Israel menghancurkan rumah dan gudangnya, dekat Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel, Ahad, 18 Oktober 2020. REUTERS/Mussa Qawasma

Perserikatan Bangsa-Bangsa menyambut baik kembalinya bantuan dana dari AS untuk UNRWA. “Ada sejumlah negara yang telah sangat berkurang untuk menghentikan kontribusi ke UNRWA. Kami berharap keputusan Amerika akan mengarahkan orang lain untuk bergabung kembali sebagai donor UNRWA,” ucap juru bicara PBB Stephane Dujarric.

Ahmed Abu Huly, anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), mengatakan dia akan mengadakan pertemuan Zoom dengan pejabat Departemen Luar Negeri AS, Richard Albright, untuk menyatakan penghargaan atas bantuan ini sambil berharap itu akan terus terjadi.

Di balik bantuan ini, para pembantu Biden mengisyaratkan mereka ingin mendorong kembali negoisasi perdamaian antara Israel dan Palestina. Namun Amerika Serikat bergerak hati-hati sambil menunggu hasil pemilu Israel dan pemilu Palestina yang akan datang.

Baca Juga: Joe Biden Janjikan Bantuan ke Palestina Jika Menang Pilpres AS

Sumber: ARAB NEWS






Kualifikasi Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Menang di Laga Uji Coba

4 menit lalu

Kualifikasi Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Menang di Laga Uji Coba

Skuad asuhan Bima Sakti menjalani laga uji coba menjelang Kualifikasi Piala Asia U-17. Timnas U-17 menang dari tim PPLP Kemenpora.


Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

21 jam lalu

Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

Pasukan Israel membunuh empat pria bersenjata Palestina di sebuah kota yang menjadi titik fokus kampanye penggerebekan di Tepi Barat.


Kualifikasi Piala Asia U-17, Bima Sakti Coret 4 Pemain Timnas U-16

1 hari lalu

Kualifikasi Piala Asia U-17, Bima Sakti Coret 4 Pemain Timnas U-16

Timnas U-16 akan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Indonesia satu grup bersama Malaysia, Palestina, Uni Emirat Arab, dan Guam.


PBNU Sebut Perlu Komunikasi dengan Israel untuk Membantu Palestina

3 hari lalu

PBNU Sebut Perlu Komunikasi dengan Israel untuk Membantu Palestina

Ketua umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyebut pembicaraan dengan Israel perlu dilakukan untuk mempertanyakan nasib Palestina.


Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

3 hari lalu

Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

Beton yang semakin kuat memaksa bom-bom bunker buster semakin dahsyat. Saat ini beton yang menang?


Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

3 hari lalu

Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

Presiden Volodymyr Zelensky kesal karena Israel enggan memberikan sistem anti-rudal untuk membantu Ukraina melawan serangan Rusia


Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

4 hari lalu

Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

Indonesia dilaporkan mengirim delegasi ke Israel untuk menggelar pertemuan rahasia. Kemenlu RI membantah.


PM Israel Sebut Solusi 2 Negara, Presiden Palestina: Positif tapi Perlu Bukti

4 hari lalu

PM Israel Sebut Solusi 2 Negara, Presiden Palestina: Positif tapi Perlu Bukti

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan seruan Perdana Menteri Israel Yair Lapid tentang solusi dua negara adalah "perkembangan positif"


Pelabuhan Ukraina Berhasil Ekspor 4,7 Juta Ton Gandum

4 hari lalu

Pelabuhan Ukraina Berhasil Ekspor 4,7 Juta Ton Gandum

Sebanyak 211 kapal dengan 4,7 juta ton produk pertanian telah meninggalkan Ukraina di bawah kesepakatan yang di tengahi oleh PBB dan Turki.


Malaysia Tegaskan Dukung Palestina sebagai Negara Merdeka

5 hari lalu

Malaysia Tegaskan Dukung Palestina sebagai Negara Merdeka

Perdana Menteri Ismail Sabri menegaskan komitmen Malaysia mendukung Palestina sebagai negara merdeka