Italia dan Inggris Tetapkan Batasan Usia untuk Vaksin AstraZeneca

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah jarum suntik berisikan vaksin Covid-19 AstraZeneca yang akan diuji coba pada manusia di Wits RHI Shandukani Research Centre, Johannesburg, Afrika Selatan, 27 Agustus 2020. Vaksin AstraZeneca dikembangkan oleh para peneliti Universitas Oxford. REUTERS/Siphiwe Sibeko

    Sebuah jarum suntik berisikan vaksin Covid-19 AstraZeneca yang akan diuji coba pada manusia di Wits RHI Shandukani Research Centre, Johannesburg, Afrika Selatan, 27 Agustus 2020. Vaksin AstraZeneca dikembangkan oleh para peneliti Universitas Oxford. REUTERS/Siphiwe Sibeko

    TEMPO.CO, Jakarta - Italia merekomendasikan penggunaan vaksin virus corona AstraZeneca hanya untuk lansia yang sudah berusia di atas 60 tahun. Sedangkan Inggris memutuskan mereka yang berusia di bawah 30 tahun sebaiknya mencari alternatif vaksin lain (selain AstraZeneca).

    Pertimbangan itu dikeluarkan atas kekhawatiran vaksin AstraZeneca memiliki keterkaitan dengan kasus langka, yakni pembekuan darah.

    Baca juga: Sejumlah Negara Eropa Mau Campur Vaksin AstraZeneca dengan Vaksin Merek Lain

    Pabrik Pengemasan Obat AstraZeneca, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. TEMPO/Seto Wardhana

    Lebih dari 10 negara di dunia telah menghentikan sementara penggunaan vaksin virus corona AstraZeneca. Namun sebagian besar sudah mengakhiri penghentian sementara itu dengan standar umum yang ditetapkan seperti yang diberlakukan oleh Prancis, Belanda dan Jerman.

    Menteri-menteri kesehatan anggota Uni Eropa gagal satu suara soal vaksin virus corona AstraZeneca, padahal ada seruan agar antar negara melakukan koordinasi untuk menghapus keraguan masyarakat terhadap vaksin tersebut. Keraguan itu, dampaknya bisa ke program-program imuniasi massal vaksin virus corona.

    Otoritas Kesehatan Italia merekomendasikan bahwa vaksin virus corona bisa digunakan oleh lansia dengan usia di atas 60 tahun, namun mereka yang sudah terlanjur mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin AstraZeneca, bisa mendapatkan suntikan dosis kedua dari jenis vaksin yang sama.

    Sumber di Inggris mengatakan London sudah disarankan agar mereka yang berusia di bawah 30 tahun sebaiknya menggunakan jenis vaksin lain, selain AstraZeneca. Langkah ini bagian dari kehati-hatian, bukan karena ada masalah serius.

    Regulator di Eropa menegaskan kembali mereka telah menemukan kemungkinan keterkaitan antara vaksin virus corona AstraZeneca dengan kasus-kasus pembekuan darah. Namun menegaskan penting untuk melindungi masyarakat dari virus Covid-19 yang mematikan.

    Angka infeksi virus corona mengalami kenaikan, yang disebabkan varian baru Covid-19. Kondisi ini telah menyebabkan rumah sakit-rumah sakit di banyak negara anggota Uni Eropa, penuh. Prancis dan beberapa negara lainnya akhirnya memberlakukan lockdown.

    Sumber: Reuters 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.