Selama Ramadan Kapasitas Masjidil Haram Maksimal 150 Ribu Orang

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah umat muslim mengitari kabah saat menjalani umrah tahap pertama di tengah pandemi Covid-19 di Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi, 3 Oktober 2020. Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan izin umrah bagi 108.041 jamaah yang mendaftar melalui aplikasi Eatmarna pada 27 September hingga 1 Oktober. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

    Sejumlah umat muslim mengitari kabah saat menjalani umrah tahap pertama di tengah pandemi Covid-19 di Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi, 3 Oktober 2020. Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan izin umrah bagi 108.041 jamaah yang mendaftar melalui aplikasi Eatmarna pada 27 September hingga 1 Oktober. Saudi Press Agency/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, - Kantor Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci mengatakan mereka hanya mengizinkan 150 ribu jemaah untuk melakukan umrah atau salat di Masjidil Haram setiap harinya selama Ramadan. Hal ini sebagai bagian dari rencana mereka untuk meningkatkan kapasitas operasional.

    "100 ribu jemaah akan diizinkan untuk salat di Masjidil Haram dan 50 ribu jemaah akan diizinkan untuk melakukan umrah," bunyi keterangan resmi dikutip dari Arab News, Kamis, 8 April 2021.

    Abdulrahman Al-Sudais, Presiden Dua Masjid Suci, mengatakan, vaksiansi COVID-19 merupakan syarat untuk memasuki Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah.

    Adapun Menteri Urusan Islam Arab Saudi Abdullatif Al-Asheikh telah mengeluarkan arahan dan tindakan pencegahan untuk mencegah penyebaran virus corona selama Ramadan pada Selasa kemarin. Dalam arahan ini, sahur dan itikaf di dalam masjid selama Ramadan akan ditangguhkan, sementara jumlah lokasi salat Idul Fitri akan ditambah.

    Al-Asheikh mengatakan, hal-hal terkait penyelenggaraan salat tarawih dan ibadah malam di masjid akan diumumkan kemudian.

    Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dr. Abdel Fattah Mashat, mengatakan orang yang ingin melakukan umrah selama Ramadan harus mengajukan aplikasi izin melalui aplikasi Tawakkalna, bukan aplikasi Eatmarna. Akan ada pembaruan dalam beberapa hari mendatang yang berkaitan dengan pemberian izin.

    Izin akan dibagikan setiap pekan selama Ramadan untuk para peziarah dan orang-orang yang ingin salat di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi.

    Baca juga: Simak SOP di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Selama Ramadan

    Sumber: ARAB NEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.