Wamenlu Mahendra Siregar Ajak Negara D-8 Tingkatkan Kerja Sama di Tengah Pandemi

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Mahendra Siregar, saat menghadiri KTT OKI di Jeddah, Arab Saudi, 3 Februari 2020.[Kemenlu RI]

TEMPO.CO, - Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar menyerukan peningkatan kerja sama di antara delapan negara berkembang dengan mayoritas penduduk Islam atau D-8. Alasannya, kata dia, ketimpangan antara negara-negara maju dan negara berkembang kia lebar.

"COVID-19 bahkan memperdalam gap dan ketimpangan yang ada ini," katanya saat menghadiri KTT D-8 Bangladesh secara virtual, Rabu, 7 April 2021.

Ia menjelaskan D-8 didirikan pada 24 tahun lalu dengan tujuan untuk meningkatkan posisi negara berkembang dalam perekonomian dunia dan menyejahterakan rakyatnya. Dengan ketimpangan yang masih ada, Mahendra mengajak agar menjadikan pandemi sebagai momentum memperbaiki kerja sama di antara negara anggota D-8.

"D-8 harus menjadi platform untuk mengelola dengan lebih baik dan pada akhirnya mengoordinasikan kerja sama yang lebih baik untuk mengalahkan virus ini. D-8 harus menjadi gaya positif dan menjadi bagian dari solusi menangani pandemi," katanya.

Dalam sambutannya, Mahendra menggarisbawahi dua isu penting. Pertama, D-8 harus mendukung dan memastikan akses yang adil terhadap vaksin COVID-19. "Dalam hal ini, kita perlu mendukung platform COVAX sebagai satu-satunya platform untuk memastikan akses yang setara dan harga vaksin yang terjangkau untuk semua," ujar dia.

Kedua, D-8 perlu mendorong pemulihan ekonomi dengan fokus pada keunggulan negara-negara anggotanya. "Sebagai platform negara-negara terkemuka di dunia Muslim, kita memiliki Keunggulan komparatif pada industri halal dan keuangan Islam," tutur Mahendra Siregar.

Baca juga: 16 Anggota Jamaah Tabligh Indonesia Dipulangkan dari India






Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

6 jam lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

17 jam lalu

Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

Pemerintah Prancis mengumumkan akan menutup masjid karena menganggap imamnya radikal,


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

22 jam lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

1 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

1 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

1 hari lalu

India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

Pemerintah India membekukan kelompok Islam Popular Front of India (PFI) dan afiliasinya karena dinilai terlibat "terorisme"


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

2 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Profil Yusuf Al Qaradawi, Ulama Kontemporer Asal Mesir yang Meninggal di Usia 96 Tahun

2 hari lalu

Profil Yusuf Al Qaradawi, Ulama Kontemporer Asal Mesir yang Meninggal di Usia 96 Tahun

Yusuf Al Qaradawi meninggal dunia pada Senin, 26 September 2022. Ia dikenal sebagai sosok ulama kontemporer yang ahli dalam bidang hukum Islam.


Inilah Alasan Yusuf Al Qaradawi Kerap Dipenjarakan Rezim Penguasa Mesir

2 hari lalu

Inilah Alasan Yusuf Al Qaradawi Kerap Dipenjarakan Rezim Penguasa Mesir

Yusuf Al Qaradawi dikenal sebagai sosok ulama kontemporer yang berani dan kritis. Aktif terlibat dalam gerakan Ikhwanul Muslimin memuat dirinya kerap dipenjara.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

2 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.