Penembakan Kucing Liar di Abu Dhabi Kian Marak

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja bermain dengan kucing di penampungan kucing Ernesto di Idlib, Suriah, 28 Maret 2021. REUTERS/Khalil Ashawi

    Pekerja bermain dengan kucing di penampungan kucing Ernesto di Idlib, Suriah, 28 Maret 2021. REUTERS/Khalil Ashawi

    TEMPO.CO, - Kucing-kucing liar di Abu Dhabi belakangan ini kerap menjadi korban penembakan orang yang tak bertanggung jawab. Dokter hewan pun meminta polisi menyelidiki kasus ini dan menangkap para pelakunya.

    "Seekor kucing di Abu Dhabi telah terbunuh setelah ditembak dengan senapan angin, sementara yang lain tampaknya menjadi sasaran dalam serentetan serangan terhadap hewan-hewan tersebut," kata seorang dokter hewan dikutip dari The National News, Rabu, 7 April 2021.

    David Ashwin, seorang tim penyelamat, mengatakan ia menemukan mayat di semak-semak di Corniche dua pekan lalu. Awalnya tidak tampak ada luka yang jelas, tetapi pemeriksaan lebih dekat menunjukkan luka kecil di bahu kucing.

    Penyelamat David Ashwin memutuskan untuk membawa kucing putih itu ke dokter hewan untuk diperiksa. Hasilnya kucing itu telah ditembak. "Ini bukan pertama kalinya seekor kucing dengan sengaja dibunuh," kata Ashwin, yang berasal dari India dan telah tinggal di UEA selama 11 tahun.

    “Di Oktober ada seekor kucing yang diambil dan dilempar ke bangku, jadi ada darah di seluruh bangku, juga di Corniche. Ada hal yang sangat mengerikan yang terjadi di sini," ucap dia.

    Ashwin mengatakan dia telah menyerahkan dokumen tersebut ke polisi bersama seorang teman dengan tujuan untuk membuka kasus penyiksaan hewan. “Mereka sudah mencatatnya secara tertulis, tapi belum ada kasus yang terdaftar," katanya.

    Ashwin mengatakan kucing lain yang tinggal di wilayah yang sama tampaknya juga menjadi sasaran.

    Namun dia belum bisa menangkapnya untuk dibawa ke rumah sakit. "Dia terus berlari dan bersembunyi. Dia pincang dan tidak bisa menggunakan kakinya. Dia berada di dekat kucing lain, dan itu terjadi pada waktu yang sama," tuturnya.

    Ahmad Almanasreh, seorang dokter hewan di Klinik Hewan Pure Life Abu Dhabi, mengatakan ada kucing lain yang tinggal di kawasan Pelabuhan Mina yang ditembak sekitar dua bulan lalu.

    “Kami belum mendengar apa pun sebelum kasus ini dua bulan lalu. Ini baru. Jika kami tidak melaporkannya, mungkin akan terjadi lebih banyak (kucing ditembak)," ucap dia.

    Dokter lain di Abu Dhabi juga menunjukkan peningkatan kasus penyiksaan hewan selain kucing di kota. "Kami bahkan memiliki seorang pria beberapa hari yang lalu menanyakan apakah boleh memotong penis anjingnya karena dia mengira anjingnya gay," kata Dr Susan Aylott, seorang mitra di Animalia.

    Baca juga: Penganiayaan Hewan, Kucing Diinjak Hingga Mati karena Buang Air Sembarangan

    Sumber: THE NATIONAL NEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.