Putin Teken UU yang Buat Dia Jadi Presiden Rusia Dua Periode Lagi

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vladimir Putin mengendarai kuda pada saat berlibur di luar kota Kyzyl, Seiberia, pada Agustus 2009. ALEXEY DRUZHININ/AFP/Getty Images

    Vladimir Putin mengendarai kuda pada saat berlibur di luar kota Kyzyl, Seiberia, pada Agustus 2009. ALEXEY DRUZHININ/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, - Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani undang-undang yang dapat membuatnya bisa menjabat hingga 2036. UU ini memungkinkan dia mencalonkan diri untuk dua periode lagi setelah jabatannya saat ini berakhir pada 2024. Ini mengikuti perubahan konstitusi tahun lalu.

    Perubahan itu didukung dalam pemungutan suara publik musim panas lalu dan memungkinkan Vladimir Putin, 68 tahun, berpotensi tetap berkuasa sampai usia 83.

    Undang-undang yang ditandatangani oleh Putin sebenarnya membatasi presiden masa depan untuk dua masa jabatan. Namun UU ini mengatur agar masa jabatan Putin dihitung ulang. Undang-undang tersebut disahkan di majelis rendah dan atas parlemen Rusia pada bulan lalu.

    Putin saat ini menjalani masa jabatan keduanya berturut-turut sebagai presiden. Total ia lima kali berstatus sebagai orang nomor satu di Rusia.

    Ia pernah menjadi presiden sementara menggantikan Boris Yeltsin dari 1999 hingga menjelang pemilu Rusia 2000. Pada pemilu 2000 Putin terpilih sebagai presiden untuk periode 2000-2004.

    Putin terpilih kembali untuk masa jabatan yang ketiga pada tahun 2004 hingga 2008, padahal Konstitusi Rusia melarang seseorang menjabat sebagai presiden selama tiga kali berturut-turut. Pada 2008, Putin harus prei sejenak dari jabatan kepresidenannya karena telah tiga kali berturut-turut menjabat sebagai Presiden Rusia. Dmitry Medvedev yang memenangkan pemilihan presiden waktu itu menunjuk Putin sebagai perdana menteri. Kemudian pada Maret 2012 Putin terpilih kembali menjadi Presiden untuk periode 2012-2016.

    Pada pemilu 2018 untuk periode jabatan presiden 2018-2024 Putin kembali mencalonkan diri, Putin meraih sekitar 75 persen suara, yang menjadi tiket untuknya menjabat sebagai presiden satu periode lagi.

    Di bawah kepemimpinan Vladimir Putin, Rusia mampu kembali berjaya dan banyak kemajuan, di antaranya dalam bidang ekonomi yakni pendapatan nyata yang meningkat rata-rata 7 persen per tahunnya, juga peningkatan dalam bidang industri, bidang energi Nuklir, pertahanan dan militer, serta lingkungan, dan juga olahraga.

    Baca juga: Vladimir Putin Bolak-balik Jadi Presiden Rusia Sejak 26 Maret 2000

    Sumber: REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H