Vaksin Virus Corona Sputnik V dari Rusia Tiba Libya

Botol vaksin virus corona Sputnik V Rusia di Beograd, Serbia, 6 Januari 2021. [REUTERS / Fedja Grulovic]

TEMPO.CO, Jakarta - Lebih dari 100 ribu dosis vaksin virus corona Sputnik V dari Rusia, tiba di bandara Mitiga Tripoli, Libya pada Minggu, 4 April 2021. Kementerian Luar Negeri Libya menyebut itu adalah pengiriman gelombang pertama vaksin virus corona yang tiba di negara itu.

Menurut Pusat Pengendalian Penyakit Nasional, rata-rata ada sekitar seribu kasus baru positif Covid-19 di Libya. Kondisi ini telah menjadi pukulan telak bagi sektor kesehatan Libya yang bertahun-tahun di kecamuk konflik.

“Ini seperti tetesan air hujan. Terima kasih Tuhan, kami bisa mendistribusikan gelombang pertama vaksin virus corona. Pengiriman berikutnya akan tiba segera,” kata Perdana Menteri Libya sementara Abdulhamid Dbeibeh.

Pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) dukungan PBB tampak mengenakan masker dalam genjatan senjata melawan Tentara Nasional Libya di garis depan Ain-Zara di Tripoli, Libya, 25 Maret 2020. Para tentara tersebut pun tampak mengenakan masker agar terhindar dari paparan virus Corona. Xinhua/Amru Salahuddien

Baca juga: WHO Minta Donasi Vaksin Virus Corona untuk Bantu Negara Miskin 

Foto satu peti vaksin virus corona Sputnik V yang belum diturunkan dari sebuah pesawat kargo, diunggah oleh Kementerian Kesehatan Libya. Unggahan dalam foto itu tertulis, peti tersebut akan dipindahkan ke gudang Kementerian Kesehatan Libya sebelum didistribusikan.

Sebelumnya pada Februari 2021, Pusat Pengendalian Penyakit Nasional di Libya sudah menyuarakan kampanye imunisasi vaksin virus corona bagi mereka yang berusia 18 tahun ke atas. Sejauh ini, belum ada publikasi berapa orang yang sudah mendaftar untuk mendapatkan imunisasi vaksin virus corona. Libya memiliki populasi sekitar 6,5 juta jiwa.

Data terbaru memperlihatkan di Libya ada hampir 200 ribu kasus positif Covid-19 sejak wabah penyakit itu terjadi di sana. Dari jumlah tersebut, 2.684 kasus berakhir dengan kematian.

Libya dikecamuk oleh kekerasan selama hampir 10 tahun atau sejak 2011. Setelah pemerintahan Muammar Gfaddafi digulingkan, negara itu terbelah menjadi fraksi yang menguasai wilayah barat Libya dan lainnya menguasai timur Libya.

               

Perdana Menteri Dbeibeh pada akhir bulan lalu mendapat dukungan dari PBB untuk memimpin Libya. Dia mendapat mandat untuk meningkatkan pelayanan di Libya dan mempersiapkan pemilu pada Desember 2021.

    

Sumber: Reuters






Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

4 jam lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

7 jam lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

12 jam lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

1 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

1 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

2 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

2 hari lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

3 hari lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

3 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

4 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.