Seniman Ukraina Ubah Kotak Kayu Amunisi Jadi Karya Seni Ikon Kristen

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seniman Ukraina Oleksandr Klymenko menunjukkan karya seninya dan bagian dari kotak amunisi di sebuah studio di Kyiv, Ukraina 26 Maret 2021.[REUTERS / Gleb Garanich]

    Seniman Ukraina Oleksandr Klymenko menunjukkan karya seninya dan bagian dari kotak amunisi di sebuah studio di Kyiv, Ukraina 26 Maret 2021.[REUTERS / Gleb Garanich]

    TEMPO.CO, JakartaSeniman Ukraina dan pelukis ikon mengubah kotak amunisi menjadi karya seni ikon Kristen. Saat mengunjungi pangkalan militer pada 2014, seniman Ukraina Oleksandr Klymenko terkejut menyadari kalau bagian bawah dan penutup kotak amunisi kayu dapat menyerupai panel ikon Kristen.

    Dia meminjam salah satu kotak amunisi dari pangkalan dan melukis ikon Bizantium yang menampilkan Perawan Maria menggendong Anak Kristus di sampulnya. Klymenko mengatakan ikon itu terlihat berusia setidaknya 800 tahun.

    Eksperimen tersebut membuat Klymenko dan istrinya yang juga seniman, Sofia Atlantova, memulai proyek amal untuk mengumpulkan uang bagi relawan rumah sakit lapangan yang merawat tentara dalam konflik di Ukraina timur.

    Seniman Ukraina Sofia Atlantova digambarkan di sebuah studio di Kyiv, Ukraina 26 Maret 2021. [REUTERS / Gleb Garanich]

    Sejak diluncurkan pada 2015, proyek ini telah mengumpulkan US$ 300.000 (Rp 4,3 miliar) dan karya seni telah dipamerkan di Belgia, Jerman, Kanada, Amerika Serikat, dan tempat lain.

    Klymenko mengatakan proyek, yang disebut "Buy an icon – save a life", didasarkan pada gagasan untuk mengubah kematian, yang dilambangkan dengan kotak amunisi, menjadi kehidupan, yang disimbolkan dengan ikon.

    "Kotak amunisi - seperti peti mati - diambil dari bawah tanah, tempat penyimpanan sebelumnya. Begitu dibuka, kematian merebak dan menghancurkan segala sesuatu di sekitarnya," kata Klymenko di bengkelnya, dikutip dari Reuters, 3 April 2021.

    "Kami mengubahnya dengan melukis kehidupan," katanya.

    Seniman Ukraina Oleksandr Klymenko mengerjakan sebuah ikon di sebuah studio di Kyiv, Ukraina 26 Maret 2021. [REUTERS / Gleb Garanich]

    Pertempuran antara pasukan Ukraina dan pasukan yang didukung Rusia di wilayah Donbass timur telah menewaskan 14.000 orang sejak 2014, kata Ukraina. Kyiv dan Moskow saling menyalahkan atas lonjakan kekerasan baru-baru ini.

    Baca juga: Sering Bertengkar, Pasangan Kekasih di Ukraina Sepakat Borgol Tangan Bersama

    "Kebanyakan orang menganggap perang ini sebagai sesuatu yang sangat jauh...Penting bagi saya untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa perang itu nyata, bahwa kotak amunisi ini nyata dan menyimpan senjata nyata yang membunuh orang sungguhan," kata Klymenko.

    "Saya tidak ingin perang ini ada. Dan saya juga tidak ingin proyek ini ada," kata seniman Ukraina itu.

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H