Serangan di US Capitol, Seorang Polisi Tewas

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi mengepung sebuah mobil biru yang menabrak barikade polisi di luar gedung Capitol AS di Washington, AS, Jumat, 2 April 2021. Pada awal tahun, gedung ini pernah diserbu oleh para pendukung Donald Trump. REUTERS/Tom Brenner

    Polisi mengepung sebuah mobil biru yang menabrak barikade polisi di luar gedung Capitol AS di Washington, AS, Jumat, 2 April 2021. Pada awal tahun, gedung ini pernah diserbu oleh para pendukung Donald Trump. REUTERS/Tom Brenner

    TEMPO.CO, - Seorang petugas Kepolisian US Capitol tewas dan lainnya cedera setelah seseorang menabrakkan mobilnya ke barikade polisi di luar gedung Capitol pada Jumat sore, kata penjabat kepala departemen Yogananda Pittman.

    Pittman mengatakan petugas yang tewas itu bernama William 'Billy' Evans. Ia sudah bertugas di US Capitol, Amerika Serikat, selama 18 tahun di divisi First Responder Unit.

    "Dengan kesedihan yang mendalam saya berbagi berita meninggalnya Petugas William 'Billy' Evans sore ini dari cedera yang dideritanya setelah serangan di Barikade Utara oleh seorang penyerang," kata Pittman dikutip dari CNN, Sabtu, 3 April 2021.

    Pittman mengatakan setelah menabrakkan kendaraannya ke barikade polisi di Constitution Avenue, pelaku mengacungkan pisau. Pelaku lalu ditembak hingga tewas oleh petugas lainnya.

    Sumber penegakan hukum federal dan lokal mengatakan kepada CNN bahwa tersangka penabrak barikade US Capitol telah diidentifikasi sebagai Noah Green. Satu sumber federal mengatakan kepada CNN bahwa dia berusia 25 tahun.

    Hingga kini polisi masih menyelidiki motif Green melakukan serangan ke US Capitol.

    Baca juga: Donald Trump Sebut Pendukungnya Cium dan Peluk Polisi di Kerusuhan Capitol

    Sumber: CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.