Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Cina dan Rusia Dukung Inisiatif RI Gelar KTT ASEAN untuk Atasi Krisis Myanmar

image-gnews
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat memberikan keterangan pers soal Myanmar. dok. Kemenlu RI
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat memberikan keterangan pers soal Myanmar. dok. Kemenlu RI
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Cina dan Rusia mendukung inisiatif Indonesia mengadakan KTT ASEAN untuk menyelesaikan krisis Myanmar, kata Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi pada Jumat.

Presiden RI Joko Widodo telah mendesak dialog agar krisis di Myanmar bisa diselesaikan dengan rekonsiliasi. Presiden Jokowi, Jumat pekan lalu mengatakan, ia meminta Brunei Darussalam selaku Ketua ASEAN saat ini, agar menyelenggarakan pertemuan tingkat tinggi ASEAN untuk menyelesaikan krisis Myanmar.

"Menteri Luar Negeri Cina, Wang Yi, memiliki kekhawatiran yang sama terhadap perkembangan situasi dan tidak ingin melihat rakyat Myanmar menderita," kata Retno L. P. Marsudi pada konferensi pers virtual pada Jumat, 2 April 2021, saat lawatan ke Cina bersama Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Pemerintah Cina, kata Retno Marsudi, juga menginginkan agar masalah di Myanmar bisa diselesaikan dengan dialog dan menyerukan kekerasan dihentikan.

"RRC memberikan dukungan ASEAN untuk menyelesaikan krisis, termasuk mendukung inisiatif Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan konflik Myanmar dengan KTT ASEAN," tutur Retno Marsudi.

Dua hari sebelumnya Menlu RI Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, mengadakan pembicaraan perihal situasi Myanmar dan mendukung KTT ASEAN.

Seorang pria memberi salam tiga jari saat melewati ban yang terbakar saat memprotes kudeta militer, di Mandalay, Myanmar 1 April 2021. [REUTERS / Stringer]

Negara anggota ASEAN lazimnya tidak mencampuri urusan internal politik dalam negeri masing-masing anggota berdasarkan komitmen yang tercantum di Piagam ASEAN, tetapi penindasan yang semakin berdarah semakin membuat negara-negara Asia Tenggara khawatir.

Filipina, Malaysia, Indonesia, Singapura, dan yang terbaru Thailand telah menyerukan diakhirinya kekerasan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Thailand yang awalnya diam terhadap kudeta Myanmar, kini semakin mengeraskan retorikanya menentang tindakan brutal aparat keamanan junta, ketika konflik berpotensi menyebar ke perbatasan Thailand setelah junta membombardir desa-desa perbatasan.

Beberapa menteri luar negeri Asia Tenggara telah bertemu secara terpisah minggu ini dengan mitranya dari Cina, yang merupakan salah satu dari sedikit negara yang dapat mempengaruhi jenderal Myanmar.

Baca juga: Gerilya Retno Marsudi Bantu Penyelesaian Konflik Myanmar

Dilaporkan Reuters, dalam transkrip wawancara pada Kamis malam, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengatakan dia khawatir dan terkejut atas kekerasan yang semakin parah di Myanmar.

Pemimpin sipil Aung San Suu Kyi dan empat sekutunya telah didakwa melanggar undang-undang pembocoran rahasia negara era kolonial, kata pengacaranya pada Kamis. Dakwaan tambahan ini adalah dakwaan paling serius yang diajukan terhadapnya dan pelanggaran ini dapat dihukum hingga 14 tahun penjara.

Hingga Jumat, 2 April 2021, sekitar 543 orang telah tewas dalam gerakan pembangkangan sipil menentang junta militer, menurut kelompok advokasi Association for Political Prisoners (AAPP), kelompok yang melacak korban dan orang yang ditahan sejak kudeta. Junta militer Myanmar berulang kali mengatakan mereka yang tewas adalah orang yang telah memicu kekerasan.

TEMPO | REUTERS

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Gaya Para Menteri Jalan di Catwalk Mengenakan Kebaya di Istana Negara

3 jam lalu

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berjalan di catwalk Istana Berkebaya di halaman Istana Merdeka, Ahad, 6 Agustus 2023. (tangkapan layar Instagram)
Gaya Para Menteri Jalan di Catwalk Mengenakan Kebaya di Istana Negara

Istana Berkebaya merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-78 RI.


Filipina Tuduh Cina Tembakkan Meriam Air ke Kapal di Laut Cina Selatan, Beijing: Mereka Ilegal!

6 jam lalu

Sebuah kapal Penjaga Pantai Cina menyemprotkan meriam air ke kapal Penjaga Pantai Filipina di Laut Cina Selatan dalam foto selebaran yang dirilis pada 6 Agustus 2023. Penjaga Pantai Filipina/Reuters
Filipina Tuduh Cina Tembakkan Meriam Air ke Kapal di Laut Cina Selatan, Beijing: Mereka Ilegal!

Filipina mengutuk Penjaga Pantai Cina karena menembakkan meriam air ke kapal-kapalnya di Laut Cina Selatan


Dihujani Serangan Udara Rusia, Ukraina: Kami Jatuhkan Puluhan Rudal dan Drone

7 jam lalu

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di gedung universitas menyusul penembakan yang dilaporkan selama konflik Rusia-Ukraina di Donetsk, Ukraina yang dikuasai Rusia, 5 Agustus 2023. REUTERS/Alexander Ermochenko
Dihujani Serangan Udara Rusia, Ukraina: Kami Jatuhkan Puluhan Rudal dan Drone

AU Ukraina mengatakan menembak jatuh 30 dari 40 rudal jelajah dan semua drone Shahed asal Iran yang digunakan Rusia dalam serangan pada Sabtu malam


Bom Rusia Hantam Pusat Transfusi Darah Ukraina, Zelensky: Ada Korban Tewas

8 jam lalu

Presiden Zelensky memposting foto yang konon menunjukkan pusat transfusi darah Kupiansk terbakar setelah serangan Rusia. TELEGRAM/VOLODYMYR ZELENSKY
Bom Rusia Hantam Pusat Transfusi Darah Ukraina, Zelensky: Ada Korban Tewas

Pasukan Rusia menyerang pusat transfusi darah di wilayah Kharkiv di timur laut Ukraina, kata Presiden negara itu Volodymyr Zelensky


Rekap Hasil Final Australian Open 2023: Korea Selatan dan Cina Raih Dua Gelar Juara

8 jam lalu

Australia Badminton Open 2023. Dok. Ausbadmintonopen
Rekap Hasil Final Australian Open 2023: Korea Selatan dan Cina Raih Dua Gelar Juara

Di Australian Open 2023 ini, tim bulu tangkis Indonesia tak bisa membawa pulang gelar juara.


Kampus di Donetsk Terbakar, Rusia Tuduh Ukraina Gunakan Bom Tandan

14 jam lalu

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di gedung universitas menyusul penembakan yang dilaporkan selama konflik Rusia-Ukraina di Donetsk, Ukraina yang dikuasai Rusia, 5 Agustus 2023. REUTERS/Alexander Ermochenko
Kampus di Donetsk Terbakar, Rusia Tuduh Ukraina Gunakan Bom Tandan

Rusia menuduh Ukraina menggunakan bom tandan untuk menyerang kampus di kota Donetsk.


Iran dan Rusia Siap Buka Zona Perdagangan Bebas

14 jam lalu

Ilustrasi kapal pengangkut peti kemas ekspor dan impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Tempo/Tony Hartawan
Iran dan Rusia Siap Buka Zona Perdagangan Bebas

Moskow dan Tehran menggelar pembicaraan soal kerja sama zona perdagangan bebas antar kedua negara (FTA)


Kalung Mutiara: Aksesori yang Kembali Tren Usai Dipakai Aktris Cina Ni Ni

15 jam lalu

Dalam foto tersebut, Madonna tampil bergaya rock and roll dengan kalung mutiara, gelang rantai, dan rambut berikat bandana, serta celana jeans robek. Richard Corman/boredpanda
Kalung Mutiara: Aksesori yang Kembali Tren Usai Dipakai Aktris Cina Ni Ni

Ni Ni baru saja menyita perhatian masyarakat karena mengenakan kalung mutiara. Ini seluk-beluk kalung mutiara.


Arab Saudi Ucapkan Belangsungkawa Atas Banjir Bandang di Cina

19 jam lalu

Warga berjalan melewati puing-puing setelah sisa-sisa Topan Doksuri membawa hujan dan banjir, di kompleks perumahan di distrik Mentougou, Beijing, China 4 Agustus 2023. REUTERS/Tingshu Wang
Arab Saudi Ucapkan Belangsungkawa Atas Banjir Bandang di Cina

Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyampaikan belansungkawa dan simpati mendalam atas banjir bandang di Cina


Latvia Berencana Mengusir 6 Ribu Warga Rusia

1 hari lalu

Warga Latvia antri untuk suntik vaksin virus corona di Ibu Kota Riga, 16 April 2021. Sumber; Reuters
Latvia Berencana Mengusir 6 Ribu Warga Rusia

Latvia mengutarakan rencana pada bulan depan untuk mengirimkan peringatakan pada hampir 6 ribu warga negara Rusia, yang berisi permintaan agar angkat