Dua Polisi Gugat Donald Trump karena Menghasut Kekerasan di Capitol AS

Presiden AS Donald Trump melambai ketika dia tiba di Bandara Internasional Palm Beach di West Palm Beach, Florida, AS, 20 Januari 2021. [REUTERS / Carlos Barria]

TEMPO.CO, Jakarta - Dua petugas Kepolisian Capitol AS mengajukan gugatan terhadap mantan Presiden Donald Trump karena menghasut pemberontakan 6 Januari dan menuntut agar bertanggung jawab atas cedera fisik dan emosional yang mereka derita akibat insiden tersebut.

James Blassingame, seorang veteran polisi yang sudah berdinas 17 tahun, dan Sidney Hemby, seorang veteran polisi yang telah berdinas 11 tahun, mengajukan gugatan pada Selasa di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia dan meminta ganti rugi masing-masing setidaknya US$ 75.000 (Rp 1 miliar).

"Ini adalah pengaduan atas kerusakan yang dilakukan oleh petugas Kepolisian Capitol AS atas luka fisik dan emosional yang disebabkan oleh perbuatan terdakwa Donald Trump yang menghasut kerusuhan pada 6 Januari 2021, oleh para pengikutnya yang mencoba membatalkan hasil pemilihan presiden 2020," kata gugatan tersebut, dikutip dari Reuters, 31 Maret 2021.

Trump membantah bertanggung jawab atas kerusuhan tersebut, yang menewaskan lima orang, termasuk seorang petugas polisi. Kantor Trump tidak segera menjawab panggilan untuk mengomentari gugatan tersebut.

Gugatan tersebut mengutip perilaku mantan presiden Republik sebelum dan setelah pemilihan presiden 3 November, yang dimenangkan oleh Demokrat Joe Biden, termasuk komentar dalam pidato, di Twitter, dan selama debat presiden.

Pendukung Presiden Trump berkumpul di depan Gedung US Capitol, 6 Januari 2021. [REUTERS / Stephanie Keith]

Dua polisi itu juga menuduh Trump memicu kekerasan sepanjang kampanye presiden 2020 dan terus melontarkan klaim palsunya bahwa pemilu itu dicurangi setelah dimenangkan Joe Biden.

"Selama kampanye 2016, dan selama masa kepresidenannya, Trump telah mengancam melakukan kekerasan terhadap lawan-lawannya, mendorong pengikutnya untuk melakukan tindakan kekerasan, dan memaafkan tindakan kekerasan oleh pengikutnya, termasuk supremasi kulit putih dan kelompok sayap kanan," kata gugatan.

Baca juga: Diblokir dari Media Sosial, Donald Trump Luncurkan Situs Baru

Gugatan itu juga menyebut seruan Trump kepada pendukungnya untuk datang ke Capitol AS pada 6 Januari dan "Stop The Steal" pada bulan-bulan setelah pemilu, termasuk cuitan Twitter pada 19 Desember: "Protes besar di D.C. pada 6 Januari. Datanglah ke sana, (dan) protes itu akan menjadi liar."

Gugatan juga menyebut kicauan Donald Trump pada 19 Desember tentang unjuk rasa Capitol AS 6 Januari, yang ditafsirkan pendukungnya sebagai seruan untuk mempersenjatai diri.

REUTERS






Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

9 hari lalu

Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

Donald Trump dan anak-anaknya digugat oleh Jaksa Agung atas tuduhan melakukan sejumlah tindakan penipuan.


Hakim Senior AS Ditunjuk untuk Selidiki Ribuan Dokumen Rahasia dari Rumah Donald Trump

15 hari lalu

Hakim Senior AS Ditunjuk untuk Selidiki Ribuan Dokumen Rahasia dari Rumah Donald Trump

Hakim Raymond J. Dearie akan memiliki wewenang untuk menyaring lebih dari 11.000 catatan dari rumah Donald Trump yang disita FBI bulan lalu


FBI Temukan Dokumen Berisi Rahasia Nuklir Negara Asing di Rumah Donald Trump

24 hari lalu

FBI Temukan Dokumen Berisi Rahasia Nuklir Negara Asing di Rumah Donald Trump

Dokumen yang menggambarkan kemampuan nuklir negara asing, ditemukan dalam pencarian FBI bulan lalu di rumah Donald Trump


FBI Temukan 11 Ribu Lebih Dokumen Negara di Rumah Donald Trump

28 hari lalu

FBI Temukan 11 Ribu Lebih Dokumen Negara di Rumah Donald Trump

FBI menemukan lebih dari 11 ribu dokumen negara dan foto-foto pada 8 Agustus 2022 selama penggeledahan di rumah Donald Trump


Donald Trump Sebut Ketahui Rahasia Macron, Ada dalam Dokumen yang Disita FBI?

32 hari lalu

Donald Trump Sebut Ketahui Rahasia Macron, Ada dalam Dokumen yang Disita FBI?

Kisah tentang Macron kembali mencuat setelah salah satu dokumen yang ditemukan di rumah Donald Trump bertuliskan "info re: President of France".


FBI Sita Dokumen Intelijen Sangat Rahasia di Rumahnya, Trump: Ini Pembobolan

35 hari lalu

FBI Sita Dokumen Intelijen Sangat Rahasia di Rumahnya, Trump: Ini Pembobolan

Kehakiman AS sedang menyelidiki mantan Presiden Trump karena menghapus catatan Gedung Putih dan secara ilegal memegang dokumen sangat rahasia


Hakim Perintahkan Publikasi Surat Penggeledahan Versi Disunting di Rumah Donald Trump

36 hari lalu

Hakim Perintahkan Publikasi Surat Penggeledahan Versi Disunting di Rumah Donald Trump

Hakim Bruce Reinhart memerintahkan pengumumkan surat perintah penggeledahan versi yang telah disunting dari rumah mantan presiden AS Donald Trump


FBI Temukan Lebih dari 300 Dokumen Rahasia dari Rumah Trump di Florida

39 hari lalu

FBI Temukan Lebih dari 300 Dokumen Rahasia dari Rumah Trump di Florida

Dokumen rahasia yang ditemukan di rumah mantan Presiden AS Donald Trump itu termasuk materi dari CIA, Badan Keamanan Nasional dan FBI.


Trump Gugat Pemerintah AS atas Penggeledahan FBI di Mar-a-Lago

39 hari lalu

Trump Gugat Pemerintah AS atas Penggeledahan FBI di Mar-a-Lago

Mantan Presiden Donald Trump meminta pengadilan federal Amerika Serikat untuk sementara waktu memblokir FBI dari meninjau materi yang disita


Akui Ambil Paspor Trump, FBI: Sudah Kami Kembalikan

46 hari lalu

Akui Ambil Paspor Trump, FBI: Sudah Kami Kembalikan

Paspor milik Donald Trump telah dikembalikan kepada mantan presiden Amerika Serikat ke-45 itu setelah FBI menggeledah rumahnya di Mar-a-Lago 8 Agustus