Vaksin Pfizer Diklaim Ampuh 100 Persen Pada Remaja 12-15 Tahun

Petugas medis menunjukan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech COVID-19. Badan Obat Norwegia (NMA) mengatakan hasil otopsi terhadap 13 jenazah menunjukkan bahwa efek samping umum vaksin covid-19 REUTERS/Andreas Gebert

TEMPO.CO, - Perusahaan Pfizer-BioNTech mengatakan hasil uji klinis menunjukkan vaksin COVID-19 buatannya memiliki kemanjuran 100 persen pada remaja usia 12 hingga 15 tahun. Mereka berencana mengirim data ini ke Badan Pengawas Obat dan Makanan AS agar bisa mendapatkan perluasan izin penggunaan daruat.

Mengutip dari CNN, Rabu, 31 Maret 2021, uji coba Fase 3 dilakukan terhadap 2.260 remaja berusia 12 hingga 15 tahun di AS. Hasilnya vaksin ini menimbulkan respons antibodi yang kuat satu bulan setelah dosis kedua. Hal ini lebih lama ketimbang yang ditunjukkan pada orang berusia 16 hingga 25 tahun di uji coba sebelumnya.

Peneliti mengamati 18 kasus COVID-19 di antara 1.129 peserta yang diberi plasebo dan 1.131 relawan yang tidak diberikan.

Pihak Pfizer menuturkan efek samping yang terlihat serupa dengan yang muncul pada orang usia 16 hingga 25 tahun seperti nyeri di tempat suntikan, kelelahan dan demam. Para peserta akan dipantau untuk perlindungan dan keamanan selama dua tahun setelah dosis kedua mereka.

Pfizer baru-baru ini mengatakan kepada CNN bahwa keamanan yang ditunjukkan dalam uji coba remaja ini membantu perusahaan membuat keputusan untuk mulai menguji vaksinnya pada anak-anak yang lebih kecil. Studi terpisah Tahap 1/2/3 dari vaksin Pfizer-BioNTech pada anak-anak usia 6 bulan hingga 11 tahun telah diluncurkan pekan lalu.

Baca juga: Pfizer Mulai Uji Klinis Vaksin Covid-19 pada Bayi dan Anak-anak

Sumber: CNN






Jasad Remaja Diduga Dicuri Pasukan Iran Setelah Tewas dalam Protes Mahsa Amini

5 jam lalu

Jasad Remaja Diduga Dicuri Pasukan Iran Setelah Tewas dalam Protes Mahsa Amini

Pasukan Iran dituding mencuri tubuh seorang remaja, Nika Shakarami yang tewas aksi protes atas kematian Mahsa Amini.


Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

7 jam lalu

Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

Cairan antiseptik memiliki sejumlah kandungan yang membahayakan sehingga tak dianjurkan digunakan untuk campuran diffuser.


Satu Keluarga Keturunan India Menghilang, Terduga Penculik Coba Bunuh Diri

9 jam lalu

Satu Keluarga Keturunan India Menghilang, Terduga Penculik Coba Bunuh Diri

Seorang pria yang diduga penculik sebuah keluarga dari California, AS, ditahan etelah mencoba untuk bunuh diri.


Ingin Jadi Warga Rusia, Eks Marinir AS Serang Polisi dan Dipenjara 4,5 Tahun

15 jam lalu

Ingin Jadi Warga Rusia, Eks Marinir AS Serang Polisi dan Dipenjara 4,5 Tahun

Mantan marinir AS Robert Gilman dijatuhi hukuman 4,5 tahun di Moskow karena menyerang polisi saat mabuk. Ia disebut-sebut ingin jadi warga Rusia.


Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

16 jam lalu

Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

Usai mengidap Covid-19 ternyata dapat mempengaruhi fungsi kogitif otak. Apa efek samping lainnya?


Dituding Siapkan Senjata Nuklir Kiamat Poseidon, Ini Kata Rusia

23 jam lalu

Dituding Siapkan Senjata Nuklir Kiamat Poseidon, Ini Kata Rusia

Media Barat melaporkan Rusia sedang bersiap menguji super-torpedo Poseidon, yang sering disebut sebagai 'senjata Kiamat'


Militer Amerika Serikat Klaim Telah Menumpas Pimpinan Kelompok Al Shabaab

1 hari lalu

Militer Amerika Serikat Klaim Telah Menumpas Pimpinan Kelompok Al Shabaab

Militer Amerika Serikat mengklaim telah membunuh seorang pemimpin kelompok radikal al Shabaab dalam sebuah serangan udara sepanjang akhir pekan lalu


Badai Ian Tewaskan 100 Orang di Amerika Serikat

1 hari lalu

Badai Ian Tewaskan 100 Orang di Amerika Serikat

Korban tewas akibat Badai Ian di Amerika Serikat sudah mencapai 100 orang sampai Senin malam, sementara pencarian terus dilakukan


Noam Chomsky: AS Harus Buka Ruang Dialog Rusia Ukraina

1 hari lalu

Noam Chomsky: AS Harus Buka Ruang Dialog Rusia Ukraina

Noam Chomsky, filsuf politik asal Amerika Serikat meminta Washington untuk berhenti bertindak seolah mencegah negosiasi di antara Rusia Ukraina.


Donald Trump Menggugat CNN

1 hari lalu

Donald Trump Menggugat CNN

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi melayangkan tuntutan melawan CNN dengan tuduhan pencemaran nama baik