Tak Tahu Kalau Positif Covid-19, Pramugara Vietnam Airlines Sebarkan Virus

Vietnam Airlines. Sumber: Reuters/asiaone.com

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah pengadilan di Vietnam menjatuhkan hukuman percobaan selama dua tahun kepada seorang pramugara dari Vietnam Airlines. Putusan itu dijatuhkan setelah pramugara tersebut dinyatakan bersalah melanggar aturan karantina pencegahan penyebaran wabah virus corona.

Kementerian Keamanan Masyarakat di Vietnam menjelaskan pramugara tersebut bernama Duong Tan Hau, 29 tahun. Dia didakwa atas tuduhan menyebarkan penyakit infeksi berbahaya. Putusan terhadap Hau dijatuhkan lewat satu kali sidang.

Baca juga: Cemas Paket dan Pakaian Sebarkan Virus Corona, Simak Kata Pakar 

Vietnam dipuji atas upayanya mencegah penyebaran virus corona melalui tes massal virus corona dan pelacakan. Vietnam juga ketat memberlakukan aturan karantina.

Di Vietnam, ada kurang dari 2.600 kasus infeksi virus corona dan ada 35 kasus kematian akibat Covid-19.

       

Hau dianggap telah melanggar aturan karantina selama 14 hari karena dia baru terbang dari Jepang pada November 2020. Dalam masa, yang seharusnya dia menjalani karantina mandiri, Hau malah bertemu dengan sekitar 46 orang.

Hau bergaul dengan orang lain selama masa yang seharusnya dia dikarantina. Dia datang ke kafe, restoran dan menghadapi kelas kursus bahasa Inggris padahal dia seharusnya menjalani islolasi mandiri.

Pada 28 November 2020, hasil tes memperlihatkan bahwa Hau positif Covid-19.

Akibat perbuatan Hau melanggar aturan karantina mandiri, otoritas Vietnam melakukan tes virus corona pada sekitar 2 ribu orang di Ho Chi Minh City. Hal ini telah membuat otoritas harus merogoh kocek hingga 4,48 miliar dong atau Rp2,8 miliar.   

Akibat ulang Hau pula, setidaknya ada tiga orang yang terinfeksi atau tertular Covid-19. Perbuatan Hau dianggap serius karena menempatkan masyarakat dalam bahaya dan mengancam keamanan masyarakat Vietnam. Pengacara Hau belum mau berkomentar atas putusan ini.   

   

Sumber: Reuters






Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

1 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

1 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

1 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

2 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

2 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

2 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

3 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

4 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

5 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

5 hari lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.