Diblokir dari Media Sosial, Donald Trump Luncurkan Situs Baru

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Presiden AS Donald Trump berbicara di Conservative Political Action Conference di Orlando, Florida, AS 28 Februari 2021. [REUTERS / Joe Skipper]

    Mantan Presiden AS Donald Trump berbicara di Conservative Political Action Conference di Orlando, Florida, AS 28 Februari 2021. [REUTERS / Joe Skipper]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Donald Trump serius dengan rencananya untuk kembali aktif di dunia maya. Pada Selasa kemarin, waktu Amerika, ia meluncurkan situs terbarunya yang memiliki alamat 45office.com. Dikutip dari CNN, situs tersebut berfungsi sebagai platform awal Donald Trump untuk kembali menjangkau para pendukungnya.

    Berbeda dengan situs lama Donald Trump, donaldjtrump.com, 45office menekankan pada capaian-capaian Donald Trump selama menjadi Presiden Amerika ke-45. Bahkan, dengan gaya khas Trump, situs tersebut mencantumkan berbagai klaim soal kenapa dirinya bisa disebut sebagai presiden tersukses dalam sejarah Amerika.

    "Donald J. Trump meluncurkan gerakan politik yang luar biasa di mana tidak hanya menggulingkan politik dinasti, tetapi juga kemapanan di Washington serta menjadi 'orang luar' pertama yang berhasil menjadi Presiden Amerika," sebagaimana tertulis dalam laman depan situs barunya, Rabu, 31 Maret 2021.

    Teks penuh klaim itu didukung dengan berbagai foto kegiatan Donald Trump saat memimpin Amerika dari tahun 2017-2021. Beberapa di antaranya adalah foto ketika ia bertemu Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, naik ke kapal Air Force One, dan mencium bayi salah satu pendukungnya.

    Selain menekankan pada klaim capaian-capaian selama menjadi Presiden Amerika, situs baru Donald Trump juga mempertahankan semangat America First-nya. Hal itu tercantum dalam diskrips situs bahwa 45office dibuat untuk menjaga dan memajukan semangat America First yang digaungkan Trump selama menjadi presiden.

    Salah satu mantan penasihat kampanye Donald Trump, Jason Miller, menyatakan bahwa Donald Trump belum akan berhenti dengan website. Trump, kata ia, juga akan membuat media sosial barunya yang bakal rilis ke publik dua atau tiga bulan lagi. Hal itu rencananya bakal menjadi kendaraan politik Trump yang ingin kembali nyapres di tahun 2024.

    "Platform tersebut bakal mengundang jutaan pengguna baru dan mengubah permainan di media sosial," klaim Miller dengan percaya diri.

    Per berita ini ditulis, belum diketahui berapa banyak orang yang sudah mengunjungi situs baru Donald Trump. Mengutip laporan CNN, pihak Trump mengklaim sudah menerima banyak permohonan atau undangan hadir ke event-event khusus.

    Baca juga: Donald Trump Dikabarkan Balik ke Publik dengan Media Sosial Baru

    ISTMAN MP | CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.