Masjid Nabawi akan Ditutup Dua Jam Setelah Tarawih

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah jemaah terlihat di kawasan Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Menurut WHO, definisi kota yang sehat adalah kota yang terus-menerus menciptakan dan meningkatkan lingkungan fisik dan sosial serta memperluas sumber daya komunitas yang memungkinkan orang untuk saling mendukung satu sama lain dalam menjalankan semua fungsi kehidupan dan berkembang secara maksimal.

    Sejumlah jemaah terlihat di kawasan Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Menurut WHO, definisi kota yang sehat adalah kota yang terus-menerus menciptakan dan meningkatkan lingkungan fisik dan sosial serta memperluas sumber daya komunitas yang memungkinkan orang untuk saling mendukung satu sama lain dalam menjalankan semua fungsi kehidupan dan berkembang secara maksimal." Shutterstock

    TEMPO.CO, - Pengelola Masjid Nabawi merilis rencana operasional masjid pada Ramadan 1442 hijriah mendatang di tengah pandemi virus corona yang belum selesai.

    Kepala Kepresidenan Dua Masjid Suci, Abdul-Rahman bin Abdulaziz Al-Sudais, mengatakan Masjid Nabawi akan ditutup setengah jam setelah salat Tarawih. "Akan dibuka kembali dua jam sebelum salat Subuh kecuali sepuluh hari terakhir Ramadan akan buka 24 jam," katanya dikutip dari The Siasat Daily, Selasa, 30 Maret 2021.

    Kapasitas total jemaah di bulan Ramadan maksimal 60 ribu orang. Pengurus masjid akan menerapkan protokol jaga jarak sosial di dalam dan luar masjid guna mencegah penularan Covid-19.

    Sementara itu yang diizinkan salat di Raudhah, suatu tempat di dalam Masjid Nabawi yang terletak dekat makam Nabi Muhammad, hanyalah imam, pekerja, dan petugas pemakaman.

    Pengurus masjid belum bisa memastikan apakah akan mengadakan buka puasa bersama dan Itikaf. Mereka masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Kesehatan.

    Ramadan tahun lalu, Arab Saudi telah menangguhkan penyelenggaraan salat Tarawih di Masjidil Haram, Makkah dan Masjid Nabawi, Madinah untuk mengekang penyebaran COVID-19 di negara tersebut.

    Setiap tahun ribuan muslim menghabiskan bulan suci Ramadan di Arab Saudi demi menunaikan salat Tarawih dan salat Tahajud di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

    Kapasitas seluruh Masjid Nabawi sebelum pandemi COVID-19, dengan atap dan bujur sangkar, adalah 350 ribu jemaah. Jika alun-alun selatan dan alun-alun barat sesekali dibuka maka bisa menampung tambahan 96 ribu jemaah.

    Baca juga: Program Penghijauan Halaman Masjidil Haram Dimulai

    Sumber: THE SIASAT DAILY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.