Militer Myanmar Dilaporkan Bakar Hidup-hidup Seorang Warga

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria memegang obor saat dia berdiri di belakang barikade selama protes terhadap kudeta militer, di Yangon, Myanmar, Ahad, 28 Maret 2021. REUTERS / Stringer

    Seorang pria memegang obor saat dia berdiri di belakang barikade selama protes terhadap kudeta militer, di Yangon, Myanmar, Ahad, 28 Maret 2021. REUTERS / Stringer

    TEMPO.CO, - Militer Myanmar dilaporkan membakar hidup-hidup seorang relawan penjaga lingkungan di Aungmyethazan, Mandalay, pada Sabtu malam kemarin.

    Warga setempat mengatakan militer Myanmar mula-mula menyerbu distrik Min Tae Eikin pada Sabtu dan membakar kantor administrasi.

    Seorang saksi mata mengatakan U Aye Ko, 40 tahun, ditembak tentara sehingga ia tertinggal ketika warga sedang melarikan diri. "Dia diseret dan dibakar di penghalang jalan oleh pasukan junta," kata saksi mata itu dikutip dari The Irrawaddy, Senin, 29 Maret 2021.

    Penduduk mengatakan mereka tidak dapat menyelamatkan Aye Ko karena tentara yang menguasai daerah itu mengancam akan menembak siapa pun yang mendekat

    Sekitar 40 rumah juga dilaporkan dibakar di Pyigyitagon Wilayah Mandalay setelah tengah malam. Warga dilarang membantu tetangga mereka memadamkan api.

    Seorang penduduk mengatakan kepada The Irrawaddy pada bahwa pasukan militer Myanmar melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan penduduk mencapai api. Namun beberapa mobil pemadam kebakaran diizinkan untuk memadamkan api.

    Baca juga: Militer Junta Menyerang Wilayah Perbatasan Myanmar dan Thailand

    Sumber: THE IRRAWADDY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.