Perpustakaan di Kanada Jadi Sasaran Penyerangan, Satu Orang Tewas

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Insiden penyerangan di perpustakaan North Vancouver, Kanada, Sabtu, 27 Maret 2021, waktu setempat. Satu orang tewas dalam peristiwa ini. Sumber: Reuters

    Insiden penyerangan di perpustakaan North Vancouver, Kanada, Sabtu, 27 Maret 2021, waktu setempat. Satu orang tewas dalam peristiwa ini. Sumber: Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu orang tewas dan beberapa orang mengalami luka-luka dalam sebuah insiden penyerangan di perpustakaan Lynn Valley, North Vancouver, Kanada, Sabtu, 27 Maret 2021, waktu setempat. Pelaku diduga satu orang dan saat ini sudah ditahan.

    “Kami ingin menginformasikan kepada publik atas peristiwa penikaman terhadap sejumlah korban. Penikaman terjadi di luar dan di dalam perpustakaan Lynn Valley. Satu pelaku sudah ditahan, yang tampaknya dia bertindak sendirian. Tidak ada ancaman yang sedang berlangsung pada masyarakat. Kami masih mencari adakah korban lainnya dalam peristiwa ini,” demikian keterangan Kepolisian Kerajaan North Vancouver, Kanada.

    Baca juga: Parlemen Kanada: Perlakuan Cina Pada Uighur Adalah Genosida

    Penyerangan di perpustakaan North Vancouver, Kanada, Sabtu, 27 Maret 2021, waktu setempat, menewaskan satu orang. Sumber: Reuters

    Korban tewas dalam peristiwa ini adalah seorang perempuan dan lima orang mengalami luka-luka karena ditikam oleh benda tajam. Perpustakaan Lynn Valley berlokasi di dekat sebuah area perbelanjaan di wilayah pinggir kota Vancouver. Kepolisian sudah memastikan pelaku penikaman bertindak sendirian.

    Serangan ini persisnya terjadi pada Sabtu sore waktu setempat. Tim penyidik memintai keterangan para saksi mata, khususnya mereka yang sempat merekam kejadian ini dan mengunggahnya ke media sosial.       

    “Korban total ada enam orang, yang semuanya mengalami luka tikaman. Sayangnya ada korban yang tewas akibat luka-luka yang dialaminya dan dia adalah seorang perempuan. Tentu saja menjadi pertanyaan semua orang, bagaimana ini bisa terjadi?,” kata Frank Jang, aparat kepolisian.

    Sampai berita ini diturunkan, kepolisian masih mencari keterangan motif penyerangan. Sedangkan identitas pelaku penyerangan dan latar belakangnya masih belum dipublikasikan.

                 

    Dari rekaman video yang beredar terlihat seorang laki-laki (pelaku penyerangan) melukai dirinya sendiri dengan sebilah pisau sebelum ditahan oleh aparat kepolisian. Belum ada laporan soal bagaimana kondisinya.  

    “Simpati saya mala mini untuk North Vancouver. Ketahuilah, semua warga Kanada memikir Anda (korban luka dalam penyerangan) dan berdoa Anda lekas bugar dari luka yang dialami,” kata Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau.

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.