Eksperimen Covid-19, Suporter Belanda Diizinkan Menonton Langsung di Stadion

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peneliti memeriksa aerosol di Johan Cruijff Arena, stadion Ajax Amsterdam, di Amsterdam, Belanda 7 Desember 2020. [REUTERS / Piroschka van de Wouw]

    Peneliti memeriksa aerosol di Johan Cruijff Arena, stadion Ajax Amsterdam, di Amsterdam, Belanda 7 Desember 2020. [REUTERS / Piroschka van de Wouw]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seminggu setelah 1.500 penggemar musik dansa turun ke desa Biddinghuize di Belanda, pendukung Oranje akan ambil bagian dalam eksperimen nasional untuk persiapan penyelenggaraan acara berskala besar dengan aman di era Covid-19.

    Dalam inisiatif yang didukung pemerintah yang disebut Back to Live yang diselenggarakan oleh Fieldlab, 5.000 pemegang tiket akan diizinkan memasuki stadion Johan Cruijff Arena di Amsterdam untuk kualifikasi Piala Dunia hari Sabtu melawan Latvia, asalkan mereka telah dites negatif untuk virus corona di situs khusus mulai jam 8 pagi waktu Amsterdam, dan mencatatnya di aplikasi CoronaCheck dengan kode QR, dikutip dari The Irish Times, 26 Februari 2021.

    "Kami semua sangat menantikan ini," kata Frank de Boer, pelatih timnas Belanda yang mengambil alih tim dari Ronald Koeman pada September dan menjadi manajer Belanda pertama yang tidak memenangkan satu pun dari empat pertandingan pertamanya.

    "Kami tidak ingin bermain di depan tribun kosong tapi bermain untuk fans. Semoga ini adalah langkah pertama dan kami dapat menyambut lebih banyak orang selama Kejuaraan Eropa," ujarnya.

    Amsterdam akan menjadi tuan rumah tiga pertandingan putaran pertama dan pertandingan 16 besar di Euro 2020.

    Generator aerosol terlihat di Johan Cruijff Arena, stadion Ajax Amsterdam, di Amsterdam, Belanda, 7 Desember 2020.[REUTERS / Piroschka van de Wouw]

    Penonton di Johan Cruijff Arena pada 27 Maret akan dibagi menjadi beberapa bagian, di mana beberapa harus memakai masker wajah tetapi yang lain akan diizinkan pergi tanpa masker dan dapat bernyanyi dan meneriakkan semangat kepada tim, Reuters melaporkan.

    Eksperimen yang dijalankan bekerja sama dengan pemerintah Belanda ini akan melihat seberapa banyak situasi kontak yang ada di antara orang-orang di acara tersebut.

    "Ini adalah eksperimen yang bagus dimana kami dapat menunjukkan bahwa ada kemungkinan kami bisa segera mendapatkan orang-orang di stadion lagi," kata Gijs de Jong, sekretaris jenderal KNVB, pada hari Rabu.

    De Jong mengatakan penonton harus menunjukkan bahwa mereka dites negatif untuk virus sebelum diizinkan masuk ke stadion.

    "Jika negatif, mereka dapat menunjukkannya dengan aplikasi di stadion dan mereka dapat memasukkannya dalam kombinasi dengan tiket pertandingan mereka. Ini adalah cara yang juga bisa dilakukan dengan klub-klub (di liga Belanda) dan Kejuaraan Eropa," kata De Jong.

    Baca juga: Belanda Eksperimen Persiapan Pelonggaran Lockdown Covid-19 dengan Pesta Dansa

    Studi serupa dilakukan pada dua pertandingan di divisi dua Belanda dengan sekitar 1.300 penonton hadir bulan lalu.

    Penonton dibagi menjadi enam bagian, semuanya dengan tingkat kontak dan aturan yang berbeda seputar pencegahan penyebaran virus corona baru.

    Fieldlabs, yang menjalankan percobaan tersebut, mengatakan satu penonton pada pertandingan di Nijmegen ditemukan terinfeksi Covid-19 tetapi setelah pertandingan di Almere tidak ada laporan infeksi Covid-19.

    THE IRISH TIMES | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.