10 Orang Tewas Dalam Kasus Penembakan Baru di Amerika

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berjaga-jaga di dekat sebuah rumah saat penyelidikan terhadap penembakan di King Soopers di Boulder, Colorado, 22 Maret 2021. REUTERS/Alyson McClaran

    Petugas berjaga-jaga di dekat sebuah rumah saat penyelidikan terhadap penembakan di King Soopers di Boulder, Colorado, 22 Maret 2021. REUTERS/Alyson McClaran

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam waktu kurang dari sepekan, insiden penembakan kembali terjadi di Amerika. Apabila sebelumnya mengambil lokasi panti pijat dan spa di Atlanta, kali ini tempat kejadiannya adalah supermarket di Colorado. Sebanyak 10 orang tewas dalam insiden itu.

    Dikutip dari kantor berita Reuters, Selasa, 23 Maret 2021, motif dari aksi itu belum diketahui apakah terinspirasi insiden penembakan di Atlanta. Adapun penembakan berlangssung pada pukul 15:00, Senin waktu setempat, di supermarket King Soopers, Boulder, Colorado. Pelakunya telah ditangkap per berita ini ditulis.

    "Kami sedang berada di kasir ketika tiba-tiba suara tembakan terdengar. Saya meminta anak saya untuk menunduk. Namun, begitu suara tembakan terdengar berkali-kali, saya meminta anak saya untuk lari," ujar Sarah Moonshadow (42) salah satu saksi mata penembakan di Colorado.

    Moonshadow melanjutkan, ia pada akhirnya berhasil kabur setelah anaknya menariknya untuk ikut kabur. Moonshadow sempat mempertimbangkan untuk bertahan dan mencoba menyelamatkan para korban yang tergeletak di lokasi penembakan.

    Kepala Kepolisian Kota Boulder, Maris Herold, menyatakan satu dari 10 korban meninggal adalah personilnya yang bernama Eric Talley (51). Talley, kata ia, sudah bertugas selama 11 tahun di Kepolisian Kota Boulder. Adapun Herold menyebut Talley sebagai polisi pertama yang tiba di lokasi kejadian.

    Perihal detil investigasi dan identitas pelaku, Herold belum mau mengungkapkan banyak. Ia hanya menyebut pelaku berhasil bertahan meski menderita luka serius juga.

    Mengacu pada video kejadian yang beredar di berbagai stasiun televisi lokal, pelaku hanya mengenakan celana boxer ketika melakukan aksinya. Ia, yang berjenggot, terlihat terluka di bagian kaki dan berjalan terpincang-pincang ketika berhasil ditangkap dan digiring Kepolisian Boulder ke ambulans.

    Adapun pelaku melakukan aksi penembakannya di bagian depan supermarket. Dari video yang beredar, tubuh korban didapati tergeletak di dekat lapangan parkir serta bagian kasir. Senjata yang ia gunakan, menurut laporan media lokal, ada senapan patroli Amerika yang jenis detilnya belum terungkap.

    Baca juga: Joe Biden Sebut Pembunuhan di Atlanta Sebagai Kejahatan Anti-Asia

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.