Cina Donasikan 400 Ribu Dosis Vaksin Virus Corona ke Niger

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses produksi vaksin COVID-19  dalam Institut Produk Biologi Beijing dari China National Biotec Group (CNBG) Sinopharm, selama kunjungan di Beijing, Cina 26 Februari 2021. REUTERS/Tingshu Wang

    Proses produksi vaksin COVID-19 dalam Institut Produk Biologi Beijing dari China National Biotec Group (CNBG) Sinopharm, selama kunjungan di Beijing, Cina 26 Februari 2021. REUTERS/Tingshu Wang

    TEMPO.CO, Jakarta - Cina mendonasikan 400 ribu dosis vaksin virus corona buatan Sinopharm ke Niger pada Minggu, 21 Maret 2021. Donasi itu menjadikan Sinopharm sebagai vaksin virus corona pertama yang diterima Niger, sebuah negara di Afrika barat.

    Pendistribusian vaksin virus corona ke banyak negara-negara di Afrika mengalami perlambatan. Sebagian besar negara-negara di Benua itu bergantung pula pada COVAX, yakni sebuah program yang disokong oleh WHO dan beberapa lembaga internasional lainnya.

    Baca juga: Mengendarai Unta, Milisi Boko Haram Bunuh 9 Orang di Niger  

    Seorang staf menunjukkan sampel vaksin COVID-19 nonaktif di pabrik produksi vaksin China National Pharmaceutical Group Co., Ltd. (Sinopharm) di Beijing, ibu kota China, pada 10 April 2020. Kredit: Xinhua/Zhang Yuwei

    Selain Niger, Cina juga telah mendonasikan beberapa vaksin virus coronanya negara Afrika lainnya sebagai bentuk untuk menumbuhkan niat baik lewat diplomasi vaksin.

    Presiden Niger Mahamadou Issoufou menerima vaksin dari Cina tersebut dalam sebuah seremoni di Ibu Kota Niamey. Dalam kesempatan itu, hadir pula Duta Besar Cina untuk Niger.

    “Terhitung mulai Sabtu depan, 27 Maret 2021, kami akan memulai imunisasi vaksin virus corona pada masyarakat Niger dengan menggunakan vaksin ini,” kata Issoufou.

      

    Di Niger ada 4.911 infeksi virus corona. Dari jumlah itu, 185 kasus berakhir dengan kematian.     

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.