Kematian Akibat Covid-19 di Turki Tembus 30 Ribu Orang

Pekerja memproduksi masker wajah karena permintaan untuk produksinya meningkat pesat dan berjuang untuk memenuhi pesanan, atas mewabahnya virus Corona di fasilitas pabrik Turki di Istanbul, Turki, 30 Januari 2020. REUTERS/Umit Bektas

TEMPO.CO, Jakarta - Angka kematian akibat Covid-19 di Turki pada Minggu, 21 Maret 2021, sudah menembus lebih dari 30 ribu orang. Data Kementerian Kesehatan Turki menyebut angka kumulatif positif Covid-19 di negara itu sudah di atas 3 juta kasus.

Dalam 24 jam terakhir, ada 102 pasien Covid-19 yang meninggal. Dengan begitu, total ada 30.061 orang yang meninggal akibat Covid-19 di Turki. Itu untuk pertama kalinya angka harian kematian akibat Covid-19 menembus lebih dari 100 orang sejak awal Februari 2021.

Baca juga: Tenaga Kesehatan Waswas Turki Longgarkan Aturan Covid-19 

Presiden Turki Tayyip Erdogan menghadiri konferensi video dengan para pemimpin G20 untuk membahas wabah penyakit virus Corona (COVID-19), di Huber Mansion di Istanbul, Turki, 26 Maret 2020. [Kantor Kepresidenan Turki via REUTERS]

Ada penambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 20.428 kasus sehingga total angka positif Covid-19 di Turki tercatat 3.013.122 kasus.  

Turki mulai melonggarkan aturan pencegahan penyebaran virus corona pada awal Maret 2021. Ketika itu, infeksi harian virus corona di bawah 10 ribu kasus.

Kasus-kasus positif Covid-19 di beberapa provinsi di Turki mulai merangkak naik sejak pelonggaran lockdown tersebut. Akan tetapi, Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Senin, 22 Maret 2021, mengatakan pihaknya belum akan memberlakukan larangan yang baru. Dia hanya berharap, masyarakat mau mematuhi aturan yang berlaku saat ini.

Otoritas menyalahkan kenaikan angka virus corona di Turki gara-gara varian baru Covid-19. Angka harian positif Covid-19 mengalami kenaikan cukup mencolok di Istanbul dan Ibu Kota Ankara, Turki.

       

Sumber: Reuters






Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

14 jam lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz Positif Covid-19

Kanselir Jerman Olaf Scholz terinfeksi virus corona sepulang lawatannya ke Timur Tengah.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

15 jam lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

23 jam lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

23 jam lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

1 hari lalu

Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

Setelah sebelumnya bertemu dengan Presiden Erdogan, Mohammed bin Salman menerima kunjungan Menteri Keuangan Turki.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

2 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

2 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

3 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022


Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

4 hari lalu

Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan Jepang akan melonggarkan aturan Covid-19 di wilayah perbatasan


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

5 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.