Bentrok Polisi dan Demonstran Thailand, Puluhan Orang Terluka

Pendemo terlibat bentrokan dengan petugas polisi selama protes anti-pemerintah, di Bangkok, Thailand, Jumat, 16 Oktober 2020. Polisi Thailand menembakkan meriam air ke ribuan pengunjuk rasa pada hari Jumat dalam demonstrasi menentang pemerintah Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, mantan pemimpin junta. REUTERS/Soe Zeya Tun

TEMPO.CO, - Pusat medis darurat Thailand mengatakan lebih dari 30 warga sipil dan polisi terluka saat unjuk rasa mendesak reformasi di dekat Istana Raja malam tadi berakhir ricuh. 

Sejumlah video beredar di media sosial dan menunjukkan bagaimana personel polisi memukuli massa yang mencoba melarikan diri. Polisi menggunakan meriam air, gas air mata, dan peluru karet untuk membubarkan unjuk rasa.

"Tiga belas petugas polisi dan 20 lainnya terluka,", kata Pusat Medis Erawan dikutip dari Reuters, Ahad, 21 Maret 2021.

Polisi mengatakan mereka terpaksa membubarkan unjuk rasa melanggar aturan pembatasan COVID-19 dan menghina monarki. Wakil Kepala Polisi Bangkok, Piya Tavichai, menuduh pengunjuk rasa yang pertama kali bertindak kasar. "Polisi harus membela hukum dan melindungi harta nasional," katanya.

Pernyataan polisi Thailand ini dibantah oleh para aktivis. "Kekerasan datang dari polisi dulu, menggunakan gas air mata dan meriam air sebelum pengunjuk rasa melakukan sesuatu," kata Rukchanok Srinork, yang turut hadir di demonstrasi kemarin.

Sebelumnya ribuan demonstran Thailand terlibat bentrok dengan polisi saat sedang berunjuk rasa di dekat Istana Raja di Bangkok. Massa mendesak pemerintah membebaskan para aktivis dan menuntut reformasi monarki.

Para pengunjuk rasa berkumpul di dekat istana di Bangkok di daerah yang dikenal sebagai Sanam Luang, atau Royal Field. Ratusan polisi anti huru hara dengan peralatan lengkap mendorong demonstran agar menjauh dari Grand Palace.

Demonstrasi terjadi setelah parlemen pekan ini gagal mengesahkan RUU untuk menulis ulang konstitusi yang didukung militer, salah satu tuntutan utama pengunjuk rasa. Pattanacharoen mengatakan bahwa protes itu ilegal dan melanggar undang-undang untuk menahan penyebaran virus corona.

Gerakan protes pemuda Thailand sejauh ini merupakan tantangan terbesar bagi Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha. Para pengunjuk rasa mengatakan dia merekayasa proses pemilihan sehingga membuatnya tetap berkuasa setelah pemilu 2019. Prayut menampik kabar ini.

Para pengunjuk rasa juga melanggar tabu tradisional dengan menuntut reformasi monarki. Mereka menilai konstitusi yang dirancang oleh militer setelah kudeta 2014 memberi Raja Thailand terlalu banyak kekuasaan.

Baca juga: Virus Corona, Acara Perang Air di Thailand Ditiadakan

Sumber: REUTERS






Pemprov DKI Promosikan Industri MICE di IT&CM Asia 2022 di Thailand

2 hari lalu

Pemprov DKI Promosikan Industri MICE di IT&CM Asia 2022 di Thailand

Dinas Parekraf DKI Jakarta ikut ajang Incentive Travel & Conventions, Meetings Asia 2022 di Thailand untuk mempromosikan industri MICE


Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

3 hari lalu

Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

Sebelum leancong ke nagara Asia Tenggara, ketahui dulu 11 mata uang negara ASEAN berikut kurs mata uang dengan rupiah saat ini.


Polisi Islandia Tangkap 4 Terduga Aksi Teror

3 hari lalu

Polisi Islandia Tangkap 4 Terduga Aksi Teror

Kasus penangkapan perihal teroris ini disebut sebagai yang pertama terjadi di pulau kecil Eropa utara ini.


Amankan Presidensi G20, Polri Mengacu Prosedur Pengamanan Internasional

5 hari lalu

Amankan Presidensi G20, Polri Mengacu Prosedur Pengamanan Internasional

Mabes Polri saat berupaya maksimal mengamankan kegiatan Presidensi G20 di Bali pada 7-17 November 2022.


Pemimpin Tertinggi Iran Kirim Utusan Temui Keluarga Mahsa Amini, Protes Masih Berkecamuk

5 hari lalu

Pemimpin Tertinggi Iran Kirim Utusan Temui Keluarga Mahsa Amini, Protes Masih Berkecamuk

Melalui utusannya, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyampaikan belangsungkawa atas kematian Mahsa Amini.


Inilah Daftar 3 Polisi Terkaya di Indonesia Versi LHKPN

7 hari lalu

Inilah Daftar 3 Polisi Terkaya di Indonesia Versi LHKPN

Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa bukanlah satu-satunya polisi dengan nilai kekayaan fantastis. Berikut tiga polisi terkaya versi LHKPN.


Aturan Jilbab di Iran, Kematian Mahsa Amini Trending di Twitter

7 hari lalu

Aturan Jilbab di Iran, Kematian Mahsa Amini Trending di Twitter

Kematian Mahsa Amini telah memancing unjuk rasa, yang diikuti oleh ratusan orang. Amini ditahan karena dugaan pelanggaran aturan jilbab.


Ingin Hobi Burung Merpati Mendunia, Teten Cerita Perputaran Ekonomi dan Potensi Bisnis

8 hari lalu

Ingin Hobi Burung Merpati Mendunia, Teten Cerita Perputaran Ekonomi dan Potensi Bisnis

Teten Masduki mengatakan ada perputaran ekonomi dari bisnis dan hobi memelihara dan menernak burung merpati kolong.


Hak Apa Saja Yang Didapat Korban Salah Tangkap Polisi?

9 hari lalu

Hak Apa Saja Yang Didapat Korban Salah Tangkap Polisi?

Polisi bisa saja melakukan salah tangkap, sebagai korban bisa mengajukan ganti rugi yang dijamin KUHAP. Bagaimana caranya?


Polisi Gandeng BEM Unindra dan Unas Bagi-bagi Sembako buat Ojek Daring di Jakarta

9 hari lalu

Polisi Gandeng BEM Unindra dan Unas Bagi-bagi Sembako buat Ojek Daring di Jakarta

Polsek Ciracas bagi-bagi sembako kepada sejumlah pengemudi ojek daring (online) dan sopir angkot di wilayah tersebut.