Lima Pegawai Gedung Putih Dipecat Karena Pernah Isap Ganja

Warna-warni kembang api menghiasi Gedung Putih setelah pelatikan Presiden Joe Biden dan wakil presiden Kamala Harris di Washington, 21 Januari 2021. Joe Biden sah menjabat Presiden AS ke-46 setelah sumpah jabatan oleh Ketua Mahkamah Agung John Roberts pada Rabu sore waktu Washington. REUTERS/Andrew Kelly

TEMPO.CO, - Sekretaris Pers Jen Psaki mengatakan lima karyawan Gedung Putih dipecat karena pernah memakai ganja di masa lalu. Keputusan ini menjadi sorotan karena kebijakan pegawai Gedung Putih telah diperbarui sehingga orang yang pernah mengkonsumsi ganja masih bisa bekerja di sana.

"Intinya adalah ini: dari ratusan orang yang dipekerjakan, hanya lima orang yang mulai bekerja di Gedung Putih tidak lagi dipekerjakan," kata Psaki dikutip dari NPR, Sabtu, 20 Maret 2021.

Daily Beast sebelumnya melaporkan lusinan staf muda Gedung Putih diskors, diminta untuk mengundurkan diri, atau ditempatkan dalam program kerja jarak jauh karena penggunaan ganja di masa lalu. Laporan ini mengutip sumber anonim yang mengetahui masalah tersebut.

Meski memecat lima pegawainya, Psaki menuturkan Gedung Putih telah bekerja sama dengan layanan keamanan untuk memperbarui kebijakan soal penggunaan ganja di masa lalu. Kebijakan baru ini tidak secara otomatis mendiskualifikasi staf dari tugas di Gedung Putih

Perubahan kebijakan ini efek dari legalisasi ganja di beberapa negara bagian di Amerika Serikat meski tetap ilegal di bawah hukum federal.

Sementara itu, laporan NBC mengatakan Gedung Putih memberikan keringanan kasus per kasus kepada orang-orang yang pernah menghisap mariyuana asal mau menghentikan semua penggunaan ganja dan menyetujui pengujian obat.

Baca juga: Sering Mengamuk, Anjing Joe Biden Diusir dari Gedung Putih

Sumber: NPR






Uni Eropa Ajak WTO Gugat Kebijakan Inflasi Amerika

15 jam lalu

Uni Eropa Ajak WTO Gugat Kebijakan Inflasi Amerika

US Inflation Reduction Act (IRA) dianggap Uni Eropa bisa mendiskriminasikan perusahaan asal Eropa


Penjualan Mobil Listrik Hyundai Turun 24,4 Persen pada November 2022

20 jam lalu

Penjualan Mobil Listrik Hyundai Turun 24,4 Persen pada November 2022

Hyundai Motor Co. melaporkan data penjualan mobil listrik mereka di pasar otomotif Amerika serikat pada November 2022.


Top 3 Dunia: Jumlah Gaji PM Malaysia Anwar Ibrahim, Biden Ogah Bertemu Putin

2 hari lalu

Top 3 Dunia: Jumlah Gaji PM Malaysia Anwar Ibrahim, Biden Ogah Bertemu Putin

Top 3 dunia dari gaji Anwar Ibrahim sebagai PM Malaysia, efek obat fentanil hingga Biden yang tak mau bertemu Putin.


3 Rekor Tercipta Usai Belanda Singkirkan AS di Piala Dunia 2022

2 hari lalu

3 Rekor Tercipta Usai Belanda Singkirkan AS di Piala Dunia 2022

Berikut redaksi Tempo.co merangkum 3 rekor di balik kemenangan Belanda atas Amerika Serikat pada babak 16 besar Piala Dunia 2022:


Hasil Pertandingan Piala Dunia 2022: Belanda vs AS: Tim Oranye Lolos

2 hari lalu

Hasil Pertandingan Piala Dunia 2022: Belanda vs AS: Tim Oranye Lolos

Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2022 antara Belanda vs Amerika Serikat telah berakhir pada Sabtu malam WIB, 3 Desember 2022.


Elon Musk dan Macron Bertemu Diam-diam, Bahas Aturan Konten Twitter

2 hari lalu

Elon Musk dan Macron Bertemu Diam-diam, Bahas Aturan Konten Twitter

Presiden Macron mendiskusikan kebijakan moderasi konten platform media sosial saat bertemu dengan bos Twitter Elon Musk di Amerika Serikat.


Pembocor Data Rahasia AS Edward Snowden Resmi Jadi Warga Negara Rusia

2 hari lalu

Pembocor Data Rahasia AS Edward Snowden Resmi Jadi Warga Negara Rusia

Eks agen intelijen Amerika Serikat, Edward Snowden mendapat paspor Rusia. Ia diburu karena membocorkan rahasai bahwa AS menyadap kepala negara.


AS Masukkan China, Iran, dan Rusia sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

2 hari lalu

AS Masukkan China, Iran, dan Rusia sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

Menlu AS Antony Blinken mengatakan Amerika memberikan perhatian khusus kepada China, Iran, dan Rusia, di bawah Undang-undang Kebebasan Beragama.


Ketahui Obat Fentanil yang Banyak Tewaskan Warga Amerika Serikat

2 hari lalu

Ketahui Obat Fentanil yang Banyak Tewaskan Warga Amerika Serikat

Fentanil adalah obat-obatan jenis opioid sintetik yang beredar di Amerika Serikat berfungsi sebagai penghilang rasa sakit.


Kondisi Terkini Christian Pulisic Menjelang Duel Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022

2 hari lalu

Kondisi Terkini Christian Pulisic Menjelang Duel Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022

Christian Pulisic sempat mengalami cedera saat melawan Iran. Tidak akan bermain penuh saat Belanda vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2022.