Putus Hubungan, Malaysia Minta Seluruh Diplomat Korea Utara Pergi

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin telah meminta warga Malaysia untuk mematuhi Perintah Kontrol Gerakan (lockdown) pemerintah mulai Rabu, 18 Maret 2020.[Bernama/Astroawani]

    Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin telah meminta warga Malaysia untuk mematuhi Perintah Kontrol Gerakan (lockdown) pemerintah mulai Rabu, 18 Maret 2020.[Bernama/Astroawani]

    TEMPO.CO, - Pemerintah Malaysia menyayangkan sikap Korea Utara yang memutuskan hubungan diplomatik. Mereka pun meminta seluruh staf diplomatik Korea Utara meninggalkan Malaysia dalam waktu 48 jam ke depan.

    Kementerian Luar Negeri Malaysia menuding Korea Utara tidak menghormati hubungan baik di antara komunitas internasional. "Malaysia mengutuk keputusan yang dianggap tidak pantas dan tidak konstruktif," katanya dalam sebuah pernyataan dikutip dari Malaysia Kini, Jumat, 19 Maret 2021.

    Korea Utara kesal lantaran pengadilan Malaysia mengizinkan seorang warganya diekstradisi ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan pencucian uang. "Berkenaan dengan situasi gawat yang terjadi, Kementerian Luar Negeri dengan ini mengumumkan pemutusan total hubungan diplomatik dengan Malaysia," kata pemerintah dikutip dari KCNA.

    Pemerintah Korea Utara menilai pemerintah Malaysia berbuat kesalahan yang tidak dapat diampuni. "Karena secara paksa mengirimkan warga negara yang tidak bersalah (Korea Utara) ke Amerika Serikat," tuturnya.

    Pihak Korea Utara menganggap Malaysia telah melakukan tindakan bermusuhan dengannya dan tunduk pada tekanan AS. Mereka mewanti-wanti bahwa AS akan mendapat balasan soal ini.

    Pernyataan resmi pemerintah Korea Utara ini mengklaim seorang warganya, yang tidak disebutkan namanya, sebagai seseorang yang terlibat dalam perdagangan eksternal yang sah di Singapura. Mereka membantah warganya itu terlibat dalam pencucian uang.

    Malaysia menjadi salah satu dari sedikit negara yang menjalin hubungan dengan Korea Utara sampai kerabat pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Jong Nam, dibunuh dengan agen saraf terlarang saat dia menunggu untuk mengejar penerbangan dari Kuala Lumpur. Peristiwa ini sempat membuat hubungan kedua negara memburuk.

    Hubungan keduanya membaik setelah Malaysia mengumumkan pembukaan kembali kedutaannya di Pyongyang. Namun pernyataan pemerintah Korea Utara hari ini mengakhiri relasi kedua negara.

    Baca juga: Korea Utara Minta Amerika Jangan Cari Masalah Jika Ingin Berdamai

    Sumber: MALAYSIA KINI | KCNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...