Sehari Sebelum Pertemuan Bilateral, Amerika Beri Sanksi ke Hong Kong dan Cina

Antony J. Blinken. Graeme Jennings/Pool via REUTERS/File Photo

TEMPO.CO, Jakarta - Baru akan bertemu esok Kamis, Amerika sudah lebih dulu memberikan tekanan ke Cina. Dikutip dari CNN, Amerika memberikan sanksi kepada 24 pejabat Cina dan Hong Kong. Hal tersebut berkaitan dengan upaya Cina menekan perlawanan dan demokrasi di Hong Kong dengan UU Keamanan Nasional dan perubahan sistem elektoral.

"Langkah ini adalah response terhadap pembatasan-pembatasan baru yang diterapkan Beijing untuk menghalangi demokrasi sekaligu keterlibatan warga yang tepat dalam pemilihan umum," ujar Menteri Luar Negeri Amerika, Antony Blinken, Rabu, 17 Maret 2021.

Diberitakan sebelumnya, Parlemen Cina mengesahkan perubahan sistem elektoral Hong Kong pada kongres politik pekan lalu. Tujuan perubahan tersebut adalah memastikan pos-pos pemerintahan di Hong Kong hanya diisi oleh mereka yang loyal terhadap Cina. Cina menyebutnya sebagai Patriot.

Perubahan itu meliputi berbagai sisi. Beberapa di antaranya mulai dari ukuran dan komposisi Parlemen Hong Kong hingga fungsi Komite Penyelenggara Pemilu. Ukuran Komite Penyelenggara Pemilu akan diperbesar dari 1200 menjadi 1500. Sementara itu, kursi di legislatif ditambah dari 70 menjadi 90 kursi.

Saat ini, 50 persen dari 70 kursi di Parlemen Hong Kong dipilih melalui sistem pemilihan langsung. Biasanya, politisi pro-demokrasi memiliki capaian yang lebih baik dibanding loyalis Beijing. Hal itu didukung prinsip hak pilih universal (Universal Suffrage) yang memungkinkan warga untuk menentukan sendiri siapa wakilnya di pemerintahan.

Dengan perubahan yang baru, maka porsi wakil rakyat yang bisa dipilih langsung bakal berkurang. Dengan kata lain, jumlah loyalis Cina akan kian besar. Adapun loyalis-loyalis itu bisa dari berbagai sektor mulai dari industri, serikat pekerja, atau professional.

Blinken berkata, langkah Cina tersebut sungguh berbahaya bagi demokrasi di Hong Kong. Di sisi lain, juga mengingkari janji bahwa akan ada otonomi bagi warga Hong Kong. Menurut Blinken, seharusnya Cina tidak terlalu banyak campur tangan soal pelaksanaan demokrasi di sana.

Para pengunjuk rasa pro-demokrasi meniru salam tiga jari dari film "The Hunger Games", saat unjuk rasa di distrik perbelanjaan Mong Kok di Hong Kong, 27 November 2014. Salam ini juga digunakan para pendemo pro-demokrasi di Hong Kong. REUTERS/Bobby Yip

"Hong Kong yang menghormati kebebasan, hak asasi, serta pluralisme tidak hanya akan bagus untuk dirinya, tetapi juga Cina dan komunitas internasional. Kami tetap teguh mendukung hak warga Hong Kong dan akan memberikan respon jika Cina tidak memberikannya," ujar Blinken menegaskan.

Salah satu dari pejabat yang dikenai sanksi oleh Amerika adalah Wang Chen, anggota dari Politburo, lembaga pengambil keputusan Cina. Selain itu, ada juga Tam Yiu-chung, politisi Hong Kong yang terlibat dalam pembuatan UU Keamanan Nasional.

Selain keduanya, banyak nama dalam daftar sanksi tersebut sudah pernah dikenai hukuman sebelumnya. Di masa pemerintahan mantan Presiden Donald Trump, mereka tidak diberi izin berkunjung ke Amerika ataupun akses terhadap aktivitas ekonomi seperti pinjaman bank ataupun pembelian properti.

Pemerintah Cina maupun Hong Kong belum memberikan respon terkait sanksi baru itu. Besar kemungkinan respon baru akan diberikan pada pertemuan Kamis esok di mana Antony Blinken akan bertemu dengan Menlu Cina Wang Yi.

Beberapa pihak malah menduga pertemuan akan dibatalkan sesegera mungkin. Apalagi, dalam kunjungan ke Jepang, Blinken juga memberikan pernyataan keras soal Cina. Ia menyebut Cina sebagai ancaman di kawasan Indo-Pasifik karena aktivitasnya yang koersif di wilayah perairan tersebut.

Pekan lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Zhao Lijian telah meminta Amerika untuk meninggalkan pendekatan ala perang Dengan. Menurutnya, apa yang seharusnya dilakukan Amerika adalah menghormati kepentingan Cina dan tidak mengintervensi urusan internalnya.

Baca juga: Kunjungi Jepang, Amerika Kembali Tekankan Ancaman Cina di Indo-Pasifik

ISTMAN MP | CNN






Kaspersky Temukan Penginstal Tor Browser Terinfeksi Didistribusikan via YouTube

21 jam lalu

Kaspersky Temukan Penginstal Tor Browser Terinfeksi Didistribusikan via YouTube

Kaspersky mengatakan sebagian besar pengguna yang terkena dampak berasal dari Cina.


Xi Jinping Diprediksi Akan Lebih Menekan Taiwan Jika Terpilih Jadi Presiden

1 hari lalu

Xi Jinping Diprediksi Akan Lebih Menekan Taiwan Jika Terpilih Jadi Presiden

Taiwan memprediksi pemaksaan dan intimidasi dari Cina akan meningkat begitu Presiden Xi Jinping mengambil masa jabatan ketiganya.


Kapal Pesiar Diduga Milik Miliarder Asal Rusia yang Kena Sanksi Bakal Dilelang

3 hari lalu

Kapal Pesiar Diduga Milik Miliarder Asal Rusia yang Kena Sanksi Bakal Dilelang

Kapal pesiar mewah diduga milik miliarder asal Rusia, Igor Kasaev, dilelang. Kasaev dikenai sanksi dampak invasi Rusia ke Ukraina.


Uya Kuya Lebih Pilih Naik Pesawat Kelas Ekonomi ke Amerika: Biar Hemat

3 hari lalu

Uya Kuya Lebih Pilih Naik Pesawat Kelas Ekonomi ke Amerika: Biar Hemat

Uya Kuya memberikan jawaban menohok ketika disinggung soal naik pesawat kelas ekonomi setelah mengantar putrinya kuliah di Amerika.


Tindak Keras Demonstran Kematian Mahsa Amini, Iran Bakal Dijatuhi Sanksi oleh 6 Negara Uni Eropa

4 hari lalu

Tindak Keras Demonstran Kematian Mahsa Amini, Iran Bakal Dijatuhi Sanksi oleh 6 Negara Uni Eropa

Jerman, Prancis, Denmark, Spanyol, Italia, dan Republik Ceko mengajukan usulan sanksi Uni Eropa terhadap Iran karena menekan unjuk rasa Mahsa Amini


Reaksi Kimia Gas Air Mata, Ini yang Mungkin Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan

4 hari lalu

Reaksi Kimia Gas Air Mata, Ini yang Mungkin Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan

Gas air mata adalah gas yang menyakitkan karena secara langsung mengaktivasi reseptor-reseptor saraf yang membuat kita bisa merasakan sakit.


Bahaya Zat Karsinogenik, Pestisida Terlarang Dalam Makanan Olahan hingga Bahan Bangunan

5 hari lalu

Bahaya Zat Karsinogenik, Pestisida Terlarang Dalam Makanan Olahan hingga Bahan Bangunan

Hong Kong memberhentikan peredaran produk Mie Sedaap asal Indonesi karena mengandung zat karsinogenik. Apa itu zat karsinogenik?


Sempat Merana Karena Partai Komunis Cina, Ip Man Bangkit Menjadi Legenda Wing Chun Dunia

5 hari lalu

Sempat Merana Karena Partai Komunis Cina, Ip Man Bangkit Menjadi Legenda Wing Chun Dunia

Pada pertengahan abada ke-20, kehidupan Ip Man sempat tertekan akibat kepemimpinan Partai Komunis di Tiongkok. Alhasil, Ip mengungsi di Hong Kong sekaligus mengajarkan dan mengembangkan bela diri Wing Chun.


Begini Urutan Nonton 9 Film Ip Man, Kisah Guru Besar Seni Bela Diri Wing Chun

5 hari lalu

Begini Urutan Nonton 9 Film Ip Man, Kisah Guru Besar Seni Bela Diri Wing Chun

Sejauh ini, terdapat 9 film Ip Man yang diproduksi oleh Studio Hollywood maupun Tiongkok. Berikut adalah urutan menontonnya secara kronologis.


5 Fakta Sosok Ip Man, Benarkah Ia Guru Bruce Lee?

5 hari lalu

5 Fakta Sosok Ip Man, Benarkah Ia Guru Bruce Lee?

Fakta menunjukkan bahwa Bruce Lee sempat berguru pada Ip Man, tetapi hubungan keduanya tidak sedekat murid dan guru serta tidak sejauh musuh bebuyutan.